Ryan Garcia membuat heboh setelah mengatakan telah sepakat menghadapi Floyd Mayweather dalam pertarungan resmi bukan ekshibisi, dia menyebut akan memperebutkan sabuk WBC milik nya di kelas 147 pound, klaim itu langsung mengundang reaksi termasuk dari Terence Crawford yang menjadikan pilihan lawan nya bahan sindiran.
Garcia mengumumkan kabar itu melalui akun X nya, dia mengaku sempat mengira informasi mengenai pertarungan tersebut hanya kabar bohong sebelum akhir nya menyatakan bahwa kesepakatan dengan Mayweather memang telah tercapai.
“Percayalah.. awalnya saya mengira ini omong kosong namun ini nyata, Floyd dan saya sepakat untuk bertarung 147 untuk kejuaraan dunia kelas Welter, 50-0 vs juara bertahan saat ini, tulis Garcia “
Belum ada rincian mengenai tanggal dan lokasi pertandingan dalam pengumuman nya juga belum memastikan bahwa WBC telah menyetujui Mayweather sebagai penantang gelar, kesepakatan yang di umumkan belum bisa di samakan dengan kepastian bahwa pertarungan perebutan gelar dunia resmi akan berlangsung.
Duel ini punya daya tarik besar, Garcia bisa mengejar kemenangan yang akan mengakhiri rekor Mayweather, sedangkan Floyd kembali menjadi pusat perhatian dengan menghadapi juara yang jauh lebih muda, nama mereka saja sudah cukup untuk memancing minat penonton bahkan dari kalangan yang tidak rutin mengikuti tinju.
Tetapi pertarungan yang laku dijual belum tentu pantas di jadikan perebutan gelar dunia, mengalahkan petinju dengan reputasi sebesar Mayweather jelas akan menjadi berita besar tetapi kondisi dan usia lawan tetap di perhitungkan ketika menilai bobot sebuah kemenangan.
Kabar ini sebelum nya sudah ramai ketika Floyd mengkritik Garcia lalu di sambut dengan tantangan untuk bertarung, para pengkritik sudah berdatangan termasuk Timothy Bradley mengatakan lebih buruk dari rencana Shakur Stevenson melawan Manny Pacquiao di kartu Fury vs Joshua Desember mendatang walaupun di tepis oleh Dana White itu tak akan terjadi.
Sekarang giliran Terence Crawford yang menyindir Garcia karena tidak konsisten dengan omongan nya sendiri, selama ini, Garcia mempertanyakan lawan-lawan yang di hadapi dan keengganan nya bertemu petinju muda seperti Jaron Ennis dan Vergil Ortiz Jr.
Seolah terbalik, Garcia malah membawa nya ke ranah serius dengan Mayweather yang sudah lama tidak tampil dalam pertandingan profesional.
“Saya tahu kamu tidak akan melawan siapa pun yang sudah tua dan lelet jalannya, Bukankah seharusnya kamu melawan singa muda yang haus darah dan sedang berada di puncak perfoma, Floyd akan gebukin pant*t mu kalau kalian bertarung, tulis Crawford dengan emoji tertawa.”
Crawford jelas tidak yakin Garcia akan menang, sindiran nya menempatkan Garcia dalam posisi yang canggung, petinju yang pernah mendesak orang lain untuk menghadapi lawan muda kini justru mengumumkan rencana bertarung melawan legenda yang mendekati usia 50 tahun.
Garcia sendiri pernah menyuarakan keinginan nya untuk menghadapi Crawford, perseteruan mereka pun membuat komentar terbaru ini seperti serangan pribadi.
Terlepas dari perselisihan kedua nya, status gelar WBC menjadi masalah yang lebih penting dari pada adu komentar di media sosial, bila Garcia dan Mayweather hanya ingin menggelar pertarungan ekshibisi dengan nilai komersial besar, nama mereka sudah cukup menjadi daya tarik tidak perlu menjadikan sabuk juara dunia sebagai taruhan untuk menjual pertunjukan itu.
Bila duel itu benar di sahkan sebagai pertarungan perebutan gelar, akan ada pertanyaan mengenai kesempatan yang di berikan kepada petinju aktif lain di kelas welter, lara penantang harus berjuang melalui peringkat dan pertarungan eliminasi untuk mendekati kesempatan merebut sabuk lalu memberikan peluang langsung kepada Mayweather karena popularitas nya dan mengesampingkan proses tersebut.
Semoga saja kabar ini tidak hanya menjadi bumbu di media sosial, karena Garcia sudah beberapa kali di kabarkan akan melawan Teofimo Lopez, dengan Isaac Cruz dan menantang Gervonta Davis untuk rematch.
Floyd Mayweather juga sudah lama di kabarkan akan melakukan duel ulang dengan Manny Pacquiao, tapi tak kunjung terjadi, selain itu dia seolah meyakinkan penggemar lawan berikutnya dengan mantan petarung kickboxing Mike Zambidis, lagi dan lagi ternyata hilang tak ada kepastian.












