Headline

Zuffa Boxing Mulai Tunjukkan Taringnya, Gelar 2 Event dalam Sepekan

Zuffa gelar 2 acara dalam sepekan

Zuffa Boxing tidak punya banyak waktu untuk beristirahat, setelah selesai menggelar satu acara, mereka sudah harus berkemas menyambut pertandingan lain nya karena November ini akan menggelar 2 event hanya dalam rentang 7 hari, 7 November 2026 di Copper Box Arena London dan 14 November di Riyadh Arab Saudi.

Dua kota, dua negara, dan dua acara dalam satu pekan, Frekuensi seperti ini memperlihatkan betapa serius nya Zuffa membangun kalender pertandingan, apalagi ini bukan lagi acara pertama atau kedua.

Zuffa Boxing 12 akan di pimpin oleh mantan juara dunia WBO kelas cruiserweight, Chris Billam-Smith menghadapi Cheavon Clarke rival lama sesama dari Inggris.

Pada partai pendamping utama, Denzel Bentley akan berhadapan dengan Shane Mosley Jr, mantan juara WBO itu akan menjajaki kekuatan dari keluarga yang sudah lama di kenal dalam olahraga ini.

Kartu pertandingan ini juga menghadirkan Zach Parker yang akan menghadapi Umar Dzambekov, Parker pernah berada dalam persaingan perebutan gelar dunia WBO interim di kelas super menengah, sehingga kehadiran nya ikut menambah bobot acara di London.

Setelah itu langsung beralih ke Riyadh, Zuffa Boxing 13 akan menampilkan juara dunia WBC kelas menengah Carlos Adames melawan petinju Wales Gerome Warburton, dia baru bergabung pada Oktober lalu melalui kontrak multi-pertarungan, sekarang sudah mendapat tempat sebagai bintang utama dalam salah satu acara mereka.

Duel melawan Warburton ini berlangsung selama 10 ronde dengan batas berat 165 pon, ini bukan pertarungan mempertahankan sabuk WBC milik Adames.

Nama lain adalah Jason Moloney, mantan juara dunia kelas bantamweight tersebut akan menjalani debut nya bersama Zuffa Boxing dengan menghadapi Andres Teran, ada pula Bruno Surace yang akan bertemu petinju Polandia tak terkalahkan Kamil Bednarek, Surace pernah membuat kejutan besar dengan menghentikan Jaime Munguia dan kini dia kembali mendapat kesempatan tampil di panggung Zuffa.

Dua acara tersebut, Zuffa tidak hanya mengandalkan petinju muda yang sedang membangun nama, mantan juara dunia, juara dunia aktif, sampai petinju yang pernah terlibat dalam perebutan gelar juga masuk dalam susunan pertandingan mereka.

Ketika Para Pengkritik Terus Mempertanyakan Zuffa.

Sejak Dana White mengumumkan proyek Zuffa Boxing, kehadiran mereka memang tidak di terima begitu saja oleh semua orang, beberapa tokoh besar cukup keras menyampaikan keraguan mereka.

Eddie Hearn menjadi salah satu pengkritik yang paling vokal, Bos Matchroom Boxing itu mempertanyakan hasil kerja Zuffa sejak memulai proyek nya,bpada Oktober lalu, Hearn menyebut sepuluh bulan pertama Zuffa sesuatu yang sangat buruk dan menilai mereka belum menunjukkan hasil sesuai dengan janji awal.

Oscar De La Hoya juga tidak kalah keras, Bos Golden Boy Promotions ini pernah menggambarkan Zuffa sebagai semacam Trojan Horse, dia menuduh perusahaan itu menggunakan bayaran besar untuk menarik nama-nama terkenal sebelum nanti nya bisa menurunkan nilai kontrak petinju lain.

Frank Smith CEO Matchroom Boxing, juga pernah mempertanyakan kualitas acara yang di selenggarakan Zuffa, oada Juni lalu dia menyindir bahwa sejauh itu hasil kerja mereka belum sebanding dengan perhatian besar yang di terima.

Kritikan ini tentu tidak bisa di hapus begitu saja, Zuffa memang masih harus membuktikan bahwa mereka mampu bertahan dalam persaingan jangka panjang, menggelar beberapa acara besar belum menjamin keberhasilan promotor.

Tetapi perkembangan kalender pertandingan mereka juga tidak bisa kita sepelekan, Zuffa terus menambah jumlah acara, merekrut petinju baru dan memperluas jangkauan penyelenggaraan ke berbagai negara.

Perkembangan ini menjadi jawaban bagi mereka yang dari awal meragukan keseriusan Dana White, para pengkritik boleh saja terus menyampaikan pendapat nya, tetapi Zuffa punya cara sendiri untuk memperlihatkan apa yang sedang mereka bangun dan tidak akan hancur karena proyek ini jangka panjang bukan sprint.

Zuffa mungkin belum memenangkan persaingan dengan promotor lama, perjalanan mereka juga masih panjang, tetapi sudah mulai terlihat, mereka datang bukan untuk mencoba-coba dan sejauh ini belum menunjukkan keinginan untuk mundur.

Menggelar dua acara dalam rentang satu pekan memang bukan yang pertama, Top Rank pernah melakukan nya pada Juni 2020 hanya berselang dua hari, saat itu Shakur Stevenson menghadapi Felix Caraballo pada 9 Juni, kemudian Jessie Magdaleno naik ring melawan Yenifel Vicente pada 11 Juni.

Matchroom Boxing juga pernah menggelar rangkaian Fight Camp pada Agustus 2020 dengan jadwal yang berdekatan dari tanggal 1, 7, 14 dan 22, itu terjadi selama pandemi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top