Headline

Ilari Kujala Menang atas Dominik Pesek, Pengganti Liam Smith Ini Tak Bisa Di Jatuhkan

Ilari kujala menang atas pesek pengganti Smith

Ilari Lover Boy Kujala tetap naik ring di kandang sendiri Kirkkonummi Finlandia meski pertarungan yang semula di persiapkan untuk menjadi ujian terbesar dalam karir nya berubah pada pekan pertandingan.

Dia tidak menghadapi mantan juara dunia Liam Smith, Kujala berhadapan dengan petinju Republik Ceko Dominik Pesek yang masuk sebagai pengganti dalam waktu singkat. 

Smith sebelum nya terpaksa menarik diri karena cidera betis sehingga Elite Boxing harus mencari lawan baru untuk Kujala.

Pergantian lawan ini menjadikan kujala menjadi favorit sangat mutlak namun Pesek tidak hadir ke Finlandia hanya untuk menjadi korban pengganti dadakan.

Dalam pertarungan enam ronde tersebut, Pesek mampu memberikan perlawanan yang cukup untuk membuat suasana pesta tuan rumah tidak berjalan sesuai harapan, Kujala memang mengendalikan pertandingan dan akhir nya memenangkan seluruh ronde tetapi berhasil membuat petinju Finlandia itu frustrasi hingga bel terakhir berbunyi.

Kujala tetap membawa pulang kemenangan angka mutlak setelah enam ronde mempertahankan rekor tak terkalahkan nya menjadi 13-0-(3 KO), penampilan Pesek membuat kemenangan itu tidak se enteng yang di perkirakan banyak analisis sebelum pertandingan.

Pesek berusia 19 tahun, kekalahan ini menjadi penampilan yang berharga, dia menerima pertarungan dengan waktu persiapan yang sangat singkat dan langsung menghadapi petinju lokal yang sebelum nya dipersiapkan untuk pertarungan 10 ronde melawan nama sekelas Smith, rekor nya menjadi 5-2-(4 KO).

2. Adrian Hagen vs Lukasz Barabsz.

Di pertandingan lain nya, petinju kelas berat ringan Norwegia Adrian Hagen melanjutkan rekor sempurna nya 8-0-(3 KO) setelah mengalahkan Lukasz Barabasz dari Polandia melalui keputusan angka.

Hagen tampil dominan sepanjang enam ronde, tiga hakim memberikan skor 60-54, 59-55, dan 58-56 yang memastikan kemenangan Hagen secara unanimous decision.

Hagen tidak memiliki waktu lama untuk beristirahat setelah pertandingan, dia sudah di jadwalkan kembali tampil pada 5 September dalam sebuah pertarungan eksibisi di Norwegia melawan Rikart Fredriksen.

3. Rami El Jahiri vs Jamshid Nazari.

Rami El Jahiri juga pulang dari Kirkkonummi dengan kemenangan sekaligus gelar.

Petinju Finlandia itu mengalahkan veteran Norwegia Jamshid Nazari untuk merebut gelar BBU, pertarungan berjalan semakin berat sebelah dari ronde ke ronde sebelum Nazari memilih tidak melanjutkan pertandingan setelah ronde ke 4.

Nazari sebenar nya memiliki pengalaman sebagai petinju amatir yang cukup bagus, tetapi kondisi nya kali ini tidak baik, dia datang dengan berat badan yang terlalu tinggi dan terlihat tidak berada dalam kondisi fisik terbaik untuk menghadapi tekanan El Jahiri.

Setelah empat ronde, sudut Nazari memutuskan tidak mengirim nya kembali ke ring untuk ronde ke 5 El Jahiri pun di nyatakan sebagai pemenang dan menambah gelar ke dalam rekornya yang kini menjadi 7-2-1.

4. Keni Aliu vs Andreas Iversen.

Keni Aliu memberikan salah satu penyelesaian paling cepat dalam kartu ini ketika menghentikan petinju Norwegia Andreas Skarvold Iversen pada ronde kedua.

Aliu sejak awal menunjukkan ketenangan dalam memilih pukulan, dia membaca serangan terus mencari celah hingga Iversen mulai terdesak.

Pada ronde kedua, Iversen berada di dekat tali ketika Aliu meningkatkan intensitas serangan, beberapa pukulan telak mendarat dan membuat situasi berubah dengan cepat membuat lawan nya mengalami luka dan mulai berada dalam kondisi berbahaya, wasit akhirnya menghentikan pertandingan pada waktu 1 menit 30 detik.

Iversen sempat memprotes keputusan tersebut, tetapi jalan nya pertandingan menunjukkan bahwa Aliu sedang menguasai pertarungan, kemenangan TKO itu membuat rekor Aliu meningkat menjadi 10-1-(6 KO).

5. Anton Embulaev vs Cullors.

Pertandingan paling ketat dalam kartu tersebut terjadi ketika petinju Finlandia Anton Embulaev menghadapi Jeremy Cullors dari Amerika Serikat dalam duel kelas menengah super.

Cullors langsung membuat penonton tuan rumah terdiam pada ronde pertama, petinju Amerika itu keluar dengan agresif dan berhasil menjatuhkan Embulaev, namun knockdown itu tidak mengakhiri pertandingan karena dia mampu bangkit, bertahan dari tekanan lanjutan kemudian perlahan mulai menemukan cara untuk mengendalikan jalan nya pertandingan.

Pertarungan berubah menjadi duel yang lebih teknis setelah itu, pada ronde ke 5 kedua petinju mengalami benturan kepala yang membuat Cullors sempat terlihat terguncang, Embulaev langsung memanfaatkan momentum itu dengan melancarkan serangan bertubi-tubi.

Ronde-ronde terakhir kemudian berlangsung ketat tidak ada lagi dominasi mutlak dari salah satu petinju sehingga keputusan akhir berada di tangan tiga hakim.

Dua hakim memberikan kemenangan kepada Embulaev dengan skor 78-73 dan 76-74 sementara satu hakim memberikan skor 77-75 untuk Cullors.

Dengan begitu Embulaev keluar sebagai pemenang split decision setelah 8 ronde, dari seluruh pertandingan di Kirkkonummi, duel ini bukan satu-satunya yang menyisakan cerita, di partai utama yang mengalami perubahan lawan menjadi pembicaraan hangat pada malam itu 

Kujala memang mendapatkan kemenangan yang di butuhkan untuk menjaga rekor tetapi Dominik Pesek datang dengan status sebagai pengganti berhasil membuat petinju tuan rumah bekerja lebih keras dari pada yang mungkin di perkirakan sebelum nya akan berakhir KO.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top