Sabuk WBO Tak Lepas! Medina Selamat dari Curiel di Guadalajara.

medina pertahankan gelar WBO atas curiel

Sang juara WBO kelas bantam Christian Medina sukses pertahankan gelar nya setelah duel 12 ronde yang melelahkan melawan Adrian Curiel di Guadalajara, namun bila harus jujur ini bukan kemenangan yang membuat divisi lain gemetar bisa di bilang relatif aman bukan mengintimidasi.

Medina memulai laga dengan cara yang di harapkan dari seorang juara kandang, dia datang dengan cepat dan terlihat lebih siap secara mental.

Pukulan ke badan jadi senjata utama dan itu efektif di ronde awal, dua sampai tiga ronde pertama bisa di bilang milik Medina tetapi yang terjadi keunggulan awal itu tidak berkembang dia tidak menekan lebih jauh atau mencoba mematahkan Curiel sejak dini.

Di level kejuaraan dunia terutama di kelas bantamweight yang padat bakat keunggulan yang di biarkan menggantung sering berubah menjadi bumerang.

Adrian Curiel datang tanpa status bintang tanpa rekor KO yang menakutkan tapi dia hadir dengan kemampuan membaca pertarungan, mulai ronde ke 4 Curiel mengambil alih ruang dia menaikkan volume lebih aktif dan memaksa Medina mundur cukup untuk menghapus keunggulan awal sang juara.

Pukulan overhand kanan di ronde ke 8 adalah dari kebangkitan Curiel seolah mengatakan Medina tidak sedang mengendalikan laga sepenuh nya.

Terlihat pertarungan berubah dari juara mempertahankan sabuk menjadi dua petinju yang saling berebut, setelah di umumkan skor para juri memenangkan Medina dengan 120-108, 116-112, dan 115-113.

Curiel gagal menjadi juara 2 divisi yang sebelum nya juara IBF di kelas terbang sebelum di rampas oleh Sivenathi Nontshinga pada februari 2024.

Pandangan penulis soal skor 120-108 ini kurang waras bukan hanya karena ketat nya laga tapi karena secara visual, Curiel jelas memenangkan beberapa ronde tengah memberikan kartu sempurna untuk Medina malah merusak kredibilitas kemenangan itu sendiri.

Medina tidak butuh kartu seperti itu untuk menang, skor 116-112 atau bahkan 115-113 masih bisa di terima tapi 120-108 membuat orang bertanya apakah ini penilaian objektif atau efek juara kandang???

Persepsi seperti kadang sama penting nya dengan hasil dan skor seperti itu memperkeruh bukan memperkuat status sang juara.

Christian Medina adalah petarung yang solid tapi dia belum terlihat seperti penguasa divisi karena tidak mengendalikan selama 12 ronde penuh juga tidak mematahkan penantang itu sah sah saja namun untuk seorang juara dunia terutama yang ingin melangkah ke level lebih besar ini bukan iklan terbaik.

Seandai nya jika ke depan nya menghadapi penantang dengan stamina lebih gila dan tenaga tajam apakah seperti ini cukup tentu nya tidak.

Dia masih juara tidak ada yang bisa membantah itu namun pertarungan ini seperti lawak dari pada panggung kemenangan, masih mending duel partai tambahan antara Alberto Mora melawan Jose Amaro ada knockdown yang berakhir dengan kemenangan.

#Christianmedina #Adriancuriel

Scroll to Top