Pada hari ini tinju di guncang dengan kabar Floyd Mayweather Jr mulai membuka pembicaraan untuk menghadapi Ryan Garcia, kabar itu mencuat setelah FightHype mengunggah video yang isi nya si botak memuji Tank Davis banyak pengikut karena punya skill menghajar lawan lawan nya sedangkan juara WBC itu mendapatkan nya dari youtuber.
Di percakapan itu Garcia tidak menanggapi nya sampai mata nya melotot, ternyata di luar itu sudah ada komunikasi dengan Mayweather dan memberikan tantangan terbuka.
Ryan memperjelas aturan yang dia inginkan, dia tidak tertarik dengan pertandingan ekshibisi, bila Mayweather benar ingin kembali dan menghadapi nya maka pertarungan harus berlangsung profesional dan rekor 50-0 milik nya di pertaruhkan.
“Tidak, saya tidak akan melakukan ekshibisi, saya ingin angka nol nya di pertaruhkan, seberapa banyak yang sebenar nya dia pikir masih dia punya?” tulis Ryan melalui X, saya siap Floyd, ingat…kamu yang membuat panggilan ini, saya hanya membalas nya, tawaran ada di atas meja, terima atau tidak, kalau tidak, saya akan terus maju seperti yang selama ini saya lakukan.”
Tangggapan dari Garcia ini sampai sekarang belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal pertarungan, lokasi ataupun kesepakatan final mengenai format pertandingan hanya berada pada tahap awal.
Bila pertarungan ini menjadi kenyataan, situasi nya akan berbeda dari sebagian besar pertandingan Mayweather setelah pensiun, dia meninggalkan tinju pada 2017 setelah mengalahkan Conor McGregor menutup karir nya dengan rekor 50 kemenangan tanpa kekalahan, setelah itu, dia beberapa kali kembali ke ring dalam pertandingan ekshibisi, termasuk menghadapi Logan Paul dan beberapa lawan lain nya.
Selain itu Mayweather juga sempat di kabarkan akan melakukan rematch dengan Pacquaio, tetapi hanya kabar burung, ada lagi dengan mantan kickboxer yang di juluki Tyson mini Mike Zambidis, lagi lagi semua nya seperti hilang di telan bumi.
Ryan Garcia bukan petinju yang sedang pensiun atau mencari pertandingan pertunjukan, dia baru saja mencatat kemenangan besar atas Conor Benn pada September lalu.
Perbedaan usia juga tidak bisa di lepaskan dari pembicaraan ini, Mayweather berusia 49 tahun sedangkan Ryan 28 tahun, jarak usia sekitar dua dekade ini mengundang banyak pertanyaan tapi dari Ryani skap nya sudah jelas, dia siap jika pertarungan berlangsung dengan profesional.
Kabar tersebut kemudian mendapat respons sangat keras dari Timothy Bradley, anggota Hall of Fame ini malah berharap berita mengenai Mayweather vs Garcia tidak benar.
Bradley merasa usia Mayweather menjadi kendala besar bila dia memilih kembali bertarung melawan petinju aktif seperti Ryan, lewat channel pribadi nya, dia menyebut kemungkinan duel itu akan lebih buruk di bandingkan wacana pertarungan Manny Pacquiao melawan Shakur Stevenson.
“Ini sebaik nya jangan sampai benar, ini lebih buruk dari pada Manny Pacquiao melawan Shakur Stevenson, lebih buruk dari itu. ya.., Floyd sudah berusia 50-an tahun, apa-apaan dia sampai kembali naik ring melawan Ryan Garcia?” kata Bradley dengan nada kesal.
Bradley kemudian mengarahkan kritik nya langsung kepada Mayweather, kenapa di usia nya yang sudah mendekati usia setengah abad memilih menghadapi Ryan, sementara melawan Manny Pacquiao lawan yang lebih masuk akal jika dia memang ingin kembali bertanding.
“Mayweather, kamu pengecut, kamu begitu takut dengan Manny Pacquiao yang usia nya hampir 40—47, 48 tahun, dan kamu malah melawan Ryan Garcia yang masih berusia 20-an tahun, sudahlah Bro… kamu lebih baik berhenti bercanda, duduk saja orang tua…waktumu sudah tiba, waktumu sebenar nya sudah lama habis,”
Kritik Bradley kemudian semakin panjang, dia menyarankan Mayweather kembali menghadapi Pacquiao dan meninggalkan petinju petinju muda.
“Kamu lebih baik naik ring melawan Manny Pacquiao dan mengambil uang itu seperti yang kamu lakukan dulu, naiklah dan tinggalkan anak-anak muda ini sendirian, saya berharap ini tidak benar bro…serius ini benar-benar merusak malam saya.”
Mayweather sendiri sebelum nya memang masih menunjukkan keinginan untuk kembali bertanding, tetapi perjalanan comeback tidak berjalan, beberapa rencana harus menghadapi masalah hukum dan kontrak sehingga belum ada kepastian kapan dan melawan siapa dia akan kembali bertanding secara profesional.
Saking kesal nya dengan kabar ini, Bradley kemudian melebar ke kondisi tinju secara umum, dia mengaku lelah melihat perkembangan olahraga yang selama ini menjadi bagian besar dari hidup nya.
“Saya benar-benar sudah muak dengan tinju ini, saya mulai sangat lelah dengan semua ini bro,”









