Ben Davison sekarang berdiri di sudut Anthony Joshua untuk menghadapi Tyson Fury, hubungan lama nya menghadirkan cerita tersendiri sebelum mereka bertemu pada 11 Desember di Principality Stadium Cardiff.
Setelah selesai konferensi pers pertama Fury dan Joshua di London, Davison berada di area lorong ketika rombongan nya meninggalkan panggung, salah satu anggota keluarga nya menyalami tetapi Tyson memilih melewati mantan pelatih nya tanpa berjabat tangan, dia melempar ejekan dengan menyebut sebagai pengkhianat, Davison tidak membalas hanya tersenyum membiarkan nya berlalu.
Davison pernah menjadi bagian dari perjalanan Fury saat sang petinju kembali ke ring pada 2018, kedua nya bekerja bersama dalam beberapa pertarungan sebelum Fury beralih ke SugarHill Steward.
Keputusan Joshua kembali bekerja dengan Davison bukan baru hanya karena Fury berada di seberang ring, Eddie Hearn menjelaskan bahwa hubungan kedua nya tetap terjaga bahkan ketika dia bukan pelatih utama tapi masih membantu dari sisi strategi dan AJ merasakan manfaat dengan masukan yang di berikan.
Davison sebelum nya menangani Joshua dalam beberapa pertarungan termasuk kemenangan atas Otto Wallin dan Francis Ngannou, kerja sama itu berakhir setelah Joshua dihentikan Daniel Dubois pada September 2024, kemudian bekerja dengan tim Oleksandr Usyk.
John Fury ternyata punya pandangan lain akan keputusan Davison berada di kubu Joshua, ayah Gypsy King itu menilai sang pelatih lebih mengejar keuntungan pribadi setelah memilih bekerja dengan petinju yang akan berhadapan dengan mantan anak asuh nya.
John menyebut Davison sebagai bentuk pengkhianatan terhadap Tyson karena pernah memberikan kesempatan besar ketika karir sang pelatih sedang naik sehingga keputusan membantu Joshua sekarang tindakan yang tidak menghargai hubungan lama mereka.
Dia juga membawa masalah uang ke dalam perdebatan itu, kepindahan Davison ke kubu Joshua tidak terlepas dari kesempatan mendapatkan bayaran tinggi dan posisi yang lebih menguntungkan.
Davison meninggalkan tim Fury pada akhir 2019, pada saat itu dia sendiri mengakui bahwa keputusan berpisah merupakan pilihan nya, dia tidak bersedia melanjutkan peran jika harus berbagi posisi dengan Steward, sementara Tyson kemudian melanjutkan karir nya bersama pelatih asal Amerika Serikat itu.
Pengetahuan Davison mengenai Fury memang bisa menjadi keuntungan bagi Joshua, tetapi menunjukkan kelemahan yang di peroleh selama menjalankan pekerjaan nya sebagai pelatih belum tentu melanggar kesetiaan profesional.
Apalagi John sendiri dulu sangat keras pada tim Tyson setelah pertarungan melawan Otto Wallin, saat itu dia menilai persiapan dan kinerja di sudut ring sangat buruk sampai meminta perubahan besar dalam susunan pelatih Fury.
Setelah Davison berada di sudut lawan, John menuntut kesetiaan dari sosok yang sebelum nya memang sudah tidak lagi bekerja bersama Tyson, bagaimana tanggapan kalian??









