Legenda tinju Roy Jones Jr mengatakan Errol Spence masih memiliki kemampuan untuk kembali bersaing di level elite, menjelang duel melawan Tim Tszyu pada 25 Juli 2026, mantan juara dunia 4 divisi itu menilai publik selama ini belum melihat kemampuan terbaik nya.
Kapten Hook memberikan analisis panjang mengenai kondisi Spence setelah hampir tiga tahun tidak bertanding.
“Orang orang hanya melihat sisi pressure fighter dari Errol padahal dia bisa melakukan semuanya,” ujar Roy Jones.
Menurut pria berusia 57 tahun itu kemampuan lengkap Spence sudah terlihat sejak masih berkarir di level amatir, untuk menembus persaingan menuju Olimpiade, seorang petinju harus menguasai teknik bertinju mulai dari footwork, kecepatan tangan sampai kemampuan mengatur ritme pertandingan.
Sayang nya kemampuan itu jarang di perlihatkan Spence sejak beralih ke dunia profesional.
Roy menilai strategi menekan lawan memang menjadi senjata utama Spence selama ini dan terbukti efektif menghadapi sebagian besar lawan nya, tapi tida cukup ketika berhadapan dengan petinju kelas atas, dia mencontohkan kekalahan Spence dari Terence Crawford pada 2023 sebagai bukti bahwa tekanan saja tidak selalu mampu memecahkan semua persoalan di atas ring.
Karena itulah Roy berharap Spence kembali menghidupkan kemampuan teknis yang pernah membuat nya menjadi salah satu petinju amatir terbaik Amerika Serikat.
“Bila ingin mengalahkan petinju elite, dia harus kembali menjadi petinju yang bisa melakukan semuanya,” kata Roy.
Selain membahas kemampuan teknis, Roy juga memberikan prediksi nya, meski mengakui laga akan berlangsung brutal dan keras dia tetap menjagokan Spence keluar sebagai pemenang.
Dalam pengamatan nya Tszu akan tampil agresif sejak ronde ronde awal, namun apabila Spence mampu melewati tekanan pada empat atau lima ronde pertama arah pertandingan akan berbalik karena dia merupakan tipe petinju yang semakin berbahaya ketika memasuki paruh kedua pertarungan.
“Kalau dia bisa melewati lima ronde pertama, setelah ronde ke enam dia mulai hidup, di situlah lawan biasa nya mulai mendapat masalah,” ujar nya.
Roy kemudian mengingatkan bagaimana Spence beberapa kali menunjukkan ketahanan fisik saat menghadapi Kell Brook, Shawn Porter sampai Yordenis Ugas, stamina itu menjadi salah satu senjata yang masih di miliki petinju berjuluk The Truth tersebut.
Tak hanya membahas pertarungan melawan Tszyu, Roy juga membela Spence dari kritik yang muncul setelah wawancara viral nya beberapa waktu lalu, sejumlah penggemar menganggap Spence sedang mencari alasan atas kekalahan telak nya dari Terence Crawford tapi Roy tidak setuju, sepengetahuan nya dia di kenal orang yang selalu berbicara apa adanya dan tidak masuk akal baru mencari pembenaran hampir tiga tahun setelah kekalahan itu terjadi.
“Kalau memang mau mencari alasan, kenapa dia baru bicara sekarang? Selama tiga tahun dia memilih diam,” kata Roy.
Apabila mampu mengalahkan Tim Tszyu, Roy bahkan sudah memiliki calon lawan berikut nya untuk Spence, dia ingin melihat duel sesama petinju Texas melawan Vergil Ortiz Jr juara WBC interim yang akan menjadi salah satu pertarungan terbesar yang bisa di gelar di Dallas sekalipun tanpa harus mempertaruhkan gelar juara dunia.
Di mata Roy Jones, karir Errol Spence masih bisa berlanjut walaupun usia nya sudah 36 tahun, yang di butuhkan sekarang keberanian untuk kembali menggunakan seluruh kemampuan bertinju seperti dulu, kalau itu terjadi, dia yakin masih mampu menjadi penghalang bagi siapa pun di divisi kelas menengah junior.
Baca juga:
#ErrolSpence #TimTszyu #RoyJonesjr









