Angkat Tangan! Joe Joyce Putus Asa Di Atas Ring Melawan Artem Suslenkov Ronde 11

Joyce menyerah ronde ke 11 lawan Suslenkov

Karir Joe Joyce kembali mendapat pukulan telak, hadir di Moskow menjadi pendamping pertahanan gelar Murat Gassiev melawan Peter Kadiru, petinju asal Inggris itu secara mengejutkan memilih mengakhiri pertarungan pada ronde ke-11 setelah tak lagi mampu membendung tekanan Artem Suslenkov.

Momen tersebut terjadi ketika Suslenkov melancarkan rentetan pukulan keras ke arah kepala pada awal ronde ke-11, Joyce yang terlihat mulai kehilangan tenaga tidak lagi memberikan perlawanan dan menyerah memalukan menjauh dari pertarungan memberi isyarat bahwa sudah tidak ingin melanjutkan laga.

Sang wasit pun langsung menghentikan pertandingan dan menetapkan Suslenkov sebagai pemenang TKO, hasil itu memperpanjang catatan petinju Rusia menjadi 15 kemenangan tanpa kekalahan dan 10 di antara nya di raih KO.

Joyce harus menelan total lima kekalahan, sebelum duel ini dia kalah angka melawan Filip Hrgovic pada April 2025.

Sebelum duel berakhir pertandingan berlangsung seimbang, Joyce bermain lewat jab dan pukulan tangan kanan membuat nya unggul dalam pertukaran serangan, dengan postur tubuh yang lebih besar mantan peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu berusaha menjaga lawan tetap berada dalam kondisi terdesak.

Suslenkov tidak mau menjadi samsak, petinju berusia 30 tahun itu terus mencari kesempatan untuk masuk ke jarak dekat untuk mendaratkan hook kiri maupun overhand kanan.

Memasuki paruh akhir laga serangan nya semakin tajam dan kondisi fisik Joyce perlahan mulai menurun.

Pelatih Joyce sumpek melihat nya klewas klewes dan meminta meningkatkan serangan, meski merespons instruksi itu tenaga Joyce terus terkuras sehingga kesulitan mengimbangi lawan nya pada ronde terakhir.

Kemenangan ini menjadi salah satu hasil terbesar dalam karir Suslenkov juga berpeluang memperbaiki posisi nya di peringkat WBA yang sebelum nya berada di urutan ke-10.

Ucapan Joyce sebelum duel ini akan memenangkan gelar dunia di masa depan tidak terbukti malah berakhir memalukan.

“Saya ingin bertarung demi legacy, menunjukkan pada para fans bahwa saya belum usai dan bonus nya akan memenangkan gelar dunia, Saya pernah berada di sana dan inilah kesempatan nya”, ujar Joyce

Dari pandangan penulis, hasil ini bisa menjadi momen yang patut di renungkan oleh Joe Joyce, di usia yang telah menginjak 40 tahun kemampuan fisik  tentu sudah menurun banyak, apalagi sejak menelan 2 kekalahan KO dari Zhang Zhilei pada 2023, dia hanya sekali menang lawan Kash Ali, ini menunjukkan persaingan di level elite semakin berat.

Keputusan untuk terus bertarung atau mengakhiri karir memang sepenuh nya berada di tangan Joyce tetapi jika melihat perjalanan nya pensiun bisa menjadi pilihan yang harus di pertimbangkan.

#JoeJoyce #ArtemSuslenkov #KelasBerat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top