Headline

Ini Alasan Canelo Alvarez Memilih Christian Mbilli

Ini alasan Canelo pilih Mbilli

Sebelum pertarungan ini resmi, Canelo Alvarez sudah menentukan sendiri siapa lawan yang ingin di jadapi nya, ketika di tanya mengapa memilih Christian Mbilli, jawaban nya berhubungan dengan prinsip yang dia pegang selama berkarir, tidak mencari jalan pintas untuk menjadi juara dunia lagi.

“Saya tidak percaya pada jalan pintas, jadi saya langsung menghadapi sang juara, saya ingin menjadi juara lagi dan saya ingin menghadapi yang terbaik,” kata Canelo dalam konferensi pers terakhir.

Pilihan tersebut membawa nya langsung berhadapan dengan pemegang gelar WBC kelas menengah super yang dulu menjadi milik nya, Canelo ingin merebut kembali sabuk juara dunia dan memilih melakukan nya dengan menghadapi juara yang sedang berada di puncak.

Konferensi pers itu juga menjadi nostalgia dari perjalanan panjang Canelo yang telah menjalani karir selama 21 tahun mengumpulkan 19 gelar juara dunia dan berpeluang menambah koleksi nya saat menghadapi Mbilli.

Pembawa acara turut menyampaikan catatan dari lima lawan terakhir Canelo, mereka memiliki total 158 kemenangan tanpa kekalahan, ada pula catatan 532 ronde yang telah di lalui nya tanpa terjatuh akibat pukulan lawan, dia sendiri mengaku sudah merasa sebagai juara sejak masih kecil.

“Dalam pikiran saya, saya sudah menjadi juara sejak masih kecil,”.

Canelo mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang mendukung karir nya termasuk Mauricio Sulaiman, mendiang ayah nya, Turki Alalshikh dan Putra Mahkota Arab Saudi, dia mengatakan Turki adalah sahabat sejati dan menyampaikan semangat yang akan dia bawa ke pertarungan ini dengan tajuk “Meksiko melawan dunia.”

Christian Mbilli datang tidak hanya untuk menjemput bayaran tapi siap mempertahankan rekor juga gelar nya sampai tak ada keringat keluar dengan sia sia.

“Saya menghormati Canelo, tetapi saya datang untuk menang, saya siap mengejutkan dunia, semoga beruntung, sampai jumpa di atas ring” kata Mbilli.

Persiapan menuju pertarungan juga berjalan sesuai harapan nya, Mbilli menyebut kamp latihan kali ini yang terbesar sepanjang karir nya, dia tidak perlu mengubah gaya bertarung atau menjadi orang lain untuk menghadapi Canelo.

Salah satu pertanyaan yang di tujukan kepada Mbilli adalah catatan Canelo yang belum pernah terjatuh dalam 70 pertarungan profesional tanpa pernah di jatuhkan, bagaimana Mbilli berencana mengakhiri catatan itu, dia tidak memberikan penjelasan panjang hanya berkata kita lihat saja nanti, akan ada kejutan besar.

Canelo dan Mbilli kemudian mengakhiri konferensi pers dengan sesi tatap muka, kedua nya akan bergoyang pada 31 Oktober di Riyadh Arab Saudi atau Minggu dini hari waktu Indonesia Barat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top