Zuffa Boxing sudah menyusun rencana untuk menggelar dua pertunjukan tinju di Arab Saudi sebelum akhir 2026, satu acara di jadwalkan pada November dan satu lagi pada Desember, tapi situasi perang dan ketidakpastian keamanan di kawasan membuat kedua agenda ini belum memiliki jaminan untuk berjalan sesuai jadwal.
Di antara rencana itu, ada debut Carlos Adames yang baru saja bergabung bersama Zuffa Boxing yang di proyeksikan berlangsung di Riyadh pada November, masalah nya bukan apakah acara tersebut bisa di gelar, tetapi juga bagaimana rencana itu akan memengaruhi perjalanan karir Adames di kelas menengah terutama karena masih memiliki kewajiban menghadapi penantang wajib WBC Meiirim Nursultanov.
Jurnalis tinju Dan Rafael lebih dulu mengungkap rencana tersebut melalui unggahannya di X, dia menyebut Adames akan menjalani pertarungan non-gelar yang telah di setujui WBC.

Informasi itu menjadi dasar pemberitaan mengenai agenda Zuffa, rencana itu belum bisa di samakan dengan jadwal final yang telah di pastikan penyelenggara, ketidakpastian situasi regional masih menjadi faktor yang dapat mengubah perhitungan mereka.
Penyelenggaraan pertandingan tinju internasional tidak hanya bergantung pada kesiapan petinju dan arena, promotor juga harus memastikan perjalanan atlet, pelatih, tim medis, ofisial serta kru siaran dan produksi berjalan tanpa hambatan.
Gangguan perjalanan udara di tengah ketegangan kawasan, termasuk serangan rudal di sekitar Bandara Riyadh yang bisa mempengaruhi jadwal penerbangan dan membuat sebagian perjalanan harus dialihkan, kondisi semacam itu dapat menimbulkan masalah bagi rombongan petinju yang perlu tiba pada waktu tertentu untuk menjalani latihan terakhir, pemeriksaan, timbang badan dan rangkaian kegiatan menjelang pertandingan.
Kalau perjalanan terganggu, dampak nya tidak berhenti pada perubahan tiket pesawat, petinju yang sudah menjalani kamp latihan berpekan-pekan bisa menghadapi perubahan jadwal mendadak, sementara tim pendukung harus menyesuaikan keberangkatan dan kebutuhan operasional mereka, dalam acara berskala besar, perubahan perjalanan juga dapat berimbas pada jadwal produksi siaran dan persiapan penyelenggara.
Saat ini masalah utama bagi Zuffa bukan semata-mata apakah mereka masih ingin menggelar acara di Riyadh, mereka juga harus mempertimbangkan apakah kondisi memungkinkan seluruh pihak yang terlibat bekerja dan bepergian dengan aman serta apakah jadwal yang di susun masih bisa untuk di pertahankan.
Laporan tersebut tidak menyebutkan ada nya lokasi pengganti yang sudah di pastikan jika acara di Arab Saudi tidak dapat berlangsung, namun ketiadaan informasi mengenai tempat alternatif dalam laporan itu bukan berarti Zuffa sama sekali tidak memiliki rencana cadangan, yang jelas saat ini belum ada kepastian mengenai perubahan lokasi atau jadwal dari informasi yang menjadi rujukan ini.
Rencana Carlos Adames tampil di Riyadh bukan hanya soal memulai babak baru bersama Zuffa Boxing, petinju Republik Dominika itu masih memiliki urusan penting di kelas menengah WBC karena Meiirim Nursultanov menunggu kesempatan sebagai penantang wajib.
Di sinilah muncul pertanyaan mengenai waktu, bila debut Adames berlangsung sesuai rencana, dia perlu mengatur langkah untuk memenuhi kewajiban nya terhadap Nursultanov, sebalik nya jika acara November harus di tunda akibat situasi kawasan maka jadwal juga bisa ikut bergeser, bergantung pada keputusan promotor dan badan tinju.
Laga non-gelar dapat memberi Adames kesempatan untuk memulai kiprah nya di bawah bendera baru, namun pertandingan itu juga menambah satu agenda sebelum persoalan penantang wajib nya di selesaikan, Nursultanov berada dalam posisi menunggu sedangkan perubahan jadwal dapat membuat waktu tunggu nya semakin panjang.
Belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa Adames sengaja menghindari Nursultanov atau laga wajib tersebut pasti akan tertunda, faktor yang bisa mempengaruhi jadwal masih berkaitan dengan rencana pertandingan, keputusan pihak-pihak terkait dan situasi yang memungkinkan acara berlangsung.
Semoga saja rencana ini akan tetap berlangsung, sebelum nya Turki Alalshikh memposting di X bahwa Canelo Alvarez akan tetap berangkat ke Riyadh melawan Christian Mbilli apapun yang terjadi, superstar Meksiko itu mengatakan tidak takut sekalipun suasana masih mencekam.









