Headline

Daniel Dubois Hormati Fabio Wardley: “Perang Sudah Berakhir”

Dubois hormati Wardley usai bertarung

Daniel Dubois dan Fabio Wardley sudah menuntaskan urusan mereka di atas ring, setelah saling bertukar pukulan dalam pertarungan 2 ronde, sang juara akhir nya memeluk dan mengangkat tangan usai di umumkan pemenang.

Momen itu memberi penjelasan mengenai sikap Dubois pada Wardley sang mantan juara WBO itu, sebelum nya dia menolak berjabat tangan dengan rival nya mengatakan kami bukan teman, dan yang paling menghina adalah pukulan nya seperti bayi, Wardley merespon nya santai hanya mengingatkan untuk kembali melihat rekaman ulang ucapan nya.

Wawancara bersama DAZN setelah kemenangan di ruang ganti, Dubois menjelaskan bahwa tidak berteman bukan berarti tidak saling menghormati, persaingan di atas ring bukan untuk menyimpan permusuhan setelah pertarungan selesai.

“Setelah pertarungan, kami adalah para gladiator, saya mengangkatnya dan memeluknya. Namun, sebelum itu, semuanya adalah perang, dia tahu apa yang saya maksud, semuanya tentang rasa hormat, sekarang perang sudah berakhir, semua nya kembali damai dan kami melanjutkan jalan masing-masing,” kata Dubois.

Setelah mempertahankan gelar nya, beberapa nama di sebut oleh host termasuk Filip Hrgovic, Agit Kabayel dan juga kemungkinan menghadapi pemenang duel Anthony Joshua melawan Tyson Fury.

Dubois belum menentukan pilihan nya, tapi Hrgovic sudah lebih dulu menantang nya untuk rematch di bulan Maret atau April tahun depan, pertemuan pertama mereka berakhir TKO setelah mata juara IBF itu mengalami luka yang memaksa dokter tidak mengijinkan lanjut.

Dendam itu masih di bawa nya sampai sekarang oleh Hragovic, dia tak akan pensiun sebelum mengalahkan nya dengan atau tanpa sabuk di masa mendatang, keinginan nya masih terhalang oleh mandatory Frank Sanchez yang rela mundur agar dia bisa memperebutkan nya dengan Moses Itauma, dengan syarat petinju Kuba itu akan langsung menghadapi pemenang dalam duel tersebut.

Selain itu ditanya mengenai Kabayel, Dubois tidak memastikan bahwa negosiasi pertarungan sudah berlangsung, karena juara WBC itu masih akan bertarung dengan Nelson Hysa November mendatang.

“Saya harus duduk bersama tim dan memikirkan nya, saya hanya akan menghadapi salah satu dari mereka dalam pertarungan besar untuk menyatukan gelar, saya sudah banyak mendengar pembicaraan tentang Kabayel, jadi kita lihat saja, dia atau siapa pun dari nama-nama besar lain nya,”

Kemenangan atas Wardley ini tidak membuat nya merasa bisa mengalahkan siapa pun dengan mudah, sebab setiap lawan tetap harus dihadapi dengan serius.

“Tidak, saya tidak bisa meremehkan siapa pun, ini mengirimkan pesan kepada divisi kelas berat dan memang itulah tujuan nya,”

Dubois tidak ingin terlena atau pujian oleh kemenangan yang baru di raih nya, dia memang berhasil melewati Wardley tetapi tantangan ke depan nya bisa datang dari petinju dengan kekuatan dan gaya bertarung yang tak akan sama.

Fabio Wardley mengakui semua kesalahan nya, tidak menyalahkan siapapun termasuk pelatih nya karena strategi yang di siapkan tidak bisa dia terapkan dengan baik sehingga kenyataan pahit harus dia terima dengan lapang dada.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top