Noel Mikaelian tidak membiarkan drama di luar ring mengubah fokus nya, polemik hukum yang memanas antara Don King dan pihak Zuffa Boxing, sang juara WBC cruiserweight memastika tetap berada di Las Vegas untuk satu tujuan menghadapi Jai Opetaia.
Beberapa hari yang lalu Zuffa di kabarkan mencari lawan pengganti untuk berjaga jaga bila ternyata ada masalah di kemudian hari karena duel sudah dekat, tapi Dana White memastikan tidak akan ada pengumuman pembatalan, Opetaia dan Mikaelian pasti bertarung pekan ini.
Bersama The Ring, Mikaelian mengakui bahwa masalah dengan promotor memang cukup menguras energi secara mental, tapi setelah menjalani kamp latihan panjang di Miami diia merasa kondisi nya sudah siap total.
“Ya, secara mental memang sedikit menguras energi menghadapi promotor-promotor old school seperti ini, terutama dengan Don King, dia memang bisa membuat anda pusing, tetapi saya berusaha fokus pada latihan dan tidak membiarkan semua itu mengganggu, Ya…memang begitulah keadaan nya, saya harus menghadapi apa pun yang ada di depan saya, ada banyak urusan hukum, tagihan pengacara yang terus menumpuk tetapi saya ada di sini siap bertarung.”
Mikaelian juga mengaku sengaja menjauh dari media sosial agar tidak terseret ke dalam berbagai kabar yang tidak jelas menjelang pertarungan, sekitar dua bulan sudah tidak aktif, hanya bisa mendengar dari orang sekitar nya.
Di memperkirakan pekan pertarungan ini masih akan di penuhi berbagai perkembangan, namun bagi Mikaelian semua itu bukan sesuatu yang harus di pikirkan nya terlalu jauh.
“Ya, mungkin akan ada kekacauan selama pekan ini, tetapi saya berusaha fokus pada pertarungan dan tidak terganggu, saya akan fokus pada pertarungannya,” tegasnya.
Di luar itu Mikaelian memberikan pujian tinggi kepada Opetaia yang pernah menjadi juara dunia IBF di kelas cruiserweight, terakhir kali pertahankan gelar nya melibas Huseyin Cinkara sampai mengirim nya ke rumah sakit, tak hanya itu dia dikenal sebagai salah satu petinju paling teknis di divisi ini.
“Jai adalah petarung yang hebat, dia sangat terampil dan berbakat, pernah menjadi juara dunia cruiserweight IBF, dan juga memiliki kepribadian yang bagus, saya menyukai nya karena sangat profesional,”
Pertarungan ini sebenar nya juga mempertemukan dua petinju dengan perjalanan berbeda menuju panggung besar, Mikaelian mengatakan sudah berusaha mengejar pertarungan melawan pemegang gelar lain sejak menjadi juara dunia pada 2023, saat itu dia mengaku ingin menguji diri dalam duel unifikasi termasuk menghadapi pemegang sabuk seperti Opetaia tapi kesempatan tidak kunjung di berikan.
Setelah melewati perjalanan panjang sekarang waktunya telah tiba, di mata Mikaelian Opetaia memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi lawan sangat berbahaya, petinju kidal asal Australia itu mampu menjaga tempo pertarungan, bergerak dengan baik juga memiliki kemampuan menyerang dari berbagai sudut.
Kecepatan tangan dan kaki nya juga membuat lawan tidak bisa mendapatkan sasaran yang mudah, Opetaia bukan tipe petinju yang hanya mengandalkan kekuatan pukulan, dia masuk dan keluar dari pertukaran pukulan kemudian kembali menyerang dengan kombinasi.
Karena gaya tersebut, Mikaelian memiliki beberapa area yang bisa dieksploitasi, pertarungan dari dekat akan menjadi salah satu kunci, tetapi dia sendiri belum mau membocorkan secara rinci bagaimana akan menjalankan pertarungan tersebut dan tak membongkar kelemahan Opetaia.
“Tidak ada yang tak terkalahkan, aya juga bukan petarung yang tak terkalahkan dan kita akan melihatnya nanti,”.
Mikaelian belum tahu pasti game plan yang akan digunakan saat pertarungan berlangsung, sang pelatih memang sengaja baru memberikan instruksi final mendekati hari pertandingan agar tidak terlalu banyak berfikir.
“Saya belum tahu game plan-nya, pelatih saya biasanya memberi tahu saya pada menit-menit terakhir sebelum pertarungan supaya saya tetap bebas secara mental, kalau tidak saya akan terlalu banyak berfikir, kita akan melihat pada hari Jumat apa yang di katakan pelatih dan kemudian saya akan beradaptasi dalam pertarungan hari Sabtu.”
Petinju 35 tahun ini tidak melihat sebagai petinju yang datang ke Las Vegas hanya untuk bertahan hidup menghadapi mantan juara dunia, dia menilai pertarungan ini seimbang.
“Ini pertarungan yang sangat menarik, ini pertarungan 50-50, tangan saya yang akan di angkat, tutup Mikaelian.









