Headline

Ammo Williams Jatuh Ronde 1, Vito Mielnicki Kuasai Duel di Newark

Williams bangkit dari knockdown

Pertarungan terbaru Austin Ammo Williams di Newark menjadi partai tambahan Ruiz vs Knyba berubah menjadi pertarungan panjang untuk bertahan setelah lebih dulu terjatuh pada ronde pembuka, dari situ petinju berusia 30 tahun itu harus mengejar ketertinggalan sambil menghadapi lawan yang mampu memblok serangan dan memanfaatkan keunggulan fisik nya.

Pada akhir nya tidak ada kejutan dalam kartu skor, Vito Mielnicki Jr menang mutlak dengan angka 98-91, ketiga hakim mencatat satu keberhasilan paling mentereng dalam karir nya.

Duel ini memperlihatkan betapa berat nya Williams menemukan cara untuk mengubah jalan nya pertandingan setelah telungkup lalu berdiri menuju tali ring meyakinkan wasit bahwa siap masih bisa lanjut.

Bel di bunyikan Williams mengambil ruang dengan bergerak maju, tetapi Mielnicki lebih efektif ketika mereka mulai masuk ke jarak pukul.

Mielnicki tidak perlu berdiri di depan Williams dan bertukar serangan terus menerus, di melotot dengan cermat kemudian melepaskan pukulan ketika peluang terbuka.

Strategi itu ternyata menghasilkan, pukulan kanan keras menghantam Williams dan membuat nya jatuh, setelah bangkit Ammo masih memiliki sembilan ronde untuk membalikkan keadaan namun ternyata pertarungan di dikte oleh Mielnicki yang semakin bebas mendaratkan jab.

Mielnicki tau unggul dari jangkauan membuat Williams harus melewati jarak yang cukup panjang sebelum bisa melepaskan serangan, dia juga tidak konsisten dalam menghindari pukulan ketika maju sehingga jab dan counter mudah di temukan dari posisi luar.

Ketika Williams berhasil mendekat, Mielnicki juga tidak kehilangan senjata, uppercut dan pukulan ke tubuh menjadi bagian yang paling banyak dari serangan nya terutama ketika mereka berada hanya 3 jengkal dari posisi berdiri.

Dengan kombinasi ukuran dan kemampuan keluar dari pertukaran, Mielnicki tidak memberikan Williams banyak untuk membangun momentum.

Meski tertinggal, Williams tidak berhenti berusaha, momen terbaik nya ada di ronde ke 8, counter kiri nya berhasil mengenai Mielnicki dengan telak sampai hidunga mengeluarkan darah, gerak kaki nya juga sedikit gemetar, itu seperti peringatan bahwa Ammo masih memiliki kekuatan untuk mengubah keadaan.

Mielnicki tidak sembrono dengan membalas pertukaran liar, dia kembali menggunakan pergerakan menyamping menjaga pertarungan tetap berada pada jarak yang menguntungkan nya, keputusan tersebut terbukti tepat, dua ronde terakhir kembali berjalan dalam kendali nya hingga bel akhir berbunyi.

Yang di sorot setelah kekalahan ini adalah kondisi Williams, sebelum menghadapi Mielnicki dia sudah mengalami kekalahan berat dari Carlos Adames dalam perebutan WBC berlangsung satu sisi dan memberikan dampak fisik yang cukup besar padahal dia bertarung sangat bagus meraih angka mutlak atas Wendy Toussaint pada Januari 2026.

Kemenangan ini jelas memperkuat posisi Mielnicki karena menghadapi nama besar, berhasil menjatuhkan nya kemudian mempertahankan selama 10 ronde hingga menang dengan skor yang sangat lebar.

Tetapi tidak harus menyebut nya sudah siap menghadapi seluruh petinju papan atas kelas menengah, ukuran tubuh Mielnicki menjadi faktor besar dalam pertandingan ini, ujian berikut nya harus di pertemukan yang memiliki ukuran serupa, kondisi fisik prima juga kemampuan untuk menekan tanpa memberikan jalan untuk bertinju dari luar.

Jika dia mampu melewati lawan seperti itu, kemenangan di Newark akan membawa nya ke percakapan lebih serius apalagi tahun ini dia sudah menang beruntun yang sebelum nya merusak rekor Omar Ulises Huerta lewat angka.

Yang tak kalah mengejutkan sebelum mereka berjingkrak, Alan Chaves si raja KO dari Argentina harus mengalami kekalahan pertama kali atas Eridson Garcia setelah di pukul jatuh total 4 kali tapi bertahan sampai ronde akhir.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top