Headline

Tyson Fury Akui Dubois Makin Berbahaya, Singgung Kekalahan Wardley

Fury akui Dubois makin berbahaya

Tyson Fury punya penilaian tinggi pada Daniel Dubois setelah menyaksikan kemenangan nya atas Fabio Wardley jilid ke 2, di usia 29 tahun terus berkembang, kini pantas di sebut petinju kelas berat terbaik di dunia.

Fury menyaksikan langsung bagaimana Dubois menghajar Wardley dengan memberikan tekanan tanpa membiarkan lawan nya leluasa melancarkan serangan.

Perbedaan cara kedua nya melepaskan pukulan ikut menentukan jalan nya pertarungan, Wardley mengandalkan pukulan hook sementara Dubois lebih banyak menggunakan pukulan lurus yang bisa mencapai sasaran lebih cepat.

“Pertarungan pertama mereka adalah salah satu pertarungan terbaik tahun ini, pertarungan kedua benar benar luar biasa, Daniel langsung maju menyerang dan menghajar nya, kata Fury pada Boxing King Media, Wardley suka melepaskan pukulan hook sedangkan Daniel menggunakan pukulan lurus, pukulan lurus biasa nya sampai lebih dulu dari pada hook,”

Fury juga memberikan pujian kepada Don Charles dan anggota Dubois lain nya karena kemenangan itu tidak lepas dari pekerjaan tim yang mampu mempersiapkan petinju mereka dengan baik.

Selain membahas penampilan Dubois, Fury ikut menanggapi keputusan Ben Davison pelatih Wardley yang melemparkan handuk untuk menghentikan pertarungan.

Keputusan itu sempat menuai pro dan kontra, ada yang menilai wasit dan tim Wardley seharus nya membiarkan pertarungan berjalan lebih lama, Fury punya berpandangan sebalik nya karena sang petarung sudah menerima cukup banyak pukulan, tidak perlu di paksa terus bertahan dalam situasi yang semakin membahayakan.

Fury mengingat kembali pada penghentian di pertemuan pertama mereka seharus nya di lakukan lebih awal tidak sampai muka Wardley remuk berdarah, membiarkan nya terus menerima pukulan keras tidak perlu di lakukan hanya demi memberi kesempatan untuk membalikkan keadaan.

“Saya pikir Ben mengambil keputusan yang bagus dengan melemparkan handuk, pada pertarungan sebelum nya Wardley menerima terlalu banyak pukulan untuk ukuran saya, seharus nya pertarungan di hentikan lebih awal, sekarang orang-orang mengeluh karena melihat terlalu cepat tetapi saya tidak melihat Fabio berada dalam kondisi yang memungkinkan terus menerima pukulan keras di kepala, menurut saya itu keputusan yang tepat untuk menyelamatkan nya.”

Meski mendukung penghentian tersebut, Fury tetap mengakui ketangguhan Wardley sebab mampu bertahan setelah menerima uppercut yang mengguncang nya di tali ring.

Fury juga menyinggung strategi Wardley yang terlalu banyak bergerak mundur hingga akhir nya terdesak, dia menduga hal tersebut ikut membuat Wardley kesulitan menghadapi tekanan Dubois, tetapi dia tidak memastikan apakah itu menjadi penyebab utama kekalahan nya.

Itu bagian dari resiko tinju kelas berat, seorang petinju boleh datang dengan persiapan dan rencana terbaik tetapi situasi bisa berubah begitu pukulan lawan mulai mendarat.

Hal yang membuat Fury begitu terkesan bukan hanya kemenangan Dubois atas Wardley tapi juga perkembangan nya karena sudah pernah melewati masa sulit ketika menghadapi Joe Joyce dan Oleksandr Usyk, kekalahan itu sedikit menjadi hambatan tetapi berhasil kembali ke jalur kemenangan.

Fury melihat pengalaman itu menjadikan nya pelajaran, mampu bangkit tegar dari kekalahan seiring bertambah nya usia.

“Daniel telah menjalani karir yang luar biasa, dia pernah mengalami malam yang sangat mengesankan tetapi juga melewati yang tidak begitu menyenangkan, termasuk saat menghadapi Joe Joyce dan dua kali melawan Usyk, dia berhasil melewati semua nya dan berkembang seiring bertambah nya usia, saya percaya dia adalah salah satu petinju kelas berat terbaik, jika bukan yang terbaik saat ini, dia masih berusia 29 tahun, masih segar dan tampak nya terus menjadi lebih baik,”.

Fury juga tidak melupakan peran Don Charles pelatih Dubois yang belum mendapatkan penghargaan yang sepadan dengan pekerjaan nya, dia tidak hanya melatih para petinju dari sisi teknis tetapi juga memperlakukan mereka seperti anak anak nya sendiri.

Gypsy King juga dalam persiapan nya melawan Anthony Joshua pada Desember mendatang, duel yang sudah lama di tunggu akhir nya terwujud walaupun harus melewati segudang drama yang mengikutinya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top