Wawancara Mourad Aliev setelah berhasil mengalahkan Umut Camkiran melalui keputusan angka mutlak setelah 12 ronde untuk merebut gelar WBC Silver kelas berat di Istanbul Turki, dia memberikan penjelasan yang bertolak belakang dengan apa yang terlihat dalam rekaman kejadian.
Host Club Turkiye bertanya mengenai keributan tersebut, Aliev mengaku tidak memahami kenapa orang-orang menyerangnya, kemudian menjelaskan bahwa Camkiran telah memukul beberapa bagian tubuh nya termasuk kepala.
“Mereka tidak memahami saya, saya sudah mengatakan bahwa dia memukul bagian tubuh saya di sini dan juga kepala,bOrang-orang kemudian salah memahami situasi nya, setelah itu mereka semua datang dan melakukan tindakan yang tidak sportif,” kata Aliev.
Gestur yang di lakukan nya setelah bel berbunyi juga di singgung, Aliev mengatakan bahwa penonton mulai marah karena menggerakkan tangan di depan bagian intim tubuh nya ke arah tribun, seolah-olah sedang melakukan gerakan masturbasi.
Tetapi Aliev tidak mengakui bahwa gerakan tersebut merupakan provokasi, dia bersikeras bahwa hanya ingin memperlihatkan bagian tubuh yang terkena pukulan Camkiran.
“Tidak, saya hanya menunjukkan bagian tubuh saya yang terkena pukulan, dia memukul saya di sini, juga di bagian atas kepala, perhatikan pertandingan tinju kalian, dia memukul bagian sini, lalu bagian sini, saya bertinju dan memukul bagian perut nya, saya tidak memukul bagian atas kepala nya, dia memukul bagian sini. Saya sudah mengatakan bahwa dia memukul bagian sini, dia juga memukul bagian atas kepala saya.”
Yang bagian memukul bagian kepala itu memang apa adanya, terutama di ronde ke 10 Camkiran dengan sengaja memukul kepala belakang yang bisa membayangkan bila itu dengan keras tepat mengenai otak kecil nya.
Aliev kemudian meredakan ketegangan dengan menyampaikan pesan kepada masyarakat Turki dan Kurdi bahwa bukan musuh mereka karena berasal dari Azerbaijan dan menganggap masyarakat kedua kelompok ini sebagai saudara.
“Saya ingin menyampaikan bahwa masyarakat Kurdi dan masyarakat Turki adalah saudara, kita semua berteman. Saya bukan musuh mereka, saya orang Azerbaijan,”
Dia juga berharap Camkiran dan masyarakat Turki bersedia berbicara dengan nya agar persoalan tersebut bisa di selesaikan secara damai.
“Saya ingin masyarakat Turki, termasuk Umut, datang agar kita bisa berbicara dan berdamai, perbuatan seperti ini tidak baik, saya juga orang Turki tetapi saya mewakili Azerbaijan di Turki, saya datang membawa bendera,”
Penjelasan Aliev Bertolak Belakang dengan Rekaman Video.
Penulis mendengar penjelasan Aliev tak bisa di terima jika di bandingkan dengan rekaman kejadian yang masih hangat ini, gerakan tangan nya sangat terlihat jelas menyerupai seseorang yang sedang melakukan masturbasi ke arah penonton, itu bukan gerakan menunjuk bagian tubuh yang terkena pukulan.
Kanal Fight Club Türkiye yang mewawancarai Aliev setelah pertandingan ini, kembali mengunggah potongan video khusus yang memperlihatkan gestur vulgar tersebut, rekaman kejadian masih tersedia dan dapat di lihat langsung dengan pembelaan yang di sampaikan Aliev dalam wawancara nya.
Penulis dengan tegas berkata ini merupakan KEBOHONGAN BESAR dari Aliev, boleh saja merasa di rugikan oleh pukulan Camkiran atau tidak puas dengan sikap penonton, tetapi hal itu tidak mengubah apa yang terlihat dalam video dengan elakukan gestur vulgar, kemudian ketika di mintai penjelasan justru mengaku hanya menunjukkan bagian tubuh yang terkena pukulan.
Keributan massal yang terjadi setelah pertandingan memang melibatkan banyak orang dan tindakan kekerasan dari kedua kubu tidak bisa di benarkan, tapi Aliev juga tidak bisa menghindari tanggung jawab atas tindakan nya sendiri, gestur provokatif yang di lakukan nya inilah yang menjadi pemicu kemarahan penonton dan memperkeruh suasana setelah pertandingan yang seharus nya berakhir dengan pengumuman kemenangan.

















