Masalah berat badan Conor Benn di sorot banyak pihak menjelang pertarungan, setelah sebelum nya ada kekhawatiran mengenai betapa berat nya proses Benn mencapai batas welterweight, Ryan Garcia kini ikut memberikan respons bahwa keluhan tersebut tidak perlu di besar-besarkan.
Bersama TalkSPORT Boxing setelah konferensi pers, Garcia menyinggung pernyataan Benn yang mengaku sangat kesulitan memenuhi tuntutan pertarungan di kelas 147 pound bahkan sudah berbicara mengenai rencana naik kelas setelah pertarungan ini selesai.
Di mata Garcia, pembicaraan itu malah memberikan kesan bahwa Benn sudah terlalu memikirkan berat badan dan masa depan sebelum menyelesaikan pertarungan yang ada di depan nya.
“Saya tidak meremehkan nya justru agak kecewa kepada nya, menurut saya, komentar-komentar seperti itu seharus nya disimpan setelah pertarungan, dia sebenarnya sedang merampas pengalaman yang seharus nya didapatkan para penggemar,” kata Garcia.
Garcia kemudian mencontohkan bagaimana membaca situasi tersebut, ketika Benn mengatakan bahwa turun ke 147 pound sangat menyiksa dan pada saat yang sama sudah membicarakan kepindahan ke kelas 160 atau bahkan 168 pound, pesan yang muncul tidak menguntungkan.
“Kamu seperti mengatakan kepada mereka, ‘Saya akan menjadi lemah. Saya mungkin akan dihajar habis-habisan, lalu saya pergi ke kelas yang lebih tinggi dan menjadi lebih kuat, orang-orang bisa membaca maksud di balik perkataan itu,” lanjut Garcia.
Kemudian Garcia membandingkan pernyataan Benn dengan ucapan ayah sekaligus pelatih nya Nigel Benn, dia melihat adanya perbedaan antara penilaian mengenai kemampuan Conor mempertahankan berat badan welterweight.
“Ayahnya juga sedikit bertentangan dengan apa yang dikatakan Conor. Ayahnya mengatakan, ‘Conor adalah welterweight kecil, mudah untuk membuat berat badan.’ Lalu di satu sisi Conor mengatakan dia harus pergi ke ‘lubang neraka’ untuk mencapai berat badan ini,”.
Memangkas berat badan merupakan bagian dari konsekuensi yang harus diterima seorang petinju ketika memilih bertarung, dia menilai situasi Benn tidak bisa di bandingkan dengan pengalaman yang pernah dialami nya saat menghadapi Gervonta Davis.
“Bro, tenang saja. Semua orang harus menurunkan berat badan, masalah besarnya adalah itu baru akan menjadi masalah kalau ada klausul rehidrasi, saya tidak memberlakukan itu kepada mereka seperti Tank Davis memberlakukan nya kepada saya,”.
Garcia kemudian mengungkit kembali bagaimana dia harus menghadapi batasan berat badan yang ketat ketika berhadapan dengan Davis, saat itu lebih berat karena setelah menimbang 136 pound hanya di perbolehkan mencapai 146 pound pada hari pertarungan.
“Ketika saya menghadapi Tank Davis, saya harus turun sampai 136 pound dan setelah itu hanya boleh mencapai 146 pound, jadi jangan datang dengan keluhan seperti cry baby (CENGENG), bersiaplah untuk bertarung,” kata Garcia.
Komentar Garcia ini tidak mengada ngada karena memang Benn secara terbuka berbicara mengenai masa depan nya di luar kelas welterweight, hal itu pula yang membuat weight cut menjadi subplot penting menjelang pertarungan, Eddie Hearn bahkan sebelum nya ikut menyuarakan kekhawatiran nya mengenai kondisi nya dalam proses menurunkan berat badan.
Garcia sendiri melihat pembicaraan mengenai kelas 160 hingga 168 pound sebelum pertarungan sebagai sesuatu yang tidak seharus nya terlalu sering dibahas sebab masih harus melewati pertarungan 147 pound dulu sebelum memikirkan tantangan berikut mya.
Tetapi Garcia tidak ingin menjadikan masalah ini alasan untuk menganggap pertarungan akan berjalan enteng walaupun dia pernah mengatakan akan menghajar KO di ronde ke 5.
Setelah itu, Garcia menolak membocorkan strategi yang telah di persiapkan nya untuk menghadapi tekanan agresif Benn, dia hanya bilang pertarungan nanti akan menjadi pertemuan antara dua petarung yang tidak akan mundur.
“Datang dan rasakan pekerjaan ini, datang dan bawa pertarungannya, saya tidak akan pernah lari dari pertarungan, pengalaman, kecepatan dan timing saya akan terlalu berat untuk dia, semua itu akan membuatnya kewalahan dan saya akan mengeluarkannya dari sana,”.
Kalau sebelum nya perhatian lebih banyak tertuju pada risiko fisik akibat weight cut, Garcia mengubah nya menjadi bagian dari perang psikologis, Benn masih harus membuktikan bahwa kesulitan mencapai 147 pound tidak akan mengurangi performa nya ketika bel pertama berbunyi.









