Headline

Alberto Puello Tertawa, Dalton Smith Bukan Lawan Sulit

Alberto Puello yakin menang mudah atas Dalton Smith

Dalton Smith sukses merebut gelar WBC setelah menghentikan Subriel Matias, tetapi Alberto Puello yang sudah pernah berbagi ring dan kehilangan sabuk nya sebelum pindah ke tangan Dalton menganggap Matias lebih sulit di hadapi dari pada juara Inggris ini yang sebentar lagi saling jotos di Sheffield pada 24 Oktober.

Puello tertawa saat host menanyakan apakah Smith adalah lawan paling berat selama ini, dia menjelaskan alasan nya, kemenangan nya atas Matias memang di akui tetapi dia menilai gaya kedua petinju itu lebih menentukan dari pada hasil yang sudah terjadi.

“Dia memang mengalahkan Subriel Matias, namun menurut saya, Matias sedikit lebih sulit di hadapi dari pada dia,” kata Puello 

Saat bertarung dengan nya Matias terus maju, bersedia menerima pukulan, lalu membalas dengan serangan bertubi-tubi, Smith berhasil menghentikan gaya seperti itu, tapi dia akan menghadapi petinju yang terus menekan berbeda dengan berusaha menyentuh lawan yang lihai menghindar dan tidak mau diam di satu tempat.

“Saya petinju dengan pertahanan yang bagus, saya tahu cara bergerak di atas ring. Subriel Matias hanya punya satu cara bertarung, terus maju, menerima pukulan, lalu membalas nya, saya tahu cara memukul tanpa terkena pukulan,” 

Itulah permainan yang ingin dia bawa ke Sheffield, Puello akan memancing Smith melancarkan serangan, kemudian mencari kesempatan untuk membalas tanpa membiarkan sang juara membangun tekanan, bila dia kesulitan dan terus mengejar bisa kehilangan banyak tenaga sebelum berhasil melancarkan serangan.

Puello mengatakan dirinya bisa menang tanpa harus menjalani pertarungan yang rumit.

“Dengan pengalaman saya, kemampuan memukul tanpa terkena pukulan, serta keterampilan yang saya miliki, saya pikir saya bisa mengalahkannya dengan mudah,” katanya.

Selama di profesional, dia menyebut Gary Antuanne Russell lawan yang jauh lebih merepotkan di bandingkan Smith, hasil nya merusal rekor nya lewat majority decision, dia tak gentar sama sekali meskipun akan bertarung di kandang lawan.

Dukungan penonton Sheffield juga masuk dalam perhitungan nya, Smith akan tampil di hadapan publik sendiri dengan harapan besar agar memberikan pertunjukan yang memuaskan, Puello justru melihat nya kesempatan bagus yang bisa membuat lawan nya terburu-buru, dia bisa tetap tenang dan mengikuti rencana sementara Smith mungkin merasa perlu mengambil inisiatif lebih besar.

Meski mengandalkan pertahanan, Puello tidak berniat hanya bertahan hingga 12 ronde selesai, dia menyatakan siap menang melalui keputusan angka, tetapi akan mengambil kesempatan untuk menghentikan Smith jika sang juara terlalu ceroboh dan membuka pertahanan.

Kekalahan Smith akan memberi bahan baru kepada orang-orang yang selama ini meragukan kualitas lawan-lawan dalam rekor tak terkalahkan nya, sebagian bisa saja mengecilkan kemenangan atas Matias dengan alasan gaya nya cocok untuk di hadapi Smith, pomotor nya Eddie Hearn juga akan menghadapi pertanyaan sulit jika petinju andalan nya gagal mempertahankan gelar.

Puello harus membuktikan omongan nya bahwa gaya bertahan nya memang bisa membuat Smith tak bisa menyentuh nya, jika sampai dia kalah lewat angka tipis penggemar akan buka topi untuk memberikan hormat, tapi dengan KO dia akan di tertawakan dan siap menutup wajah nya keluar dari dalam arena.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top