Headline

Liam Smith Prediksi Fury vs Joshua: Banyak Gulat dan Taktik Kotor

Liam Smith prediksi Fury vs Joshua

Duel dua mantan juara dunia kelas berat Fury dan Joshua akan menutup tahun 2026 di awal bulan, prediksi sudah mulai berseliweran siapa yang akan keluar menjadi pemenang, Liam Smith memberikan sedikit pandangan sesuai dengan pengetahuan nya.

Mantan juara dunia kelas menengah itu menilai Fury vs Joshua sekarang pertarungan yang sulit dipisahkan, bila beberapa tahun lalu Smith selalu menjagokan Fury tapi sekarang peluang kedua nya sudah berimbang.

Smith menyebut duel tersebut sebagai pertarungan 50-50, salah satu keunggulan Fury menurut Smith adalah gaya bertarung nya yang tidak ortodoks juga kemampuan mengendalikan jalan nya pertarungan, dia memperkirakan duel melawan Joshua tidak akan menjadi tontonan yang terlalu atraktif.

“Tiga atau 6 tahun lalu saya selalu mengatakan Tyson Fury akan menang, sekarang saya pikir ini pertarungan 50-50, saya mengatakan ini dengan rasa hormat terbesar kepada mereka berdua karena saya menyukai walaupun sudah melewati masa puncak nya, saya sangat antusias untuk menonton nya dan melihat siapa yang akhir nya keluar sebagai pemenang, kata Smith pada TalkSPORT Boxing.”

Ketika didesak untuk memilih Smith tidak ragu untuk menyebut Fury, dia membayangkan bagaimana pertarungan tersebut akan berlangsung.

“Saya masih berpikir Fury mungkin bisa sedikit mengakali dan mengendalikan pertarungan, dia sangat tidak ortodoks dan atletis dan Fury mungkin bisa mengakali jalan nya pertarungan, saya tidak berpikir ini akan menjadi pertarungan yang hebat seperti saat melawan Pulev dan bukan pertarungan yang enak di to, akan ada banyak gulat dan taktik kotor tetapi saya memang merasa Tyson Fury sangat ahli dalam hal itu, dia tahu bagaimana cara memenangkan pertarungan.”

Smith melihat kemungkinan duel berlangsung dengan banyak clinch, perebutan posisi serta permainan fisik yang bisa membuat jalan nya pertarungan tidak selalu menarik bagi penonton.

Kemampuan Fury untuk membuat pertarungan berjalan sesuai kemauan nya merupakan salah satu alasan kenapa dia masih memihak kepada petinju berjuluk Gypsy King tersebut, selain itu dia tidak menganggap Joshua lawan yang mudah di taklukkan biarpun sudah melewati masa terbaik nya.

Nama besar kedua nya tetap membuat Smith antusias menunggu pertarungan tersebut, setelah bertahun-tahun hanya menjadi wacana, Fury dan Joshua akhir nya akan bertemu di ring.

Smith sendiri sampai saat ini belum pernah bertarung lagi sejak kalah angka melawan Aaron McKenna pada April 2025, tapi dia sebetul nya sudah ada jadwal pertarungan.

2 Minggu lalu seharus nya dia sudah bertarung karena ada 2 kesepakatan dengan Frank Warren yang sudah di setujui, yang pertama di Finlandia melawan Ilari Kujala dan di Liverpool, tapi sayang nya sakit mata yang di deritanya belum di perbolehkan atau dapat persetujuan dari British Board.

“Jadi sekarang saya sedang menunggu tanggal pertarungan apa pun, mulai minggu depan dan seterus nya, saya sudah fit dan siap bertarung, saya akan menjalani pertarungan enam ronde di acara apa pun yang tersedia, kemudian saya siap menghadapi siapa saja, Denzel Bentley, Conor Benn, Eubank dan nama siapa pun yang kamu cari untuk pertarungan di kelas menengah saya siap.”

Dia merasa sekarang punya satu kesempatan besar tuntuk melakukan nya tanpa cidera, kekalahan nya di pastikan akan menjadi yang terakhir sebelum pensiun total dari tinju.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top