Dana White tak akan berhenti memburu nama nama besar untuk memperkuat Zuffa, setelah membangun roster dengan sejumlah petinju papan atas, kini tertuju kepada dua nama yang memiliki daya tarik berbeda yakni David Benavidez dan Gervonta Tank Davis, baru hari ini dia mendatangkan prospek dari Inggris 23 tahun Lucas Roehrig di bawah asuhan George Groves.
Tak bisa di pungkiri mereka memang sama sama bisa mendatangkan perhatian besar, bila dilihat dari kebutuhan Zuffa Boxing saat ini Benavidez dan Tank menawarkan jalan yang lain, si Mexican Monster punya pertarungan yang sudah menunggu di dalam roster sedangkan Tank memiliki potensi duel besar yang juga tidak kalah garang.
White sendiri tidak menyembunyikan ketertarikan nya pada kedua petinju tersebut ketika berbicara dalam wawancara bersama Cigar Talk.
“Saya penggemar berat Tank, saya suka Tank dan saya juga suka Benavidez, ada beberapa petarung di luar sana yang secara pribadi saya sukai dan saya menjadi penggemar mereka, yang ingin saya ajak bekerja sama.”
Dari dua nama ini, Benavidez mempunyai koneksi yang paling jelas karena Jai Opetaia sudah menjadi bagian disana, mereka berdua sudah saling jabat tangan untuk melakukan duel di tahun 2027 itu di lakukan nya setelah mantan juara IBF itu menghajar Mikaelian.
Sebelum itu pelatih Benavidez juga sudah melirik Opetaia yang kemungkinan nya duel berlangsung di bulan Mei tahun depan, White sendiri juga mengakui bahwa Zuffa sangat tertarik untuk mendatangkan nya.
Inilah yang membuat Benavidez menjadi target sebab Zuffa tidak harus mencari-cari lawan untuk membangun pertarungan besar nya, bila dia sukses menyelesaikan rencana duel melawan Michal Cieslak pada Desember, duel keduanya hampir 90% akan terjadi.
Sedangkan Tank Davis tidak memiliki jalur internal sejelas Benavidez menuju pertarungan besar tetapi jika White berhasil membawa nya masuk, ada satu nama yang langsung membuat pembicaraan menjadi besar siapa lagi kalo bukan Shakur Stevenson.
Duel Tank melawan Shakur pertarungan yang sudah lama di tunggu oleh penggemar tinju, Timothy Bradley sudah lama menyuarakan agar mereka segera di pertemukan agar tahu mana yang terbaik, karakter kedua nya juga berbeda, juara dunia 4 divisi itu terkenal dengan kemampuan bertahan dan counterpunching, sedangkan Davis semiliki kekuatan pukulan yang mampu membuat lawan terkapar.
White sendiri mengakui bahwa pertarungan ini merupakan duel yang di inginkan para penggemar, yang jadi masalah Tank bukan tentang daya tarik tapi aktivitas nya, terakhir bertanding melawan Lamont Roach pada Maret 2025 yang berakhir kontroversial, sejak saat itu hanya tinggal rencana tapi tak kunjung terjadi termasuk eksibisi melawan Jake Paul yang di batalkan menyusul kasus yang menimpa nya.
Selain itu, saat Ryan Garcia sukses pertahankan gelar WBC nya melawan Conor Benn, mereka saling kirim pesan di media sosial nya, King Ry meminta nya naik ke Welter bila masih berminat rematch, lalu Tank hanya bisa naik sampai 144 pound, sampai saat ini belum ada kepastian apakah mereka akan sepakat atau tidak, yang jelas sudah ada tanda tanda nya akan mengarah kesana.
Bagi seorang petinju bintang, status seperti itu tentu berbeda dengan kebutuhan sebuah promotor seperti Zuffa yang sedang membangun kalender pertarungan, mereka telah memulai kerja sama dengan Paramount+ melalui rangkaian 12 kartu dan mempunyai rencana untuk terus memperbesar jumlah pertunjukan nya.
Nama besar memang bisa menjual satu pertarungan tetapi bagi layanan streaming, satu nama juga harus bisa di tempatkan dalam kalender secara nyata, bila seorang bintang hanya muncul sekali lalu kembali absen panjang, kontribusi nya terhadap kesinambungan jadwal pertandingan tentu berbeda dengan petarung yang aktif.









