Headline

Denzel Bentley Dituduh Menghindari Hernandez, Queensberry Tak Ikut Bid

Bentley di tuduh hindari Hernandez

Ada satu hal yang cukup menggelitik dari hasil purse bid WBO untuk pertarungan Denzel Bentley melawan Yoenli Hernandez, bukan siapa yang memenangkan lelang tetapi siapa yang tidak mengajukan tawaran.

Warriors Boxing akhirn nya menjadi satu-satu nya pihak yang memasukkan purse bid untuk pertarungan wajib tersebut dengan nilai minimum $200.000, sementara Queensberry promotor Bentley tidak ikut bertarung dalam lelang.

Dengan hasil tersebut, Warriors mendapatkan hak untuk menggelar duel Bentley vs Hernandez, rencana awal mengarah ke Amerika Serikat dengan beberapa opsi lokasi seperti Phoenix, Orlando atau Las Vegas dan kemungkinan tanggal 12 atau 19 Desember meski jadwal serta venue belum ditetapkan secara resmi.

Dengan pembagian 80-20, sang juara WBO di perkirakan memperoleh sekitar $160.000 sebelum berbagai potongan dan biaya, bila yang berlaku 75-25 angka nya sekitar $150.000, berarti seorang juara dunia harus terbang ke Amerika Serikat untuk mempertahankan sabuk dengan bayaran kotor yang relatif kecil untuk ukuran pertarungan perebutan gelar dunia.

Pertanyaan nya sekarang kenapa Queensberry tidak ikut menawar?

Kalau kita melihat apa yang dilakukan Queensberry hanya beberapa pekan sebelum nya dalam purse bid untuk pertarungan WBO super middleweight antara Hamzah Sheeraz dan Janibek Alimkhanuly mereka gendeng Gendengan mengajukan tawaran $1.001.809 mengalahkan Top Rank yang menawarkan $820.000, dengan angka tersebut sang juara memperoleh lebih dari $751.000 berdasarkan pembagian 75-25.

Ganya dua hari setelah memenangkan lelang tersebut, Sheeraz akhir nya memilih mengosongkan gelar WBO dan tidak melanjutkan pertarungan melawan Janibek karena menilai uang yang tersedia tidak cukup untuk membuat pertarungan tersebut layak di lanjutkan.

Dari sini kasus Bentley menjadi menarik untuk di bandingkan, untuk Sheeraz, Queensberry berani mengeluarkan lebih dari $1 juta, tetapi ketika Bentley mendapat perintah wajib melawan Hernandez dengan minimum bid hanya $200.000, mereka justru tidak memasukkan tawaran sama sekali.

Apakah ini berarti Queensberry menilai pertarungan Bentley-Hernandez tidak cukup menarik secara komersial? kita belum bisa mengatakan demikian sebuah fakta sebab tidak ada penjelasan resmi dari mereka yang menyebut alasan tidak mengikuti purse bid tetapi keputusan itu tetap membuka banyak pertanyaan dari khalayak pecinta tinju.

Apalagi Bentley sekarang bukan lagi penantang, dia memegang sabuk WBO dan pertarungan melawan Hernandez merupakan kewajiban yang harus di selesaikan jika ingin mempertahankan gelar nya.

Tidak mengherankan kalau pihak Hernandez kemudian melihat situasi ini tanda ketidak minatan, presiden Warriors Boxing Leon Margules secara terang terangan menuduh tidak menginginkan pertarungan, dia mengatakan pihak nya sudah memberikan beberapa tawaran kepada Bentley tetapi tidak pernah mendapatkan respons berupa counterproposal.

Itu hanya klaim dari kubu Hernandez bukan bukti yang valid Bentley benar menghindar, namun dari sisi promosi, tudingan seperti ini cukup mudah muncul ketika seorang juara berada dalam situasi di mana promotor nya tidak ikut bidding, lawan nya justru menjadi pihak yang memenangkan hak menggelar pertandingan.

Terlebih lagi, Hernandez bukan petinju yang bisa dianggap sebagai lawan remeh, petinju Kuba berusia 29 tahun itu memiliki rekor 11-0 dengan 9 kemenangan KO dan sekarang berada di posisi untuk mendapatkan kesempatan merebut gelar dunia.

Bentley juga memiliki beberapa pilihan yang secara bisnis lebih menguntungkan, dia sebelum nya mengejar pertarungan unifikasi dengan Aaron McKenna tetapi WBO telah menetapkan Hernandez sebagai mandatory challenger sehingga rencana tersebut harus menunggu.

Sekarang masalah nya bukan lagi siapa lawan nya tapi apakah Bentley bersedia menerima situasi pertarungan yang di tawarkan kepada nya?? Bila tidak jalan lain adalah melepaskan sabuk WBO dan mengejar pertarungan yang menurut nya lebih menguntungkan.

Kubu Bentley di berikan waktu untuk menentukan langkah nya setelah purse bid dengan resiko kehilangan gelar jika tidak melanjutkan kewajiban mandatory atau memilih mengosongkan sabuk.

Di luar bahasan lelang ini, mungkin kita belum lupa akan perjalanan Bentley, beberapa tahun lalu ketika karir nya terhenti cukup lama tanpa jadwal pertarungan dia mengaku mengalami kesulitan finansial bahkan sempat mendaftar pekerjaan sebagai kurir mengantar paket seperti Amazon demi membantu memenuhi kebutuhan keluarga nya.

Waktu itu mengatakan bahwa dia memiliki anak dan berbagai tagihan yang harus di bayar, tawaran pekerjaan tersebut akhir nya tidak di teruskan setelah dia mendapatkan kepastian jadwal pertarungan.

Menurut penulis, di sinilah Bentley berada dalam dilema, kalau masalah nya adalah bayaran, angka $150.000-$160.000 memang terlihat kecil untuk seorang juara dunia, itu pun masih kotor sebelum berbagai potongan dan pengeluaran, ditambah harus bepergian ke Amerika Serikat menghadapi petinju yang belum tentu mudah di taklukkan.

Tetapi kalau Bentley memilih mundur, pertanyaan nya juga tidak kalah besar, untuk apa mempertahankan status juara dunia jika kesempatan mempertahankan sabuk datang justru di lepaskan, apalagi pernah melewati masa panjang tanpa bertanding bahkan hampir mengambil pekerjaan lain karena kondisi keuangan.

Maka bila Bentley memilih mengosongkan sabuk WBO, penulis ingin melihat alasan sebenar nya, apakah karena angka yang di tawarkan memang tidak sepadan dengan resiko atau karena tim nya sudah melihat ada pertarungan lain yang secara finansial jauh lebih besar.

Satu pertanyaan lain yang juga layak diarahkan kepada Queensberry, mengapa ketika Sheeraz menghadapi Janibek mereka berani mengeluarkan lebih dari $1 juta, tetapi ketika Bentley mendapat mandatory dengan minimum $200.000 mereka malah tidak ikut bidding?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top