Headline

Timothy Bradley Heran Pada Shakur: Zuffa Bayar Mahal, Pilih Pacquiao?

Bradley heran pada Shakur Stevenson

Timothy Bradley tidak habis pikir dengan kemungkinan Shakur Stevenson yang di kabarkan akan menghadapi Manny Pacquiao dalam satu panggung dengan Tyson Fury vs Anthony Joshua.

Pacquiao dan Shakur memang sedang dibicarakan tapi sampai sekarang duel tersebut masih sebatas pembicaraan dan belum menjadi pertarungan resmi.

Bila pertarungan itu benar terjadi, Zuffa Boxing sedang mengambil langkah yang tak bisa di pahami oleh banyak orang, Shakur bergabung pada Juli 2026 melalui kesepakatan multi-pertarungan, saat itu dia datang sebagai juara dunia empat divisi dengan rekor 25-0 dan mengatakan ingin mengejar pertarungan terbesar, namun hampir tiga bulan di belum menjalani debut nya.

Di balik itu semua, Bradley melihat ada sesuatu yang janggal dengan mempertanyakan apakah Zuffa membutuhkan pertarungan itu, apalagi Turki Alalshikh tidak biasa mengeluarkan uang untuk pertarungan yang tidak diyakini akan kompetitif kata Bradley di Chanell YouTube nya.

“Zuffa tidak mungkin memasang pertarungan menyedihkan itu, ini Shakur Stevenson dan tim nya, mereka sedang memancing, mereka bicara besar di media sosial soal pengumuman pertarungan, tidak ada seorang pun yang menunggu Manny Pacquiao melawan Shakur, Zuffa juga jelas tidak peduli dengan pertarungan seperti ini, begitu juga Turki, Turki tidak membayar pertarungan seperti ini kalau dia benar-benar tidak percaya pertarungan itu akan kompetitif, kalau Zuffa serius mengatakan ingin mengubah tinju, ini bukan mengubah tinju justru merendahkan tinju, kni kerja amal atau apa? Saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi.”

Bradley kemudian membawa nama Floyd Mayweather ke dalam nya, dia menduga ada hubungan antara kemungkinan Pacquiao-Shakur dan rencana Tank Davis yang sebelum nya juga dikaitkan dengan Pacquiao, dia menilai hubungan Shakur dengan Mayweather bisa memengaruhi pilihan lawan yang akan di ambilnya.

Tuduhan itu hanya dugaan bukan fakta yang sudah terbukti, Bradley juga menyerang Shakur karena menurut nya masih ada banyak nama yang bisa menjadi ujian lebih serius, misal nya dengan Devin Haney, Foster dan Gary Antuanne Russell sebagai contoh petinju yang bisa memberikan tantangan.

“Saya dulu berpikir bagus ketika kamu mungkin bekerja dengan Floyd, saya pikir dia sedang belajar banyak hal, Ya…dia memang belajar..belajar bagaimana menghindari kompetisi dan memilih lawan yang tepat pada waktu yang tepat, saya sudah tahu Floyd punya andil dalam hal ini, kamu punya banyak ikan yang harus di goreng Shakur, semua orang ingin melawan mu tetapi kamu tidak mau melawan mereka, kamu punya banyak pilihan tetapi kamu malah mengejar uang mudah, kamu ingin mendapatkan uang dari Zuffa dan mengatakan…Saya harus bertarung, mereka harus melawan saya..Jadi inilah pertarungan yang kalian inginkan? Saya bisa melihat permainan kalian.”

Menurut penulis, kritik Bradley memang layak di pikirkan, kalau duel Pacquiao-Shakur terwujud, apa yang bisa di berikan pertarungan tersebut kepada sang juara itu pada tahap karir nya sekarang karena legenda Filipina itu sudah berusia 47 tahun, pertarungan terakhie nya terjadi pada Juli 2025 ketika dia bermain imbang melawan Mario Barrios dalam 12 ronde.

Maka jika Shakur menang, apakah publik akan melihat nya sebagai kemenangan besar atas legenda atau banyak yang berkata bahwa dia memang seharusnya mengalahkan Pacquiao yang sudah tua dan renta.

Shakur masih berada pada usia ketika karir nya diarahkan menuju pertarungan yang membangun warisan jangka panjang, apalagi saat bergabung dia sendiri mengatakan ingin mengejar pertarungan terbesar dan menghadapi para petarung terbaik dari yang terbaik.

Nama Pacquiao memang bisa menjual tiket, menarik perhatian media dan membawa nilai nostalgia, tetapi kalau tujuan akhir adalah membuktikan bahwa Shakur merupakan salah satu petinju terbaik saat ini lawan yang lebih muda dan masih berada di puncak performa tentu menawarkan pembuktian nyata bukan seperti pelawak.

Pertanyaan Bradley sebenar nya bukan cuma Pacquiao tapi setelah Zuffa mendatangkan Shakur dengan ekspektasi besar, apakah ini lertarungan yang ingin di berikan kepada salah satu nama terbesar mereka.

Komentar ini menambah susasan panas di antara mereka karena sebelum nya sudah saling sindir, bahkan Shakur mengancam akan mengambil pekerjaan Bradley.

Bagaimana menurut kalian brother??

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top