Denzel Bentley melewati ujian berat saat menghadapi Shane Mosley Jr di Copper Box Arena London menjadi pendamping Chris Billam Smith vs Cheavon Clarke, dia sukses menjatuhkan lawan nya pada ronde kedua, selanjut nya harus mengerahkan seluruh tenaga nya hingga 10 ronde sebelum memastikan kemenangan melalui keputusan angka mutlak.
Ketiga juri memberikan keunggulan kepada nya dengan skor 96-94, 96-94 dan 96-93, kemenangan ini datang setelah pekan yang tidak mudah bagi Bentley, baru saja kehilangan gelar juara dunia WBO kelas menengah karena memilih menghadapi Mosley ketimbang menjalani pertahanan wajib melawan Yoenli Hernandez.
Sebelum nya, Bentley sempat meminta WBO memberikan izin untuk satu kali pertahanan sukarela sebelum memenuhi kewajiban nya menghadapi Hernandez, Mosley sebenar nya juga masuk dalam peringkat kelas menengah badan tinju ini tetapi permintaan itu tetap di tolak, dia yang di angkat menjadi juara penuh pada Juli harus kehilangan status nya sebagai pemegang sabuk.
Meski tidak lagi memiliki gelar, Bentley masih mengincar kesempatan kembali ke perebutan juara dunia, dia kini mengantongi rekor 23-3-1 dengan 18 KO.
Kemenangan atas Mosley ini bisa membuka kemungkinan duel dengan Conor Benn, petinju Inggris itu hadir di pinggir ring melontarkan komentar meremehkan bahwa menghadapi Bentley akan menjadi pekerjaan mudah, padahal baru saja di hentikan Ryan Garcia hanya di ronde ke 2, mereka saat ini sama sama berada di bawah bendera Zuffa Boxing.
Jalan nya pertandingan sendiri tidak berjalan sesuai keinginan Bentley, Mosley memang di buat terhuyung oleh pukulan kanan keras pada ronde ke 2, dia jatuh cukup berat mencatat knockdown pertama dalam karir profesional nya.
Bentley sebenar nya memiliki kesempatan untuk menekan lalu mengakhiri pertandingan lebih cepat tapi Mosley mampu bertahan dari serangan lanjutan kemudian pulih dengan meladeni setiap serangan.
Memasuki ronde ke 5, Mosley lebih aktif dalam melancarkan serangan, Bentley masih mampu membalas nya lewat kedua tangan nya, namun kurang brutal yang bisa membuat lawan nya kerepotan.
Situasi tersebut membuat pelatih Martin Bowers meminta nya meningkatkan tempo sebelum ronde ke 6, instruksi itu di perlukan agar Bentley tidak kembali terjebak dalam pertarungan yang terlalu pasif seperti ketika dia mengalami kekalahan mengejutkan dari Nathan Heaney pada 2023.
Dengan arahan itu, Bentley mulai memperagakan, menemukan momen untuk menyerang lalu menutup ronde ke 7 dengan uppercut kiri yang menjadi salah satu pukulan terbaik nya sepanjang pertandingan.
Mosley tetap memberikan perlawanan hingga ronde terakhir, tetapi Bentley memiliki keunggulan dalam kualitas serangan, tidak ada penghentian sehingga keputusan akhir di serahkan kepada juri, ketiga kartu skor akhir nya berpihak kepada petinju tuan rumah.
Kekalahan ini menjadi hasil pahit bagi Mosley dalam debut nya di Inggris, sedangkan Bentley melanjutkan perjuangan nya agar bisa kembali ke jalur perebutan gelar dunia.
Bila duel melawan Benn terlaksana, tidak terlalu susah untuk Zuffa karena mereka sudah satu atap meski Conor di kabarkan kemungkinan akan melawan legenda hidup Manny Pacquiao pada tahun 2027 mendatang.
Menurut penulis, duel itu tidak lah penting karena Pacquiao sudah tua, comeback nya pada Juli 2025 melawan Barrios memang berakhir imbang, tapi usia nya yang sudah 47 tahun tak bisa di bohongi dan akan mendapatkan banyak kritikan bila benar terjadi.
















