Sebelum nya kita pernah membahas bagaimana Mike Tyson berupaya membangun kembali fondasi tinju Amerika Serikat melalui proyek bertajuk Mike Tyson Invitational, saat itu gagasan masih berada di tahap awal dari seorang legenda yang ingin memberikan sesuatu untuk generasi berikut nya.
Kini proyek itu sudah memasuki penyelenggaraan edisi kedua, Tyson mulai menunjukkan bahwa misi nya jauh lebih besar dari pada hanya menggelar turnamen amatir.
Dengan penuh semangat, dia mengatakan bahwa program tersebut terus bergerak maju dan para petinju muda yang di binanya menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu.
Tyson mengaku bersyukur melihat perkembangan itu karena keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari jumlah pertandingan yang di gelar tapi seberapa besar perubahan yang dialami para atlet muda yang mendapat kesempatan berkembang.
Ajang ini tidak hanya mencari pemenang tapi menciptakan sistem pembinaan yang mampu menghasilkan petinju berkualitas sebelum mereka melangkah ke dunia profesional, Mike Tyson juga sudah menyiapkan rencana agar para petinju binaan nya mendapat pengalaman bertanding melawan lawan lawan dari berbagai negara.
Tim yang di bangun nya suatu saat akan menantang petinju dari Meksiko dan Prancis dua negara yang memiliki tradisi kuat dalam dunia tinju amatir, tidak hanya itu Tyson ingin mempertemukan anak didik nya dengan petinju dari sasana milik Saul Canelo Alvarez, tim Roberto Duran sampai binaan Floyd Mayweather.
Menghadapi lawan dari berbagai negara adalah cara terbaik untuk mempercepat perkembangan seorang atlet agar semakin siap ketika mereka memasuki level profesional.
Alasan Mike Tyson rela mengeluarkan biaya besar untuk menjalankan program ini karena melihat banyak petinju muda sebenar nya memiliki kemampuan tetapi karir mereka terhambat masalah keterbatasan biaya.
“semua ini tentang perjalanan anak-anak itu, itulah inti dari semua nya, mengurus anak-anak, menjaga mereka, memastikan mereka tidak perlu mengeluarkan uang untuk apa pun karena mereka adalah petinju terbaik di dunia, hanya saja mereka tidak memiliki sumber daya untuk bepergian, kata Tyson pada Ring Magazine.”
Banyak atlet amatir kesulitan mengikuti turnamen karena harus membayar sendiri ongkos perjalanan, penginapan hingga kebutuhan selama kompetisi, mantan juara kelas berat ini tidak ingin hal itu terus terjadi, melalui Mike Tyson Invitational seluruh kebutuhan peserta berusaha di penuhi sehingga mereka bisa fokus berlatih dan bertanding tanpa memikirkan beban finansial.
Menurut Tyson, para petinju muda layak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang apa pun latar belakang ekonomi mereka, dia percaya kemampuan seseorang seharus nya menjadi penentu utama bukan isi dompet.
Keinginan Tyson melindungi generasi muda tidak muncul begitu saja, selama berkarir sebagai petinju profesional pernah merasakan bagaimana seorang atlet bisa di manfaatkan oleh orang di sekitar nya, ke depan nya dia ingin membangun Mike Tyson Invitational Pro, program lanjutan bagi atlet yang siap memasuki dunia profesional karena proses pembinaan tidak boleh berhenti ketika seorang petinju lulus dari level amatir, pada fase profesional itulah seorang atlet membutuhkan perlindungan, bimbingan dan manajemen yang baik agar karir nya tidak di salahgunakan.
“Pada akhir nya kami juga akan membuat Mike Tyson Invitational versi profesional, tapi dengarkan, semua nya akan datang pada waktunya, kami ingin menjaga anak-anak itu dan memastikan mereka tidak di manfaatkan oleh siapa pun, kami ingin memastikan mereka memiliki perlindungan, dulu tidak ada seorang pun yang melindungi saya agar tidak dimanfaatkan orang lain, tapi saya bisa memastikan anak-anak ini tidak akan mengalami hal yang sama.”
Tak berhenti di situ Tyson kembali menyampaikan kritik pada situasi tinju saat ini, legenda berusia 60 tahun itu menilai olahraga yang telah membesarkan nama nya sedang mengalami penurunan, salah satu penyebab nya adalah minim nya aktivitas bertanding para petinju elite.
Seandainya diberi kesempatan mengubah sistem, Tyson mengatakan perubahan pertama yang akan di lakukan adalah membuat para petinju lebih sering naik ring menjalani empat hingga lima pertandingan setiap tahun.
Tyson juga menyinggung kekhawatiran mengenai masa depan tinju di Olimpiade, beberapa tahun terakhir, cabang olahraga ini sempat menghadapi ketidakpastian akibat berbagai persoalan organisasi internasional, harapan Mike Tyson Invitational ini dapat menjadi bagian dari kebangkitan tinju amatir.
Dia ingin membangun kembali antusiasme masyarakat terhadap pertandingan amatir dan membuktikan bahwa masih memiliki masa depan yang cerah juga menjadi salah satu cabang olahraga paling populer di Olimpiade seperti yang pernah terjadi pada dekade 1980 an.
Baca juga:
#MIkeTyson #MikeTysonInvitational









