Headline

Dave Coldwell Prediksi Dubois Bisa KO Wardley Lebih Cepat

Coldwell prediksi Dubois KO Wardley

Dave Coldwell memprediksi Daniel Dubois punya peluang mengakhiri Fabio Wardley lebih cepat dari pada pertemuan pertama mereka, pelatih tinju asal Inggris itu mengambil pelajaran dari pertarungan sebelum nya terutama dalam memanfaatkan serangan ke body.

Pada duel pertama, Wardley membuat Dubois terjatuh pada awal ronde pertama dan kembali menjatuhkan nya pada ronde ketiga, namun mampu bangkit dari situasi tak terkendali itu sebelum menghentikan nya pada ronde ke-11.

Coldwell memperkirakan pertemuan kedua mereka tetap akan berlangsung keras dengan kedua petinju saling melancarkan pukulan berbahaya, beda nya Dubois kini memiliki alasan kuat untuk mengubah cara bertarung khusus nya lebih sering memburu tubuh Wardley.

“Menurut saya, pertarungan ulang ini akan berjalan dengan cara yang hampir sama seperti duel pertama, tetapi berakhir lebih cepat, saya rasa Daniel akan lebih banyak menyerang tubuh Fabio, kata Coldwell di TalkSPORT, dalam pertarungan sebelum nya dia tidak cukup sering melakukan nya, jika dia mulai melancarkan serangan ke badan lebih awal dan terus mengulangi nya itu bisa membuat Wardley kehilangan tenaga dan mempercepat akhir pertandingan,” 

Serangan ke tubuh memang bisa di terapkan dalam strategi Dubois karena Wardley di kenal mampu memberikan ancaman sejak bel pembuka berbunyi, mengurangi stamina nya melalui serangan ke rusuk bisa membuka peluang untuk mengendalikan pertarungan tanpa harus terus-menerus terlibat dalam adu pukulan yang membayakan.

Tetapi Coldwell tidak menganggap Wardley sudah kehilangan ancaman hanya karena kalah, dia mengingatkan bahwa petinju berusia 31 tahun itu tetap memiliki kecepatan dan ketajaman terutama pada menit-menit awal, terlalu merendahkan nya bisa menjadi kesalahan besar.

“Saya melihat banyak orang terlalu cepat mengesampingkan Fabio, dia masih petinju yang sangat berbahaya, pukulannya keras, dan pada awal pertarungan dia bisa sangat cepat serta tajam, kita sudah melihat sendiri bagaimana dia mampu menjatuhkan Daniel, saya tidak akan menganggap Fabio tidak punya peluang hanya karena hasil pertarungan pertama, namun Daniel sekarang tahu apa yang harus dia hadapi dan pengalaman melewati situasi sulit itu bisa membuat nya lebih siap ketika mereka bertemu lagi,” 

Dubois sendiri mempunyai pengalaman berharga, dia sudah merasakan langsung kekuatan Wardley termasuk bagaimana rasa nya ngos ngosan sambil di teriaki penonton tetapi sanggup bangkit.

Coldwell juga tidak yakin dengan omongan orang bahwa Dubois tampil kurang maksimal dalam persiapan menuju pertarungan pertama, sulit untuk menyimpulkan bahwa seorang petinju sengaja tidak berlatih dengan serius kecuali memang ada cidera yang menghambat persiapan nya.

Pertandingan ulang juga memiliki tekanan tersendiri bagi kedua kubu, petinju yang sebelum nya kalah bisa tampil lebih lepas karena merasa tidak banyak yang perlu di pertahankan dan pemenang kadang terlalu tenang setelah keberhasilan pertama.

Kekalahan Wardley belum tentu mengubah karakter bertinju nya dengan total, dia mungkin tampil dengan beban lebih ringan setelah rekor tak terkalahkan nya berakhir dan memperbaiki kesalahannya agar tidak terulang lagi.

Dubois sempat melontarkan ejekan pukulan nya seperti bayi dan tidak akan mampu menyakiti nya, Coldwell menilai dia bukan petinju yang paling lihai memainkan perang kata-kata, ini hampir sama dengan ucapan Wardley kalau itu di arahkan atau di suruh tim nya.

Mereka sudah selesai timbang badan, sekarang kita hanya menanti beberapa jam lagi siapa yang keluar sebagai pemenang nya, Wardley atau Dubois?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top