Tony Bellew tidak puas melihat cara Ben Whittaker menutup pertarungan nya melawan Connor Wallace, di mata mantan petinju Inggris itu dia sudah menguasai jalan nya pertandingan selama 10 ronde tetapi kehilangan konsentrasi pada bagian akhir dan hampir membayar mahal kesalahan nya.
Whittaker memang mampu bertahan sampai bel akhir berbunyi, tapi Bellew melihat ada PR yang tidak boleh di sepelekan bila ingin naik ke level perebutan gelar dunia, dia memberikan perumpamaan jangan bermain main dengan makanan mu.
Kritikan itu di arahkan saat Wallace berhasil membalikkan keadaan dengan mendaratkan banyak pukulan keras di ronde ke-10 sampai bel akhir, padahal sebelum itu, Whittaker begitu gesit mendikte lawan dan mengontrol pertarungan sambil meliak meliuk.
Masalah menimpa ketika Whittaker kehilangan fokus karena terlalu meremehkan, Wallace yang awal nya kesulitan tiba tiba menemukan peluang untuk menembakkan pukulan, dari sini duel berbalik lalu serangan nya mulai tepat sasaran sampai petinju tuan rumah itu mundur sambil memeluk agar tidak semakin tertekan bahkan mereka sama sama berguling akibat ulah nya.
Bellew menilai situasi seperti itu masih bisa di lewati karena lawan nya Wallace, cerita akan berbeda jika Whittaker melakukan kesalahan yang sama ketika berhadapan dengan petinju papan atas.
Tak lama lagi Whittaker akan segera berhadapan dengan lawan yang tidak akan memberi nya kesempatan kedua, seperti Dmitry Bivol, Artur Beterbiev dan Callum Smith, ketiga nya memiliki karakter masing masing yang bisa menghajar tanpa ampun dari kesalahan kecil.
“Kalau dia kehilangan fokus seperti yang dia lakukan dari ronde 10 sampai 12, dia akan di hentikan, bila itu terjadi melawan salah satu dari petinju 10 besar… selesai, dia tidak akan melihat ronde ke-12,”
Bellew bahkan menilai Whittaker belum berada pada tahap yang tepat untuk menghadapi Bivol, status sebagai petinju yang masuk final eliminator belum tentu sudah siap menjadi juara dunia.
Final eliminator hanya menempatkan seorang petinju pada posisi untuk mendapatkan kesempatan, itu belum menjadi bukti bahwa dia sudah mampu mengalahkan juara yang menunggu di ujung jalan.
“Tidak peduli hasil apa yang dia dapatkan di sini, dia belum siap menghadapi Dmitry Bivol, hanya karena kamu masuk ke final eliminator, bukan berarti kamu siap menjadi juara dunia, itu berarti kamu menempatkan dirimu dalam posisi untuk mendapatkan kesempatan tersebut, Eddie Hearn tahu dia belum siap menghadapi Dmitry Bivol, Andy Lee juga tahu itu.”
Penilaian itu juga berhubungan dengan pengalaman Whittaker yang masih sedikit di level profesional waaupun di amatir sudah tidak di ragukan lagi, Bellew melihat bakat besar dalam diri nya tetapi bakat saja belum cukup untuk menghadapi petinju sekaliber Bivol.
Pat Brown yang ada di samping nya juga melihat perbedaan level yang cukup besar, Bivol adalah petinju dengan kemampuan teknik yang sudah berada di level tertinggi termasuk dua pertarungan nya melawan Beterbiev.
Penampilan nya saat ini, Bellew tidak menganggap nya Whittaker kegagalan total, dia melihat ada pelajaran penting yang bisa di bawa pulang, setelah sempat terguncang, dia mampu bertahan hingga pertandingan selesai.
Bellew juga percaya Whittaker bisa belajar dari kejadian ini, dia sarankan menjalani beberapa pertarungan lagi sebelum melangkah menghadapi Bivol, bisa berupa pertandingan ulang untuk memperbaiki kesalahan lalu menguji apakah dia mampu menerapkan pelajaran yang di dapat.
Di balik tamparan keras ini, Bellew tetap melihat Whittaker sebagai talenta yang sangat luar biasa, bisa memberikan masalah kepada siapa pun, sangat sulit di baca baik dalam menyerang maupun bertahan, dari gerakan nya, hal-hal yang dia lakukan tidak ada petinju lain di dunia yang melakukan hal yang sama.
Penulis sepakat dengan apa yang semua di katakan Bellew termasuk Whittaker memang belum siap menghadapi Bivol, tapi di kata terakhir (tidak ada petinju lain yang melakukan hal yang sama) kurang setuju, mungkin dia lupa dengan Naseem Hamed, aksi showboating sampai salto sudah jadi pertunjukan wajib tiap kali naik ring, apakah ada yang ingat??









