Menang Tanpa Pesta, Lawrence Okolie Buat Tetteh Menyerah.

lawrence okolie menang atas tetteh

Lagos bukan rumah bagi Lawrence Okolie juga bukan kandang Tetteh namun di Onikan Stadium membawa tekanan khas Afrika Barat panas dan riuh, penonton datang bukan untuk menyaksikan duel taktis yang rumit tapi pertarungan kelas berat yang menjanjikan benturan keras.

Okolie datang dengan status lebih tinggi, mantan juara dunia WBO penjelajah dan WBC Bridgerweiht yang tengah membangun ulang karir nya di divisi paling berbahaya.

Sejak menit awal laga ini tidak berjalan liar Okolie tidak terpancing untuk saling adu pukul dia membiarkan Tetteh bergerak lebih dulu, membaca arah serangan lalu merespons seperlu nya tidak ada gestur besar.

Di penghujung ronde pertama pukulan kanan mendarat lumayan keras Tetteh tidak jatuh tapi tubuh nya bergeser mundur dengan cara yang tidak bisa di sembunyikan cukup untuk memberi tanda bahwa jarak kemampuan di antara kedua nya nyata.

Di bangku Tetteh terlihat berfikir lebih keras dari sebelum nya, masuk ronde ke 2 pertarungan tidak berubah, dia mencoba mendekat memaksa pertukaran tetapi setiap langkah maju selalu di bayar dengan pukulan yang datang tepat pada waktu nya.

Kombinasi kanan kiri akhir nya menjatuhkan nya ke kanvas Tetteh bangkit tapi cara dia berdiri gerakan nya lebih lambat tak seperti biasa nya menyala saat dia berada di situasi genting.

Saat bel ronde kedua berbunyi dia berjalan ke sudut ring bukan seperti petinju yang kalah poin tapi seseorang yang sedang menimbang keputusan besar, di sudut ring tidak ada perdebatan panjang ketika waktu untuk ronde ketiga tiba Tetteh tetap duduk.

Pelatih nya berbicara wasit mendekat dan beberapa detik kemudian pertarungan di hentikan.

Beberapa penonton terdiam sebagian tanpak kecewa namun bagi mereka yang memahami tinju momen itu tak bisa di paksakan, Tetteh tidak roboh tapi dia juga tidak berbohong pada diri nya sendiri.

Kemenangan ini mungkin bukan yang paling di kenang bagi okolie, tidak ada highlight brutal yang akan di putar berulang ulang tapi di ini adalah kemenangan ke 4 nya sejak pindah ke kelas berat.

Rekor nya kini 23 kemenangan dan satu kekalahan dengan mayoritas kemenangan datang lewat penghentian.

Setelah bertahun2 berjuang menjaga berat badan di cruiserweight Okolie kini bertinju tanpa beban tambahan, pukulan nya tidak lagi terlihat di paksakan, gerak nya lebih alami dia tidak bertarung melawan timbangan sebelum bertarung melawan lawan.

Kekalahan dari Chris Billam-Smith pada 2023 sempat memunculkan tanda tanya besar, banyak yang bertanya apakah Okolie hanya petinju yang bergantung pada ukuran tubuh namun transisi nya ke kelas berat perlahan menjawab semua itu.

Baca juga: Hari natal tiba, mereka tetap adu jotos di atas ring

Kartu pertandingan di Lagos tidak hanya milik Okolie, Tony Yoka juara Olimpiade Rio 2016 juga mencuri perhatian dengan cara yang jauh lebih singkat.

Menghadapi Patrick Korte Yoka tidak memberi waktu untuk membaca situasi uppercut di ronde pertama langsung mengakhiri satu pukulan buyaar.

Kemenangan ini adalah yang ke empat secara beruntun setelah periode karir yang penuh kritik dia perlahan menemukan kembali pijakan nya.

Melihat Okolie dan Yoka dalam satu panggung, kedua nya berasal dari generasi Olimpiade yang sama, pernah di puja dan pernah juga di ragukan, cara mereka menjawab tantangan berbeda.

Okolie memilih membangun dengan kesabaran, Yoka menyelesaikan urusan secepat mungkin, tidak ada yang salah dengan kedua nya selama hasil nya konsisten.

#Lawrenceokolie #Ebenezertetteh #Tonyyoka

Scroll to Top