Petinju asal Kamerun berbasis di Kanada, Christian Mbilli tidak mau bermain main melawan Saul Canelo Alvarez untuk mempertahankan gelar WBC nya, ini adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk membuktikan bahwa dia orang pertama yang akan menghajar KO mantan juara tak terbantahkan dari Meksiko itu.
Tekanan panggung besar seperti nya tidak membuat dia kehilangan semangat, malah tidak sabar ingin segera berada dia atas ring, dengan gaya agresif dan volume pukulan nya itu mengaku tidak ingin terlalu membebani diri sendiri menjelang pertandingan, tetap santai karena percaya sudah memiliki modal yang di butuhkan untuk menghadapi Canelo.
“Pola pikir saya sekarang adalah akan menjalani semua nya dengan santai dan akan rileks, saya tahu bisa mengalahkan nya karena punya semua kemampuan untuk memenangkan pertarungan ini, saya akan pergi ke sana melakukan apa yang saya bisa, kata Mbilli bersama DAZN“
Keyakinan tersebut juga tidak terlepas dari penilaian nya terhadap kondisi Canelo, waktu di face off Mbilli sudah mengatakan sudah tua melewati masa jaya nya, tapi dia tidak menganggap nya remeh mengingat pengalaman dan kemampuan nya membuat pertarungan ini sangat berbahaya.
“Ini adalah waktu yang sangat bagus, waktu yang tepat bagi saya untuk menghadapi nya, dia masih sangat berbahaya, punya kekuatan besar, punya kemampuan counter-punch yang bagus, Saya harus berhati-hati, tetapi saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk menghentikan nya.”
Mbilli sudah mengejar kesempatan menghadapi Canelo selama kurang lebih lima tahun, sekarang dia memasuki pertarungan sebagai juara sedangkan Canelo datang untuk menantang.
“Saya sangat bangga, saya sudah mengejarnya selama sekitar lima tahun, kami sudah menunggu pertarungan ini dan sekarang saya adalah juara nya, sementara dia adalah penantang nya. Saya sangat bangga dan sangat bahagia sekarang,”
Dulu sebelum di angkat menjadi juara penuh, mungkin tidak ada yang peduli dengan Mbilli, sekarang Canelo berusaha merebut kembali gelar yang sebelum nya di rampas oleh Terence Crawford.
Mbilli pun sudah membayangkan apa yang akan terjadi jika berhasil membuat kejutan, kemenangan atas Canelo akan dirayakan besar-besaran di beberapa negara yang memiliki hubungan kuat dengan perjalanan hidup nya termasuk Kamerun, Prancis dan Quebec Kanada.
Ambisinya tidak berhenti pada satu kemenangan besar ini, Mbilli ingin pertarungan melawan Canelo menjadi bagian dari perjalanan menuju status yang lebih tinggi ingin dikenang bersama para legenda tinju dunia.
“Saya ingin menuliskan nama saya dalam sejarah tinju sebagai petarung yang luar biasa, seperti Sugar Ray Leonard, seperti Marvin dan banyak petinju lainnya, saya ingin menjadi legenda olahraga ini.”
Sikap Mbilli menjelang duel ini tidak hanya berharap Canelo memberikan pertarungan besar tapi datang dengan harapan kuat bahwa memang mampu mengalahkan petinju yang selama bertahun tahun ingin dia hadapi.









