Headline

Duel Unifikasi Paro-Haney Terganjal Uang, Berapa Harga Sang Juara IBF?

Liam Paro minta bayaran besar atas Haney

Devin Haney rupa nya tidak bersedia membayar jumlah yang di minta Liam Paro untuk pertarungan unifikasi kelas welter, menurut laporan jurnalis Australia Peter Badel, juara IBF tersebut menginginkan bayaran sebesar 2,5 juta dolar Australia setara kurang lebih 1,73 juta dolar AS untuk menghadapi pemegang gelar WBO itu.

Informasi itu dikutip EverythingBoxing dari komentar Badel yang di bagikan melalui akun @JaiMcAllisterx, tim Paro merasa frustrasi karena belum menemukan pertarungan yang sesuai dengan nilai bayaran yang mereka inginkan.

“Saya sudah berbicara dengan tim Liam Paro, mereka sedikit frustrasi dan sedang berusaha mendapatkan pertarungan yang tepat dengan bayaran yang sesuai untuk Liam. Saya mendapat informasi bahwa dia meminta sekitar 2,5 juta dolar Australia untuk melawan Haney dan dia tidak ingin membayar sebesar itu kepadanya,” 

Kabar ini memberi warna baru pada pemberitaan BTT sebelum nya, Juara IBF Liam Paro Tantang Garcia dan Haney Usai di tuding Menghindar, saat itu dia menegaskan bahwa menerima kemungkinan menghadapi kedua petinju tersebut dan membantah sengaja menghindari maupun meminta bayaran berlebihan. 

Sekarang angka yang di sebut Badel menjadi satu petunjuk mengenai persoalan yang mungkin menghambat terwujudnya duel melawan Haney, namun ada satu informasi yang belum terungkap, berapa sebenar nya tawaran dari pihak Haney, tanpa mengetahui nya permintaan 1,73 juta dolar AS belum cukup bukti untuk menyimpulkan bahwa Paro memasang harga terlalu tinggi, bisa saja kedua kubu memiliki perhitungan berbeda mengenai nilai pertarungan yang mempertemukan juara IBF dan WBO.

Duel ini akan menawarkan kesempatan untuk merebut sabuk tambahan walaupun Haney sendiri sudah saling tantang dengan Shakur Stevenson, seperti nya akan terjadi tapi belum ada pengumuman resmi, sementara Paro akan mempertaruhkan gelar IBF yang di raih nya setelah mengalahkan Lewis Crocker pada Juni 2026.

Ryan Garcia juga masih berada dalam daftar lawan yang di inginkan Paro namun saat ini juara WBC itu tengah di isukan dengan rencana pertarungan melawan Teofimo Lopez pada 2027 dan masalah penantang wajib nya Jack Catterall belum ada kejelasan, jalur menuju duel ini pun masih bergantung pada perkembangan ke depan nya.

Belum ada dasar yang cukup untuk menyebut Paro sebagai pihak yang menggagalkan negosiasi ataupun menuduh Haney menghindari nya, fakta yang ada baru menunjukkan ada nya perbedaan soal bayaran, jika mereka memang ingin bertarung maka salah satu pihak harus bersedia mengubah tuntutan nya agar kesepakatan bisa tercapai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top