Hamzah Sheeraz sudah tidak lagi menjadi juara WBO setelah memilih mengosongkan gelar ketimbang melanjutkan pertarungan wajib melawan Janibek Alimkhanuly, sekarang siapa yang akan menjadi lawan untuk memperebutkan sabuk yang di tinggalkan nya itu
Nama Diego Pacheco wajib di bahas walaupun sampai saat ini belum ada keputusan resmi, tapi posisi nya dalam ranking WBO membuat petinju Amerika Serikat itu tak bisa langkahi, Janibek saat ini berada di posisi teratas sedangkan dia berada tepat di bawah nya, di belakang mereka terdapat Jacob Bank dan Kevin Lele Sadjo.
Berawal dari WBO memerintahkan Sheeraz untuk menghadapi Janibek sebagai pertarungan wajib mempertahankan gelar, kedua pihak gagal mencapai kesepakatan dan pertarungan masuk ke proses purse bid, Queensberry Promotions promotor Sheeraz akhir nya memenangkan lelang dengan tawaran sebesar $1.001.809, beberapa hari setelah proses tersebut Sheeraz memutuskan untuk melepaskan gelar yang mendapat banyak kritikan.
Janibek tidak lagi memiliki pertarungan wajib melawan sang juara tetapi status nya sebagai petinju peringkat teratas WBO berada di pusat perebutan gelar, di sinilah nama Pacheco mulai di lirik.
Bagaimana Aturan WBO untuk Gelar yang Lowong?
WBO sudah menjelaskan mekanisme nya, seorang petinju harus berada di dalam 15 besar ranking memenuhi persyaratan lain untuk bisa bertarung memperebutkan gelar dunia, khusus untuk gelar yang kosong mereka menyebut bahwa dua petinju dengan peringkat tertinggi yang memenuhi syarat dapat bertarung.
Regulasi resmi WBO memberikan ruang bagi Championship Committee untuk menentukan format yang di gunakan antara dua penantang terbaik yang tersedia atau membuat box-off yang melibatkan empat penantang terbaik, berarti kita belum bisa mengatakan Janibek pasti akan menghadapi Pacheco.
Tetapi jika WBO memilih format dua petinju terbaik yang tersedia, komposisi ranking saat ini pasangan Janibek-Pacheco menjadi salah satu kemungkinan yang paling teran untuk di perhatikan.
Pacheco bukan nama baru dalam perebutan gelar WBO kelas menengah super, pada akhir 2025 pernah memerintahkan pertarungan Hamzah Sheeraz melawan dia yang saat itu lowong setelah Terence Crawford meninggalkan divisi.
Pertarungan itu tidak menghasilkan Pacheco sebagai penantang Sheeraz di atas ring alias mundur, dengan kata lain, jalur menuju sabuk WBO yang sebelum nya melibatkan nya berubah menjadi kemungkinan Janibek-Pacheco.
Itu masih sebatas kemungkinan sampai WBO membuat keputusan, selain itu dia juga bukan satu-satunya nama yang bisa di perhatikan, Jacob Bank saat ini berada di posisi No. 3 WBO tepat di belakang Janibek dan Pacheco.
Bila Championship Committee memilih format box-off empat petinju, maka nama-nama di posisi teratas ranking dapat menjadi bagian dari pembahasan, Janibek memang sudah di atas tetapi siapa yang akan menjadi lawan nya masih menunggu keputusan organisasi.
Di samping itu ada satu perkembangan lain, kabar nya Pacheco akan menghadapi Darius Fulghum pada 14 November di Los Angeles akan tetapi pertarungan itu belum di umumkan secara resmi oleh promotor maupun broadcaster, jika laga tersebut terjadi jadwal itu bisa memengaruhi ketersediaan nya apabila WBO ingin memasukkan nya ke dalam perebutan gelar.
Apabila pertarungan itu belum final atau dapat berubah, Pacheco tetap menjadi nama yang sangat kuat berdasarkan posisi nya di ranking WBO.
Saat ini Janibek membutuhkan lawan baru dan kedua nya sudah memiliki hubungan tidak langsung dengan perebutan sabuk yang sama, jadi pertanyaan besar nya sekarang bukan Pacheco sedang menghindari Janibek, tapi apakah WBO akan mempertemukan nya untuk menentukan pemilik baru sabuk kelas menengah super mereka.









