Stephen Fulton Ucap “Alhamdulillah” Di Konfrensi Pers Dengan Liam Wilson

Fulton ucap Alhamdulillah jelang lawan Wilson

Menjelang duel penting melawan Liam Wilson di Sydney Australia, Stephen Fulton tidak membuka nya dengan adu mulut atau perang urat saraf, mantan juara dunia dua divisi itu mengucapkan Alhamdulillah saat menjawab pertanyaan mengenai perubahan batas berat badan yang memicu perdebatan beberapa jam sebelum konferensi pers di mulai.

Mungkin tidak banyak yang tahu Fulton ini memang seorang Muslim bersama pelatih nya Wahid Rahim, beberapa kali menceritakan bagaimana keimanan menjadi bagian penting dalam perjalanan karir nya.

Drama berat badan memang menjadi pembahasan utama jelang pertarungan pendukung utama dalam kartu besar Errol Spence Jr melawan Tim Tszyu, pembawa acara mengungkapkan bahwa laga yang semula di jadwalkan pada batas kelas bulu super mengalami penyesuaian menjadi 133 pound, menyusul permintaan dari kubu Fulton yang di sebut telah di ajukan beberapa pekan sebelum nya.

Ini bukan kali pertama Fulton mengalami kelebihan berat badan, dulu saat ingin melawan O’shaquie Foster juga gagal sehingga tidak dapat memperebutkan gelar malah di wajibkan membayar denda.

Saat di tanya apakah beberapa hari terakhir terasa berat karena harus mengejar timbang badan, Fulton menjawab dengan santai.

“Alhamdulillah saya sebenar nya sudah mengajukan permintaan itu beberapa minggu lalu, sekarang semua nya sudah terjadi, jadi tidak ada guna nya menangisi sesuatu yang sudah selesai,” ujar Fulton.

Dia juga menepis anggapan bahwa perubahan berat badan terjadi karena persiapan nya tidak maksimal.

“Tidak ada hubungannya dengan persiapan saya. Saya tetap akan menjadi petarung di dalam ring.”

Sikap tenang Fulton berbanding lurus dengan respons Liam Wilson, petinju Australia itu mengaku sama sekali tidak terganggu dengan perubahan ini.

“Soal berat badan itu bukan masalah sebab sudah mempersiapkan diri menghadapi versi terbaik Stephen Fulton, berapa pun berat badan nya saya siap bertarung,” kata Wilson.

Wilson bahkan mengaku tim nya sudah memperkirakan kemungkinan tersebut sejak awal sehingga perubahan menjelang duel kali ini tidak terlalu mengejutkan bagi mereka dan tidak menjadikan isu itu sebagai alasan atau keuntungan.

“Saya akan melawan siapa pun. Mau di kelas berat, kelas menengah, atau kelas bulu super, ayo kita bertarung,” ucap nya sambil tersenyum.

Laga ini memiliki arti yang besar untuk Wilson, sejak kecil dia selalu membayangkan bisa tampil dalam pertarungan seperti ini, salah satu nya melawan Stephen Fulton menjadi kesempatan yang sangat berarti untuk kembali membuktikan diri di panggung dunia.

“Saya bisa bangun dari tempat tidur untuk pertarungan apa pun, tetapi yang satu ini benar benar spesial.”

Fulton juga tidak menunjukkan sedikit pun rasa gentar menghadapi lawan nya, semua pertarungan sama saja, bahkan saat pewawancara kembali bertanya apakah Wilson memiliki sesuatu yang istimewa dia menjawab tegas tidak, tidak ada yang spesial dan memastikan siap untuk adu pukul.

“Saya hanya ingin bertarung, ingin perang, saling baku pukul, karena memang seperti itulah pertarungan ini nanti nya.”

Suasana konferensi pers memang berlangsung tenang tanpa saling menghina tapi dari jawaban mereka jelas bahwa siap bertempur sampai tak ada drama keluar dengan petarung sejati.

Kemenangan atas Wilson menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa masih layak di perhitungkan setelah mengalami kekalahan pada pertarungan terakhir nya, yang paling di ingat tentu saat masih di kelas bantam super harus kehilangan 2 gelar WBO dan WBC di rebut oleh Naoya Inoue lewat TKO ronde ke 8.

Liam Wilson mengalami kekalahan terakhir cukup menyakitkan saat bertemu dengan Oscar Valdez untuk perebutan WBO interim di hentikan pada putaran ke 7, tapi itu terjadi maret Tahun 2024.

Setelah itu Wilson 5 kali beruntun meraih kemenangan, termasuk melawan Jorge Santana yang di selesaikan nya di ronde ke 4 ketika menjadi pendamping duel Liam Paro vs David Papot.

Setelah drama ke 2 terjadi karena perubahan berat badan, Fulton dan Wilson sepakat hanya memiliki satu cara untuk menyelesaikan semua nya lewat pertarungan di dalam ring.

#StephenFulton #LiamWilson

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top