Jadwal Berantakan, Moses Itauma Cidera Duel Melawan franklin Di Tunda

Moses Itauma Cidera

Cidera selalu datang di waktu yang paling tidak di inginkan oleh seorang petinju itulah yang kini di alami Moses Itauma salah satu prospek kelas berat paling menjanjikan, pertarungan yang sedia nya mempertemukan Itauma dengan Jermaine Franklin pada ajang Magnificent 7 terpaksa di tunda.

Namun di balik penundaan ini ada cerita yang jauh lebih besar, cidera Itauma tidak hanya jadwal yang bergeser ke 28 Maret tapi juga masa depan divisi kelas berat perlahan mulai membentuk ulang poros kekuatan nya.

Menurut keterangan resmi Queensberry promotions dia mengalami cidera selama masa persiapan, detail nya tidak di ungkapkan ke publik karena praktik umum dalam tinju profesional untuk menghindari eksploitasi kelemahan oleh calon lawan.

Bagi petinju muda cidera di masa ini selalu berbahaya karena fisik yang terganggu juga karena karir bisa tersendat, training camp tidak hanya latihan tapi di mana tubuh dan strategi bertemu dalam satu garis waktu.

Penundaan duel melawan Jermaine Franklin jelas bukan kabar baik, dia adalah lawan berpengalaman tangguh juga mampu merusak stamina serta kedewasaan ring seorang petinju muda yang siap naik level atau belum.

Jermaine bukan nama kecil di kelas ini, dia telah menghadapi lawan lawan elite berdiri di ring bersama petinju top dan memahami bagaimana bertahan di bawah kekacauan.

Bagi Itauma Franklin adalah lawan transisi berbahaya, tidak cukup besar untuk di sebut perebut gelar tetapi cukup berpengalaman untuk menjebak petinju muda.

Penundaan hingga 28 Maret berarti Itauma mendapat waktu pemulihan ekstra sedangkan Franklin mendapatkan waktu lebih panjang untuk mempelajari kelemahan nya.

Waktu tambahan tidak selalu menjadi keuntungan bagi petinju muda kadang semakin lama laga di tunda semakin besar pula tekanan mental yang muncul, di tengah kabar ini WBA melempar bom besar, Itauma di perintahkan menghadapi Murat Gassiev juara dunia reguler.

Nama Gassiev tidak hanya formalitas sabuk, dia adalah mantan monster cruiserweight yang telah membuktikan diri nya di kelas berat, kemenangan nya atas Kubrat Pulev menjadi tanda bahwa Gassiev masih sangar.

Jika duel ini benar terwujud itauma akan langsung melompat ke kelas elite tidak ada lagi istilah prospek.

Jika terjadi pertarungan Itauma vs Gassiev jauh lebih berbahaya di bandingkan Franklin, dia membawa kekuatan dan pengalaman laga besar termasuk melawan Usyk waktu sama2 di kelas penjelajah.

Selain jalur WBA nama Itauma juga di kaitkan dengan Lawrence Okolie dalam final eliminator WBC, ini juga wajib di tunggu karena menghadirkan Britania Raya vs Britania Raya.

Okolie punya gaya awkward dan kemampuan bertahan yang sering membuat lawan kebingungan, bila Itauma memilih jalur ini dia berpotensi menjadi penantang wajib WBC namun harus menghadapi gaya bertinju yang sulit di baca dan tidak populer di mata penonton.

Secara komersial duel Inggris selalu punya nilai jual tinggi tapi secara teknis Okolie adalah lawan yang bisa membuat prospek muda terlihat biasa biasa saja.

Tak butuh waktu lama sebelum nama Oleksandr Usyk ikut terseret dalam pembicaraan juara dunia kelas berat asal Ukraina itu di sebut sebut sebagai calon lawan masa depan bagi Itauma.

Ini tentu bukan rencana jangka pendek namun fakta bahwa nama Itauma sudah berada dalam percakapan sekelas Usyk menunjukkan betapa tinggi minat terhadap nya, namun menghadapi nya terlalu cepat akan menjadi kesalahan fatal.

Usyk adalah profesor tinju tapi jika Itauma melewati Franklin, Gassiev atau Okolie dengan meyakinkan maka pembicaraan itu tidak lagi terdengar mengada ada, keputusan setelah cidera ini akan menentukan apakah dia akan menjadi nama potensial atau calon raja baru kelas berat.

#Mosesitauma #Jermainefranklin #Beritatinjuterbaru #Kelasberat

Scroll to Top