Daniel Dubois memberikan respons setelah Fabio Wardley sesumbar akan menghentikan nya dalam 4 ronde pada pertarungan ulang mereka.
Tak lama setelah konferensi pers pertama rematch selesai di gelar, Dubois berbicara mengenai pertemuan dengan Wardley, sang juara dunia WBO itu tidak secara khusus membalas prediksi dengan menyebut angka tertentu tapi terdengar tak kalah mengancam.
Dubois mengingat kembali pertarungan pertama yang berlangsung brutal dan di sebut sebagai salah satu kandidat Fight of the Year, dalam duel itu mereka saling bertukar pukulan keras, terjadi knockdown dan melewati pertarungan dalam tempo tinggi.
Kini Dubois memastikan rematch tidak akan berjalan dengan intensitas yang lebih rendah, dia membuka dua kemungkinan, bisa menjadi perang yang lebih brutal atau dia akan membuat nya terlihat lebih mudah dengan kemenangan yang klinis.
“Dia adalah seseorang yang harus saya hancurkan lagi, pertarungan terakhir benar benar seperti mimpi buruk, kali ini akan menjadi lebih berdarah atau saya akan membuat nya menjadi lebih klinis, jadi, ya seperti itulah perasaan saya terhadap nya, saya sudah tahu apa yang akan dia bawa ke dalam ring dan saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk menghadapi nya kata Dubois.”
Kata pedas ini datang setelah Wardley sebelum nya memberikan prediksi yang berani dengan merujuk pada pertarungan pertama ketika dia mampu menjatuhkan Dubois dua kali dalam tiga ronde meski mengakui melakukan sejumlah kesalahan setelah terlalu terbawa momentum.
Dubois seperti nya tidak terlalu terganggu dengan prediksi nya, dia senyum santai mengatakan Wardley memang bebas mengatakan apa pun yang ingin di sampaikan nya karena pikiran nya saat ini bukan pada perang kata kata tapi persiapan di kamp latihan, sudah mengetahui gaya nya dengan lebih baik dan memperkirakan tidak akan melihat perubahan drastis pada rematch nanti karena sudah menyiapkan jawaban.
Sebelumnnya, Wardley mengakui merasakan kekuatan pukulan Dubois tetapi mengatakan pukulan nya tidak sekeras yang dia bayangkan.
Dubois tidak terlihat terlalu mempermasalahkan komentar itu justru memberikan penjelasan, dia memang belum mendaratkan pukulan yang sangat telak dengan memberikan dampak maksimal, dia merasa lebih banyak diwarnai proses mengikis pertahanan Wardley secara perlahan.
“Saya rasa waktu itu saya hanya terus mengikis nya, tidak ada pukulan bersih yang memberikan dampak besar tetapi terus mengikisnya, jadi kali ini di kamp latihan saya akan memastikan pukulan-pukulan yang tepat benar-benar bekerja dan ada niat yang tepat di balik setiap pukulan, saya ingin lebih tajam, lebih presisi, sedikit merapikan kemampuan boxing saya, jadi ini hanya soal sedikit penyesuaian dan memastikan hal-hal kecil itu di lakukan dengan benar.”
Dubois tidak membutuhkan perubahan besar untuk menghadapi Wardley sebab percaya beberapa penyesuaian kecil sudah cukup untuk membuat penampilan nya berbeda dengan yang dulu.
Di luar rematch itu Dubois juga sudah mulai memikirkan persaingan menuju status undisputed.
Setelah Filip Hrgovic mengalahkan Moses Itauma, petinju Kroasia itu bahkan sempat menunjuk ke arah Dubois dan menyebut sebagai lawan berikut nya di acara konferensi pers usai pertandingan.
Dubois menyambut kemungkinan itu, dia menganggap pertarungan melawan Hrgovic bagian dari masa depan divisi tapi masih ada satu urusan yang harus diselesaikan, sebelum memikirkan pertarungan melawan juara lain termasuk Agit Kabayel juara WBC atau Murat Gassiev pemegang sabuk WBA.









