Tinggalkan Ke 3 Gelar! Siapa Sebenar nya Jesse Bam Rodriguez?

Jesse Bam Rodriguez lepas semua gelar nya

Di saat banyak petinju menghabiskan waktu untuk mengumpulkan sabuk juara dunia, Jesse Bam Rodriguez membuat keputusan yang mengejutkan saat tinggal selangkah lagi menjadi juara undisputed di kelas super flyweight, petinju asal Amerika Serikat itu memilih melepaskan seluruh gelar yang di miliki nya naik ke divisi yang lebih tinggi.

Keputusan itu mengundang perhatian sebab di usia yang masih muda sudah masuk dalam daftar petinju terbaik dunia P4P versi banyak pengamat.

Lalu siapa sebenar nya Jesse Rodriguez yang kini di sebut sebut sebagai salah satu wajah masa depan Amerika?

Lahir dari Keluarga Tinju di San Antonio, Jesse James Rodriguez Franco lahir pada 20 Januari 2000 di San Antonio Texas, meski kini di kenal sebagai salah satu petinju paling berbakat Bam sebetul nya tidak langsung jatuh cinta pada olahraga tinju. 

Saat kecil dia lebih tertarik bermain sepak bola dan skateboard bersama teman teman nya, namun berubah ketika mulai mengikuti kakak nya ke sasana yang tak lain Joshua Franco mantan juara dunia yang juga pernah memegang gelar kelas super flyweight. 

Kehadiran sang kakak membuat Bam semakin sering berada di lingkungan tinju hingga akhir nya memutuskan menekuni nya dengan serius, bakat nya langsung terlihat sejak usia muda dan tidak butuh waktu lama bagi Rodriguez untuk menjadi salah satu petinju amatir terbaik di Amerika Serikat.

Sebelum menjadi bintang profesional Bam sudah lebih dulu terkenal di level amatir, dia menjuarai berbagai turnamen nasional dan menjadi salah satu prospek paling menjanjikan.

Prestasi amatir nya antara lain mencakup gelar National PAL Championships juga National Youth Championships, kesuksesan itu membuat banyak pelatih waktu itu percaya bahwa Rodriguez memiliki masa depan cerah di dunia profesional.

Rodriguez memulai karir profesional nya pada Maret 2017 saat masih berusia 17 tahun, dari sini sudah terlihat gaya bertarung nya memiliki kombinasi kecepatan dan akurasi sangat cerdas menghindar saat di serang balik.

Dia sudah terbiasa membaca kebiasaan lawan dan menyerang lewat tipuan tangan membuat kebingungan, kualitas tersebut membuat rekor kemenangan nya terus bertambah tanpa mengalami kekalahan.

Nama nya mulai di kenal luas pada tahun 2022 ketika mendapat kesempatan untuk menghadapi Carlos Cuadras dalam perebutan gelar dunia WBC kelas super flyweight yang kosong.

Kala itu Rodriguez di nilai terlalu muda dan kurang berpengalaman untuk menghadapi mantan juara dunia sekaliber Cuadras namun yang terjadi dia mampu menguasai seluruh jalan nya duel dan berhasil meraih kemenangan lewat angka mutlak.

Dari petinju muda yang belum banyak orang tau tiba tiba Bam berubah menjadi bahan ngerumpi di kalangan fans, sejak saat itulah karir nya melesat dengan sangat cepat.

Setelah menjadi juara Rodriguez tidak berhenti berkembang, dia turun ke kelas flyweight dan berhasil merebut gelar juara dunia WBO ketika melawan Christian Gonzalez juga IBF merampas dari pinggang Sunny Edwards di tahun 2023.

Keberhasilan menaklukkan dua divisi berbeda membuat nya semakin meningkat, banyak analisis mulai memasukkan nama nya ke dalam daftar pound for pound terbaik dunia tidak sedikit pula yang menyebut nya sebagai penerus generasi petinju elite kelas terbang super.

Namun Bam belum berhenti dia kembali ke kelas super flyweight dan merebut lagi gelar dunia WBC sebelum menambah koleksi sabuk WBO dan WBA, dalam waktu yang singkat Rodriguez berhasil menguasai tiga dari empat gelar utama di kelas 115 pound.

Memasuki tahun 2026 dia sebenar nya berada dalam posisi yang sangat strategis memegang 3 gelar dunia utama dan hanya membutuhkan satu sabuk lagi untuk menjadi juara tak terbantahkan.

Peluang itu semakin terbuka setelah Andrew Moloney merebut gelar IBF yang kosong di jepang beberapa waktu yang lalu, banyak penggemar berharap Rodriguez akan tetap bertahan di kelas super flyweight untuk menyelesaikan misi nya.

Namun keputusan yang di ambil begitu mengejutkan di memilih meninggalkan seluruh gelar demi tantangan baru sekaligus ingin menjadi juara 3 divisi.

Menjelang pertarungan nya melawan Antonio Vargas di kelas bantamweight Rodriguez dia resmi mengosongkan seluruh gelar dunia super flyweight yang di miliki nya, WBC bahkan mengeluarkan ungkapan khusus untuk mengucapkan terima kasih kepada Rodriguez atas kontribusi nya sebagai juara dunia.

Naik ke bantamweight membuka peluang yang jauh lebih besar baik dari sisi finansial maupun warisan karir, selain tidak perlu lagi bersusah payah menurunkan berat badan hingga 115 pound Rodriguez juga memiliki kesempatan untuk menambah gelar dunia di divisi baru.

Jika berhasil menang pencapaian tersebut tentu akan semakin memperkuat posisi nya sebagai salah satu petinju terbaik saat ini, namun banyak pengamat percaya tujuan Bam tidak berhenti sampai di sana.

Salah satu alasan mengapa keputusan Rodriguez terus melaju adalah mengejar kemungkinan duel besar melawan Naoya Inoue di masa depan.

Monster jepang saat ini masih menjadi raja kelas super bantamweight dan salah satu petinju terbaik di dunia tanpa memandang kelas, bila Rodriguez sukses menguasai divisi ini jalan menuju pertarungan super itu hanya tinggal selangkah lagi walaupun masih ada banyak rintangan yang harus di lalui terlebih dahulu.

Melihat perkembangan nya sejauh ini tidak sedikit yang percaya bahwa Bam Rodriguez memiliki kemampuan untuk mencapai level tersebut.

#JesseBamRodriguez #AntonioVargas #NaoyaInoue

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top