Headline

Jazza Dickens Siap Tarung Di Kandang Ryan Garner

Jazza Dickens yakin hentikan Garner

Mantan juara WBA kelas bulu super, Jazza Dickens tidak gentar datang ke Southampton melawan Ryan Garner pemegang WBC interim meski harus bertarung di wilayah yang dekat dengan kandang nya.

Mereka di jadwalkan bertarung pada 9 Januari 2027 dalam duel bertajuk Coastal Chaos, Garner akan mendapat dukungan besar dari para penggemar nya karena tampil di tempat yang sama di hadapan stadion yang penuh penonton saat menghadapi Michael Magnesi.

Dickens tidak merasa tertekan dengan keadaan ini, justru dia mengatakan Garner yang mengambil resiko besar dengan menerima pertarungan melawan nya.

“Saya tidak berpikir saya yang harus membuat kejutan, karena justru dia yang harus mengalahkan saya, saya sudah pernah berada di posisi ini dan merasakan semua nya, sedangkan dia yang mengambil seluruh resiko nya, kata Dickens pada Queensberry, “siapa yang mau mempertahankan gelar interim melawan Jazza Dickens? Gila, bukan? Saya bahkan akan terkejut kalau dia benar-benar sampai ke hari pertarungan, maksud saya, siapa yang mau menghadapi Jazza untuk gelar interim di kandang nya sendiri dengan seluruh tekanan seperti itu? Begitulah cara saya melihat situasi ini.”

Dickens bercerita bahwa pertarungan ini bukan pertama kali di tawarkan kepada Garner, ada beberapa kesempatan sebelum nya ketika nama Garner di ajukan, tetapi tawaran tersebut tidak berlanjut, dia terkejut ketika akhir nya bersedia menerima tantangan nya.

Harapan Dickens tidak ada pembatalan menjelang pertandingan karena dia tidak mau kembali ke Dubai menghabiskan Natal tanpa anak-anak nya hanya untuk mengetahui bahwa Garner menarik diri dari pertarungan.

Dickens juga tidak sepakat bila pertarungan ini di katakan mudah bagi Garner untuk mempertahankan sabuk interim nya, dia heran kenapa sudah berada dalam posisi mengejar kesempatan perebutan gelar dunia malah memilih nya untuk mempertahankan gelar tersebut.

Perkiraan nya ada pertimbangan tersendiri dari pihak promotor nya Frank Warren tapi Dickens merasa perhitungan tersebut bisa saja keliru, saat membahas gaya bertarung Garner, dia tidak harus mengikuti permainan lawan. 

“Tidak ada yang bisa mengatur bagaimana saya bertarung, kalau dia ingin melakukan hal seperti itu silakan saja, namunnsaya punya lebih dari satu cara untuk bertarung bahkan lebih dari tiga cara, saya bisa memilih dan mengubah strategi secara langsung sesuai situasi di atas ring, itulah kelebihan saya, kalian akan melihatnnya pada malam pertarungan nanti.’

Dickens juga menolak membandingkan Garner dengan Anthony Cacace yang merebut gelar WBA nya lewat angka lawan yang di hadapinya pada pertarungan terakhir, kedua petinju memiliki gaya yang sangat berbeda, Cacace lebih mewakili gaya tinju Irlandia dan internasional yang berkembang dari sistem amatir sedangkan Garner dengan karakter khas Inggris.

Pengalaman bertarung di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Irlandia dan sekarang tinggal di Dubai membuat Dickens merasa sudah mengenal banyak karakter para petinju, dia yakin perbedaan gaya itu akan menjadi bagian dalam menentukan strategi menghadapi Garner.

Soal dukungan penonton, Dickens juga tidak merasa perlu membungkam seluruh stadion karena sudah terbiasa mendapat dukungan dari penggemar yang datang dari Southampton meskipun mereka juga pernah bepergian untuk mendukung nya saat bertarung di wilayah lain.

Kemenangan atas Garner akan membuka jalan bagi Dickens untuk mengejar pencapaian lagi menuju perebutan gelar penuh, sebab itu dia tidak hanya untuk mendapatkan bayaran besar tapi masih punya ambisi untuk melangkah lebih jauh dalam karir nya, pertanyaan terakhir di tutup dengan keyakinan nya bahwa bisa menghentikan nya.

“Saya tidak tahu bagaimana lagi harus menjawab nya, tentu saja saya bisa…saya tidak akan merendahkan dia dengan mengatakan akan melakukan ini atau itu, tetapi saya yakin bisa menghentikan nya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top