Headline

Devin Haney dan Shakur Stevenson Saling Bantah Soal Batas Berat 145 Pon

Haney dan Shakur saling bantah

Devin Haney dan Shakur Stevenson kini memberikan dua penjelasan berbeda mengenai gagal nya rencana pertarungan mereka. Haney mengaku telah menerima kesepakatan pada batas 145 pon, menuding Stevenson menghilang selama beberapa hari sebelum mencoba memasukkan klausul rehidrasi, sedangkan Shakur menyatakan bahwa Haney justru mengubah kesepakatan pada menit-menit terakhir dengan meminta pertarungan di batas penuh kelas welter 147 pon.

Haney menyampaikan bantahan nya melalui X, dia juga mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan Shakur sudah berlangsung sejak berencana bergabung dengan Zuffa Boxing.

“Kamu bohong, saya sudah setuju di 145 pon, tetapi kamu menghilang selama beberapa hari, kamu mencoba memasukkan klausul rehidrasi, saya menghabiskan enam bulan bernegosiasi denganmu,” tulis Haney.

Kemudian menuduh pihak Shakur melakukan berbagai hal yang membuat pertarungan tak terwujud termasuk mengalihkan nya kepada Keyshawn Davis, Haney menegaskan bahwa dia menerima  tanpa pembatasan berat badan setelah penimbangan resmi, bila benar ada permintaan tambahan agar berat badan nya tidak melewati angka tertentu pada pagi hari pertandingan, persyaratan nya tentu berbeda dari kesepakatan awal yang dia maksud.

Sumber: Devin Haney via X

Bagi Haney, yang harus menurunkan berat badan untuk memenuhi batas 147 pon, kebebasan memulihkan cairan dan berat tubuh setelah penimbangan merupakan hal penting, klausul rehidrasi yang ketat bisa membatasi proses pemulihan sebelum naik ring, dia menganggap persetujuan bertarung di 145 pon belum tentu menerima pembatasan tambahan.

Dari Shakur memiliki cerita lain, sebelum Haney mengeluarkan bantahan nya, petinju yang kini naik dari kelas ringan super 140 pon itu menuduh menarik kembali kesepakatan mereka.

“Pada saat-saat terakhir, setelah menyetujui 144 lalu 145 pon, pengacara DeeHoe mengirim email dan mengatakan bahwa dia hanya mau bertarung di 147 pon, benar-benar membuang waktu semua orang,” tulis Shakur di X.

Sumber: Shakur Stevenson via X

Shakur sebelum nya juga menerima tawaran 145 pon dari Haney melalui balasan singkat pada 8 Oktober: “145,0. KAMU SEPakat.”. sekarang mereka saling menuduh mengubah persyaratan, sementara isi email dari pengacara yang di sebut Shakur belum di perlihatkan kepada publik.

Tanpa dokumen negosiasi atau penjelasan lebih lengkap dari kedua tim, belum bisa di pastikan pihak mana yang mengubah kesepakatan lebih dulu, Haney menyoroti klausul rehidrasi sedangkan Shakur menekankan bahwa pihaknya menerima 145 pon sebelum mendapat permintaan baru untuk bertarung di 147 pon.

Perbedaan dua pon mungkin tampak kecil, tetapi bagi petinju yang harus mengatur berat badan secara ketat, perubahan batas dapat memengaruhi persiapan, Shakur harus naik kelas untuk menantang gelar WBO kelas welter milik Haney, sedangkan dia tidak ingin menerima persyaratan yang menurut nya dapat merugikan kondisi fisik pada malam pertarungan.

Haney juga mempunyai pilihan lain untuk mengejar pertarungan bernilai besar, termasuk kemungkinan duel dengan Ryan Garcia jika rencana menghadapi Teofimo Lopez tidak menghalangi jalur tersebut, namun.belum ada kepastian bahwa akan beralih ke pertarungan itu.

Rencana duel Haney–Shakur masih di bayangi saling tuduh, sampai rincian negosiasi mereka terbuka, penyebab persis pertarungan ini tidak terwujud masih belum dapat di pastikan.

Seandainya ini terjadi ke depan nya, mantan juara dunia Timothy Bradley melihat Haney layak jadi A-side walaupun dia sendiri masih menjagokan Shakur untuk menang karena kemampuan nya untuk meredam kecerdikan lawan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top