Nasib buruk menimpa Brandon Figueroa, baru saja bersiap mempertahankan gelar kelas bulu WBA, tetapi sabuk juara yang melekat pada nya sudah hilang sebelum naik ring karena gagal memenuhi batas berat badan saat penimbangan resmi, sehingga pertarungan nya melawan Tomoki Kameda sekarang memiliki konsekuensi berbeda bagi kedua petinju.
Figueroa mencatat berat 127,4 pon di The Cosmopolitan Las Vegas atau 1,4 pon di atas batas maksimal kelas bulu yang ditetapkan sebesar 126 pon, sementara itu Kameda berhasil memenuhi persyaratan dengan berat 125,8 pon.
Akibat kegagalan itu Figueroa tidak lagi berhak mempertahankan sabuk nya dalam pertandingan ini, Kameda menjadi satu-satu nya petinju yang memenuhi syarat untuk merebut gelar WBA, bila petinju Jepang itu menang akan menjadi juara dunia baru, apabila Figueroa yang memenangkan pertandingan sabuk itu tetap tidak akan kembali kepada nya.
Situasi ini tentu menjadi pukulan berat bagi Figueroa, terlebih dia datang ke pertarungan setelah meraih kemenangan besar atas Nick Ball di Inggris, pada 7 Februari lalu dia merebut gelar dengan kemenangan KO pada ronde ke-12 di Liverpool sekaligus membuka peluang bagi nya untuk masuk dalam pembicaraan menuju pertarungan melawan Naoya Inoue yang kabar nya sebentar lagi akan naik dan tidak menunggu Bam Rodriguez.
Inoue juara dunia empat baru-baru ini menyatakan rencana untuk mulai mempersiapkan perpindahan ke kelas bulu, dengan situasi tersebut, Figueroa semula memiliki kesempatan untuk memperkuat posisi nya sebagai salah satu pemegang gelar di divisi 126 pon sebelum mengejar pertarungan besar berikut nya.
Tapi kegagalan menimbang berat badan mengubah nya, Figueroa kini harus menghadapi Kameda tanpa kesempatan membawa pulang sabuk WBA sekalipun berhasil memenangkan pertarungan, bila ingin kembali menjadi juara dia perlu mengejar kesempatan perebutan gelar setelah pertandingan ini.
Padahal menjelang pertarungan, Figueroa sudah sangat yakin dengan persiapan nya walaupun sempat mengalami masalah cidera hamstring selama kamp latihan tetapi tetap menyatakan siap menghadapi Kameda.
Kenyataan nya, sabuk itu sudah lepas dari genggaman nya sebelum bel pertandingan berbunyi, fokus Figueroa adalah mengalahkan Kameda dan menjaga momentum karir nya meskipun kemenangan tersebut tidak akan mengembalikan status nya.
Peluang Kameda sekarang terbuka lebar, petinju veteran dengan rekor 42 kemenangan dan 5 kekalahan, termasuk 23 KO itu memiliki kesempatan merebut gelar dunia tanpa harus mengalahkan juara bertahan yang masih memenuhi batas berat badan.
Pertarungan Figueroa–Kameda menjadi partai tambahan utama dalam acara tinju “The Fight” yang disiarkan TNT dan DAZN yang di pimpin oleh Sebastian Fundora akan mempertahankan gelar kelas menengah junior WBC melawan penantang wajib asal Albania Ermal Hadribeaj.
Malam pertandingan ini bagi Figueroa adalah berusaha bangkit setelah kehilangan sabuk di atas timbangan bukan karena kalah perang, sedangkan Kameda cukup menang walaupun tipis tapi sudah sah membawa sabuk tertua di dunia itu.









