9 bulan tanpa pertarungan setelah mengalahkan Erickson Lubin akhir nya akan segera berakhir bagi Vergil Ortiz Jr, saat kembali ke ring pada November mendatang, petinju asal Amerika Serikat itu tidak akan langsung kembali ke tempat terakhir nya, dia sudah bersiap naik ke kelas menengah 160 pound.
Setelah lama terjebak dalam kondisi yang tidak kunjung jelas di kelas junior middleweight, Ortiz memilih mencari tantangan baru di divisi yang menawarkan lebih banyak pilihan lawan.
Manajer nya Rick Mirigian, di sebut sedang menjajaki sejumlah nama untuk pertandingan comeback antara lain Jermell Charlo, Erislandy Lara, Tim Tszyu dan Carlos Adames.
Ada alasan kuat kenapa Ortiz naik kelas, dia sebenar nya sudah memiliki posisi yang bagus di kelas menengah ringan setelah merebut sabuk interim WBC tapi status tersebut tidak banyak membantu mendapatkan pertarungan terbesar yang di harapkan.
Pertarungan melawan Jaron Ennis, Sebastian Fundora, maupun Xander Zayas tidak pernah terwujud, di saat yang samanperselisihan panjang antara Ortiz dan Golden Boy juga membuat karir nya sedikit terhambat, konflik itu baru menemukan titik terang setelah tercapai nya penyelesaian pada Juli 2026.
Ternyata persoalan nya bukan hanya masalah promotor, divisi 154 pound sendiri sedang berada dalam kondisi yang sulit bagi Ortiz, menunggu pertarungan besar berarti berisiko kembali kehilangan waktu pada periode ketika karir seharus nya memasuki tahapan menuju perebutan gelar utama.
Dari sejumlah kandidat yang sedang di pertimbangkan, Charlo mungkin menjadi nama yang paling mudah di ajak pemanasan.
Mantan juara dunia itu memiliki pengalaman di level tertinggi, tapi Charlo hanya bertarung satu kali sejak September 2023 ketika kalah melawan Canelo Alvarez, sengan aktivitas yang sangat minim, belum di ketahui apakah masih memiliki kemampuan untuk menghadapi petarung agresif seperti Ortiz.
Sedangkan Lara menawarkan sesuatu yang menjanjikan, petinju Kuba itu masih memegang sabuk WBA, terakhir kali mempertahankan gelar nya melawan Johan Gonzalez pada Desember 2025 lalu, bila Ortiz berhasil mengalahkan nya maka akan memberikan bobot besar pada status nya di kelas menengah.
Tetapi Lara kini berusia 43 tahun, kemampuan teknik dan pengalaman masih menjadi senjata utama namun footwork nya lincah mungkin sudah tidak seperti dulu.
Nama Tim Tszyu menawarkan pertarungan brutal karena mereka sama sama petarung uang tidak keberatan bertukar pukulan, bila itu terjadi kemungkinan besar penonton akan mendapatkan duel dengan tempo tinggi dan benturan keras sejak awal.
Bulan juli lalu anak dari Kostya Tszyu itu bertarung melawan Errol Spence jr di kandang nya sendiri, dia sukses mengalahkan nya lewat angka mutlak sekaligus mengakhiri perjalanan panjang sang mantan juara dengan mengatakan pensiun usai laga.
Bila tujuan nya untuk mengetahui seberapa jauh Ortiz mampu bersaing di kelas 160 pound, Carlos Adames mungkin lawan yang paling tepat.
Adames bukan petinju yang sedang mencari nama besar karena dia sudah memegang gelar WBC sejak 2022 di mulai interim lalu naik penuh pada 2024, Austin Williams tak mampu merebut nya pada Maret lalu dengan kekalahan angka, jika bertemu Ortiz akan membuktikan bahwa kekuatan nya tidak berhenti ketika berat badan bertambah.
Ada pula satu nama yang mungkin tidak sebesar di atas tetapi bisa menjadi ujian bagi Ortiz yaitu Yoenlis Hernandez yang merupakan juara dunia amatir dua kali dan memiliki kombinasi kekuatan fisik serta pukulan beruntun.
Dia memang tidak membawa gelar dunia tetapi Hernandez masih cukup muda dan memiliki ukuran tubuh alami kelas menengah, Ortiz tidak hanya akan menghadapi petinju yang memiliki nama besar, tetapi bisa mengetahui bagaimana kemampuan nya menghadapi seorang middleweight sejati.
Andai saja ternyata tubuh dan kekuatan nya tidak mampu bersaing dengan petarung alami 160 pound dia masih kembali kembali ke junior middleweight setidaknnya eksperimen ini akan memberikan jawaban dari pada menghabiskan masa puncak dengan menunggu divisi 154 pound yang buntu.
Baca juga:
#VergilOrtizjr #JermellCharlo #TimTszyu #CarlosAdames









