Headline

Floyd Schofield Rebut Gelar WBA usai Kalahkan Lucas Bahdi

Schofield juara WBA kalahkan Bahdi

Floyd Schofield resmi menjadi juara kelas ringan WBA setelah mengatasi perlawanan Lucas Bahdi dalam pertarungan 12 ronde di Wintrust Arena Chicago, kemenangan angka mutlak ini memperpanjang rekor tak terkalahkan nya tetapi jalan nya pertandingan menunjukkan bahwa dia masih belajar banyak saat menghadapi petinju dengan pukulan keras.

Tiga juri memberikan kemenangan kepada Schofield dengan skor 116-110, 119-108, dan 115-111, hasil tersebut mengubah rekornya menjadi 20 kemenangan tanpa kekalahan termasuk 13 KO, sementara itu Bahdi harus menerima kekalahan pertama yang sebelum nya mengoleksi 20 kemenangan dengan 15 KO.

Schofield memulai pertarungan dengan mengandalkan kecepatan tangan dan footwork, dia melancarkan jab serta kombinasi pukulan, lalu segera menjauh sebelum Bahdi sempat membalas dengan leluasa.

Strategi itu membuahkan hasil pada ronde ke 3, hook kiri Schofield membuat Bahdi terjatuh setelah tubuh nya terdesak ke tali ring, knockdown tersebut memberi Schofield keunggulan, tetapi belum cukup untuk mematahkan perlawanan lawan nya.

Bahdi terus mencari cara untuk memasukkan pukulan keras nya terutama ketika Schofield berada terlalu dekat, tekanan itu mencapai hasil sampai gemetar pada ronde ke 6 ketika kedua petinju sama sama terguncang oleh serangan.

Schofield membalas pukulan Bahdi dengan serangan langsung membuat pertarungan terbuka tetapi juga menempatkan nya dalam situasi berbahaya, keunggulan kecepatan yang dia miliki tidak selalu melindungi nya ketika pertarungan berubah menjadi adu pukulan.

Setelah ronde ke 6 Schofield kembali menggunakan taktik yang lebih sesuai dengan kelebihan nya, dia bergerak mengitari ring dan mengandalkan serangan balasan, memaksa Bahdi mengejar tanpa mudah menemukan posisi untuk melepaskan pukulan.

Pertarungan juga menyisakan dua insiden yang melibatkan lutut Schofield dan kanvas ring, di ronde ke 9 pukulan kanan Bahdi membuat lutut nya menyentuh kanvas namun wasit tidak menetapkan nya sebagai knockdown. 

Dua ronde kemudian, Bahdi mendapat hitungan knockdown meskipun kaki kedua petinju sempat saling tersangkut dalam kejadian tersebut, Schofield mampu menjaga pergerakan nya hingga ronde terakhir tidak membiarkan Bahdi membalikkan keadaan, keunggulan teknik dan pengumpulan poin akhir nya mengantarkan nya meraih gelar WBA yang kosong.

Kemenangan ini seperti menepati janji nya kalau ingin mempersembahkan WBA untuk sang ayah, tetapi pertarungan melawan Bahdi ini juga memperlihatkan bahwa dia masih perlu disiplin dalam memilih kapan harus bertukar pukulan.

Bahdi memang gagal merebut gelar, tetapi dia sukses memaksa Schofield berusaha tidak seperti menghajar lawan sebelum nya, ke depan nya ketika akan mempertahankan sabuk WBA nya dari penantang, kemampuan bergerak dan mengatur posisi perlu di tingkatkan bukan di tinggalkan demi adu pukulan yang tidak selalu menguntungkan.

Di partai tambahan lain nya tak kalah ganas terutama duel Ricardo Sandoval yang harus meratapi kekalahan sekaligus kehilangan gelar nya pada lawan pengganti Sergio Mendoza lewat penghentian di ronde ke 5.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top