Headline

Ben Whittaker Anggap Wallace Penghalang Menuju Gelar Dunia

Whittaker yakin menang atas Wallace

Ben Whittaker sudah melihat jauh ke depan, Conor Wallace memang menjadi lawan yang harus di hadapi lebih dulu tetapi bagi pertarungan tersebut hanyalah satu tahapan sebelum mengejar gelar juara dunia.

Dia akan bertarung menjadi penentu penantang gelar, kemenangan tidak hanya menjaga catatan karir tapi juga membuka jalan menuju pertarungan terbesar yang selama ini diburu nya.

Dia mengaku tidak terlalu tertarik memikirkan status eliminator, sabuk dunia memang akan tujuan akhir namun sekarang masih ada tugas mengalahkan Wallace lalu menunggu apa yang terjadi di divisi tersebut.

“Saya memperlakukan nya seperti pertarungan lain nya, saya akan menjalaninya dengan santai supaya bisa tampil sebaik mungkin, ucap Whittaker di iFL TV..pada akhir nya ini adalah pertarungan bagus yang ingin dilihat penggemar dan langkah menuju gelar, saya berada di peringkat dua dan tiga di divisi IBF.”

Wallace sendiri datang bukan tanpa bekal, dia sudah membangun rentetan kemenangan di Australia mengambil berbagai tantangan sampai mendapatkan posisi untuk bertarung dalam duel eliminator ini, Whittaker merasa perjalanan nya sampai ke titik ini tidak mengubah target nya, dua ingin menunjukkan bahwa berada satu tingkat di atas nya.

“Saya hanya ingin menunjukkan level yang berbeda, menunjukkan bahwa saya satu langkah di atas dan benar-benar membongkar nya, di atas kertas dia adalah petarung yang bagus, dia sudah pergi ke Australia, punya rentetan kemenangan di sana, menaikkan peringkat nya dan mengambil setiap tantangan yang ada di depan.”

Petinju berusia 29 tahun itu merasa sekarang merupakan waktu yang tepat untuk melakukan lompatan, Whittaker bahkan menyebut diprediksi akan menjadi juara dunia dalam waktu satu tahun.

“Saya sekarang 29 tahun, jadi saya berada di usia yang sempurna, saya melakukan lebih dari cukup di gym, tentu saja gym bukan ring, tetapi saya melakukan lebih dari cukup di sana, dia sudah melihat nya, dia sudah berada di sekitar petarung-petarung ini dan dia mengatakan kepada saya, ‘Kamu akan menjadi juara dunia pada waktu yang sama tahun depan.’ Jadi bagi saya, menangkan pertarungan ini maka pintu itu terbuka,” 

Whittaker sadar bahwa tidak bisa mengendalikan seluruh situasi di kelas ini, setelah Wallace di singkirkan seperti Rivera hanya di ronde ke 2, masih ada pertanyaan mengenai apa yang akan di lakukan Dmitry Bivol dan Artur Beterbiev.

Bivol akan melakukan kewajiban nya melawan Callum Smith, bila sukses mempertahankan gelar, setelah itu bisa saja kembali bertarung dengan Beterbiev untuk melakukan Trilogi di tahun 2027, sekarang dia hanya ingin memastikan pekerjaan nya sendiri selesai.

“Sekarang saya hanya harus tetap berada di jalur saya, menang atas apa yang ada di depan saya, lalu kita lihat nanti, mereka memang petarung-petarung hebat, tetapi mereka juga tidak semakin muda, saya berada di usia yang sempurna, saya 29 tahun, sudah matang dan sudah berkeliling dunia sebagai petinju amatir,” 

Wallace akan menjadi ujian yang tidak boleh gagal, Whittaker tahu satu kemenangan lagi bisa mengubah posisi secara drastis dalam perburuan gelar dunia, dari cara dia berbicara menjelang pertarungan, jelas bahwa tidak datang hanya untuk menang angka atau melewati eliminator, seperti ingin mengatakana kepada dunia bahwa memang sudah siap naik ke level kejuaraan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top