Kekhawatiran yang sebelum nya muncul mengenai duel Jai Opetaia vs Noel Mikaelian kini menjadi masalah serius, Don King Productions (DKP) secara resmi menuntut TKO dan Zuffa Boxing membatalkan pertarungan yang di jadwalkan berlangsung pada 12 September di T-Mobile Arena Las Vegas.
Tuntutan tersebut disampaikan melalui surat cease-and-desist yang dikirim pengacara Don King kepada TKO dan Zuffa, DKP mengklaim masih memiliki perjanjian promosi eksklusif yang memberi nya hak untuk mengatur pertandingan profesional Mikaelian.
Kabar ini di posting oleh Marcos Villegas melalui akun media sosial X beberapa jam yang lalu.

Dengan pertarungan tinggal tiga hari lagi, situasi nya menjadi sangat genting, dalam surat tersebut, pihak Don King menuduh TKO/Zuffa telah menggunakan jasa Mikaelian tanpa izin maupun persetujuan DKP, mereka bahkan menyebut tindakan nya sebagai bentuk tortious interference, atau campur tangan yang di anggap melanggar hubungan kontraktual antara DKP dan Mikaelian.
DKP juga mengatakan bahwa TKO dan Zuffa sebenar nya sudah mengetahui hubungan kontraktual itu, menurut surat pengacara Don King, sebelumnya sudah ada pembicaraan antara kedua pihak mengenai kemungkinan kerja sama untuk Mikaelian termasuk pertarungan melawan Opetaia, namun kesepakatan tersebut tidak pernah tercapai.
Setelah itu menurut DKP, Zuffa justru melanjutkan pembicaraan melalui manajer dan pengacara Mikaelian hingga akhir nya duel melawan Opetaia diumumkan.
Don King kini meminta mereka segera menghentikan seluruh aktivitas terkait pertarungan tersebut dan mengumumkan pembatalan nya kepada publik.
Perkembangan terbaru ini membuat laporan yang muncul pada akhir Agustus menjadi kenyataan, saat itu sudah beredar informasi bahwa Zuffa Boxing menghubungi sejumlah matchmaker untuk mencari kemungkinan pengganti Mikaelian jika persoalan dengan Don King berkembang menjadi gugatan hukum.
Promotor besutan Dana White ini tampak nya memang sudah menyadari bahwa hubungan kontraktual Mikaelian dengan Don King dapat menjadi ancaman terhadap pertarungan dan sekarang hadir di depan mata.
Perbedaan nya, saat laporan mengenai calon pengganti tersebut muncul, pertarungan masih memiliki waktu cukup panjang untuk mencari solusi, saat ini Opetaia dan Mikaelian sudah memasuki fight week sementara jadwal pertarungan tinggal hitungan jari.
Meski Don King menuntut pembatalan belum berarti Opetaia vs Mikaelian otomatis batal, Surat cease-and-desist merupakan tuntutan hukum dari pihak Don King, bukan keputusan pengadilan yang dengan sendiri nya menghentikan pertandingan.
Sampai laporan terbaru, belum ada pengumuman resmi dari Zuffa bahwa pertarungan tersebut di batalkan, mereka juga belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan Don King ketika dimintai komentar.
Resikonya jelas lebih besar sekarang, Zuffa harus menentukan apakah akan mempertahankan pertandingan yang sudah di promosikan dan di jadwalkan sebagai bagian penting dari acara Ryan Garcia vs Conor Benn, mencari jalan keluar dari persoalan kontrak dengan Don King atau segera mengganti Mikaelian agar duel tetap di lanjut.
Kondisi nya semakin kacau karena Mikaelian juga beresiko kehilangan gelar WBC jika pertarungan melawan Opetaia tetap berlangsung, organisasi sebelum nya telah mengarahkan Mikaelian menuju pertahanan gelar melawan David Benavidez dan telah mengindikasikan konsekuensi terhadap status gelarnya jika dia memilih duel dengan petinju Australia itu.
Hanya beberapa hari sebelum bel berbunyi, masalah Opetaia vs Mikaelian bukan lagi urusan siapa yang akan menang di atas ring karena Zuffa harus mengambil keputusan di tengah waktu yang semakin menipis.









