Headline

Dina Thorslund Kembali Jadi Undisputed, Dainier Pero Menang TKO

Thorslund juara undisputed usai kalahkan Johnson

Caribe Royale Resort di Orlando menjadi saksi dua kemenangan dengan cerita berbeda, Dina Thorslund menduduki puncak tertinggi divisi bantamweight setelah menundukkan Cherneka Johnson dalam pertarungan perebutan gelar undisputed, sementara Dainier Pero melanjutkan langkah nya di kelas heavyweight dengan menghentikan Aleem Whitfield pada ronde ketiga.

Thorslund menjadi pusat perhatian setelah menuntaskan 10 ronde tanpa kehilangan satu pun ronde, ketiga juri memberikan skor mutlak 100-90, menggambarkan betapa dominan nya petinju Denmark itu dalam pertarungan utama MVPW-05.

Sejak bel pertama, Thorslund tidak memberi Johnson banyak kesempatan untuk mengatur juga membangun serangan balik, kombinasi pukulan yang bertubi-tubi dan volume serangan tinggi membuat lawab lebih sering berada dalam posisi terus siaga dengan dobel cover.

Johnson sebetul nya membutuhkan perubahan besar setelah memasuki paruh kedua pertandingan tapi juara bertahan itu tidak mampu menemukan solusi untuk menghentikan tekanan lawan nya.

Thorslund terus memaksa mendekat dan melanjutkan serangan, akibat nya Johnson tidak mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan permainan ofensifnya.

Keputusan juri akhir nya memastikan kebangkitan Thorslund ke puncak, kemenangan ini membuat nya kembali menguasai seluruh sabuk utama yakni WBA, WBC, IBF, dan WBO.

Thorslund sebelum nya merupakan pemegang gelar WBC dan WBO di kelas yang sama namun pada Juni 2025 dia mengosongkan kedua sabuk setelah mengumumkan kehamilan nya tapi sangat di sayangkan dia mengalami keguguran.

Kemudian dia kembali naik ring pada Januari 2026 dan merebut gelar interim WBC kelas featherweight tak lama Thorslund kembali turun ke 118 pound untuk menantang Johnson.

Selama Thorslund tidak aktif, Johnson mengumpulkan sabuk sabuk yang di tinggalkan dan memasuki pertarungan sebagai juara undisputed, status ini hanya bertahan sampai malam pertarungan di Orlando.

Usai kemenangan, Thorslund merayakan nya dengan penuh emosi, dia membawa putra nya ke dalam ring dan membagikan momen tersebut bersama sang anak setelah berhasil menyelesaikan perjalanan comeback yang penuh tantangan.

2. Dainier Pero Hentikan Aleem Whitfield dalam Tiga Ronde.

Pada bagian lain dari kartu yang sama, Dainier Pero kembali mencatat kemenangan cepat di kelas heavyweight.

Petinju Kuba berusia 26 tahun menggunakan keunggulan ukuran tubuh, jab serta body shot untuk membuat Aleem Whitfield tak berdaya sejak awal, pertarungan yang di jadwalkan berlangsung 10 ronde itu di hentikan pada ronde ketiga.

Pero, seorang southpaw dengan tinggi 6 kaki 5 inci, menjaga Whitfield di jarak yang jauh untuk di jangkau, pukulan jab terus masuk membuat lawan tak bisa mendekati sementara pukulan ke tubuh menjadi senjata tambahan.

Perbedaan jangkauan dan kemampuan terlihat sejak bel berdering, Whitfield rak bisa menemukan cara untuk melewati pertahanan Pero sedangkan petinju Kuba itu dapat mengatur posisi pertarungan dengan relatif aman.

Memasuki ronde ketiga, akumulasi pukulan mulai memberikan dampak serius, Pero terus menemukan sasaran sementara Whitfield tidak mampu memberikan respons yang cukup, wasit tak punya pilihan lain dengan menghentikan pertandingan dan memberikan kemenangan TKO.

Hasil ini membuat Pero mempertahankan gelar WBA Continental United States heavyweight sekaligus memperbaiki rekor nya menjadi 14-0 dengan 11 kemenangan KO dan hampir sama saat dia meraih kemenangan atas Donald Haynesworth di tempat ini juga.

Pero sendiri memiliki latar belakang amatir yang kuat, pernah meraih medali emas Pan American Games dan juga tampil di Olimpiade tapi kemenangan cepat atas Whitfield belum memberikan gambaran penuh mengenai seberapa tinggi potensi nya di antara para heavyweight papan atas.

Pada usia 26 tahun, tantangan berikut nya menjadi semakin berat, Pero membutuhkan lawan yang mampu menyerap pukulan nya dan memaksa nya beradaptasi ketika strategi awal tidak berjalan atau sampai berakhir di keputusan juri.

Bila berhasil melewati ujian seperti itu, barulah posisi Pero di antara heavyweight yang lebih serius dapat di nilai dengan lebih jelas.

#DinaThorslund #DainierPero #MVP

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top