Headline

21 Tahun Di Tinju, Aaron McKenna Akhirnya Jadi Juara Dunia Berkat Zuffa Boxing

Konfrensi pers Aaron McKenna usai juara IBF

Aaron McKenna akhir nya mencapai tujuan yang sudah di kejar nya, dia berhasil membawa pulang ke rumah gelar juara dunia kelas menengah IBF setelah mengalahkan Etinosa Oliha dalam pertarungan 12 ronde di 3Arena Dublin.

Kemenangan ini menjadi jauh lebih berarti karena diraih di hadapan publik Irlandia, malam itu tidak hanya tentang memenangkan sebuah sabuk tetapi juga menutup periode panjang dalam karir nya yang penuh penantian.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, McKenna mengungkapkan bahwa diri nya sudah berada di dunia tinju selama 21 tahun, menjadi juara dunia sejak lama merupakan impian sehingga keberhasilan ini belum sepenuh nya terasa nyata.

“Ini benar-benar terasa luar biasa, selama 21 tahun saya berada di olahraga ini dan akhirnya menjadi juara dunia. Ini benar-benar sesuatu yang saya impikan sepanjang hidup saya. Sekarang ketika semuanya menjadi kenyataan, saya rasa butuh waktu cukup lama bagi saya untuk benar-benar menyadarinya,” ujar McKenna.

Perlu di ketahui, angka 21 tahun yang di sebut McKenna bukan berarti dia sudah 21 tahun berstatus petinju profesional, dia mulai menekuni tinju sejak masih berusia sekitar enam tahun, jauh sebelum melakukan debut profesional pada 2017, dengan begitu yang di maksud adalah sekitar dua dekade lebih perjalanan hidup nya di olahraga tinju.

Perjalanan menuju gelar tidak berlangsung singkat, McKenna merasa dan sang kakak Stephen McKenna telah menunggu terlalu lama untuk mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuan mereka di panggung besar.

Menurut McKenna, sudah mengetahui sejak usia muda bahwa memiliki kemampuan untuk bersaing di level tinggi, dia mengingat ketika berusia 16 tahun dan menjalani pengalaman bertinju serta berlatih di Amerika Serikat menghadapi petinju dengan level yang sudah mendekati standar dunia tapi kemampuan itu tidak membuat karir nya berjalan sesuai harapan.

Dia mengaku merasa tertahan selama bertahun tahun, kesempatan untuk menjadi petarung utama dalam sebuah pertarungan perebutan gelar dunia di Irlandia memiliki arti yang sangat besar bagi nya.

Perubahan besar dalam perjalanan McKenna datang ketika dia mendapatkan kesempatan bersama Zuffa Boxing.

McKenna secara terbuka menyampaikan rasa terima kasih nya kepada Dana White dan Nick Khan atas kesempatan yang di berikan kepada nya, dia juga memberikan penghargaan kepada manajer nya Mike Brio yang telah memainkan peran dalam membantu membuka jalan menuju pertarungan ini.

Bergabung dengan Zuffa adalah pintu yang akhir nya membawa ke panggung yang selama ini dia tunggu, lebih istimewa lagi kakak nya Stephen juga tampil dalam kartu yang sama menghajar lawan nya hanya dalam hitungan detik, kini semua nya terjadi dalam satu malam dengan Aaron bahkan berhasil merebut gelar dunia.

Dukungan penonton di 3Arena menjadi bagian tak terlupakan, McKenna mengaku atmosfer yang di rasakan jauh lebih besar dari pada perkiraan nya sebelum pertandingan.

Dia juga menceritakan bagaimana harus tetap disiplin dan tidak terbawa suasana terutama setelah menyaksikan Stephen McKenna meraih kemenangan spektakuler sebelum naik ring.

Di balik perayaan tersebut terdapat perjalanan panjang keluarga McKenna yang membuat kemenangan itu semakin personal.

Aaron menyebut ayah nya memiliki peran besar dalam perjalanan mereka sejak kecil, dia dan saudara saudara nya tumbuh bersama dalam lingkungan tinju dan menjalani proses panjang untuk mencapai level profesional.

Karena itu ketika di tanya apakah keluarga mereka akan memiliki momen untuk duduk bersama dan menyadari bahwa mereka akhir nya berhasil, Aaron mengakui bahwa pencapaian ini mungkin membutuhkan waktu untuk benar benar meresap.

“Ini akan membutuhkan waktu untuk benar-benar saya sadari, perjalanan ini sudah berlangsung lama sampai akhir nya saya menjadi juara dunia, saya sudah memimpikan hal ini begitu lama dan sekarang akhirnya menjadi kenyataan. Sejujurnya, saya bahkan tidak bisa menggambarkan perasaan tersebut,” kata McKenna.

McKenna tidak menunjukkan tanda ingin menikmati gelar ini terlalu lama tanpa kembali bertarung, dia ingin menjadi juara dunia yang aktif, target utama nya adalah menyatukan gelar kelas menengah dengan menghadapi para juara lain bahkan membuka kemungkinan naik ke kelas menengah super bila tidak mendapatkan pertarungan yang dia inginkan di kelas ini.

Sikap nya ini menunjukkan bahwa gelar IBF bukanlah tujuan akhir, bagi petinju berusia 27 tahun itu telah melewati begitu banyak penantian Aaron McKenna akhir nya mendapatkan malam yang selama ini dia tunggu.

#AaronMcKenna #ZuffaBoxing #StephenMcKenna

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top