Headline

Liam Davies Sudah Siapkan 3 Duel Besar, Collins Jadi Rintangan

Liam Davies vs Collins, kawan jadi lawan

Liam Davies sudah memikirkan apa yang akan di lakukannya setelah menghadapi Nathaniel Collins, mereka akan bertemu di BP Pulse LIVE Birmingham, Sabtu 26 September 2026.

Dua gelar milik Davies yakni European dan WBO Intercontinental kelas bulu menjadi taruhan dalam pertarungan tersebut, dia datang dengan rekor 18-1 (9 KO), sementara Collins memiliki catatan 17-1-1 (8 KO).

Buat Davies, Collins adalah langkah pertama menuju rencana yang lebih besar, petinju asal Telford itu terakhir bertarung pada 28 Maret 2026 ketika menghentikan Francesco Grandelli, kemenangan tersebut mengantarkan nya pada gelar yang kini di pertahankan nya.

Sementara itu, Collins terakhir naik ring pada 17 April 2026, dia mengalami kekalahan pertama dalam karier profesionalnya setelah kalah split decision dari Cristobal Lorente, sebelum nya kedua petinju ini sudah bertemu pada Oktober 2025 dan pertarungan berakhir imbang.

Saat ini Davies tidak melihat Collins sebagai akhir dari perjalanan, dia sudah mempunyai rencana mengenai apa yang ingin di kerjakan setelah malam pertarungan nanti.

“Saya harus bicara dengan Frank, saya berada di posisi tinggi di WBO dan sedang mempertahankan gelar ini kata Davies di Queensberry…saya ingin mendapatkan kesempatan perebutan gelar dunia setelah ini, paman Frank mungkin harus mengeluarkan uang, tetapi kalau itu yang harus di lakukan, saya bisa memenangkan gelar dunia, ada rumor tentang petinju baru yang naik kelas dan saya akan dengan senang hati pergi ke Jepang, 3 pertarungan yang sempurna bagi saya adalah mengalahkan Nathaniel Collins, memenangkan gelar dunia lalu pergi ke kesana dan mempertahankan gelar itu melawan Inoue, itulah yang saya minta kepada semesta.”

Davies sudah membayangkan akan menjadi juara dunia dan kemudian bertarung di Jepang, tetapi semua rencana ini akan berantakan bila Collins mampu merebut sabuk nya di Birmingham.

Collins sendiri bukan lawan yang datang untuk menjadi bagian dari rencana orang lain, petinju Skotlandia itu sudah mengenal Davies dengan cukup baik karena mereka pernah beberapa kali berlatih tanding.

Collins juga mengakui kualitas Davies terutama dari sisi fundamental dan kerapian teknik, tapi begitu bel berbunyi hubungan mereka di luar ring tidak akan jadi penghalang untuk saling meremukkan.

«“Kami sudah beberapa kali berlatih tanding dan kami tahu satu sama lain. Saya menyukai Liam sebagai pribadi tetapi di dalam ring dia sangat kejam dan menyebalkan, saya tidak akan menganggap kami teman ketika bel berbunyi karena dia akan menjatuhkan saya, begitu timbang badan selesai, mungkin itu terakhir kali nya kami saling bertemu sebelum pertarungan, setelah itu kami akan bertarung, kami tidak akan mundur dan saya yakin pertarungan ini akan menjadi tontonan yang bagus.”

Collins membutuhkan kemenangan untuk menghapus kekalahan dari Lorente sekaligus merebut dua gelar yang sedang berada di tangan Davies, dia juga ingin kembali ke level tinggi tanpa mengambil pertarungan pemanasan setelah kekalahan.

Sekarang tinggal di tandai dengan tinta merah, apakah Collins akan membiarkan Davies menjalankan rencana tiga langkah tersebut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top