Headline

Carl Jammes Martin: Casimero Bukan Level Saya Saat Ini

Carl Martin remehkan Casimero

Carl Jammes Martin belum lama meraih kemenangan terbesar dalam karir nya setelah mengalahkan David Picasso, keberhasilan itu membuat nya besar kepala, berani meremehkan John Riel Casimero menganggap mantan juara dunia tiga divisi tersebut bukan lawan selevel dengan nya.

Bersama dengan The Ring, Martin secara terbuka menyatakan kesediaan nya menghadapi Casimero, dia tahu duel sesama petinju Filipina itu banyak di inginkan penggemar tinju di negara nya.

Martin mengaku siap memberikan kesempatan kepada Casimero untuk berhadapan dengan nya, ketika host bertanya seberapa sulit pertarungan tersebut, jawaban nya malah terdengar merendahkan.

“Menurut saya, itu pertarungan yang mudah bagi saya, dia petinju yang kuat, sangat kuat..namun saat ini dia tidak berada di level saya,” kata Martin.

Dia juga menjelaskan alasan di balik keyakinan nya, Martin merasa memiliki keunggulan dalam kecepatan tangan, footwork dan kemampuan membaca gaya bertarung lawan.

“Saya punya footwork, kecepatan, dan kemampuan membaca gaya bertarung lawan, saya pikir saya bisa mengalahkan nya pada ronde akhir,” lanjut nya.

Pernyataan ini terbilang berani mengingat Martin baru saja melewati ujian berat melawan Picasso, kedua nya bertarung sengit hingga keputusan juri harus di tentukan melalui split decision, dia bahkan sempat terjatuh akibat pukulan Picasso sebelum akhir nya bangkit dan menyelesaikan pertarungan.

Kemenangan itu memang menjadi pencapaian besar dan mengakui Picasso lawan paling berat yang pernah di hadapi nya, namun petinju Meksiko itu belum pernah menjadi juara dunia, Martin memang berhasil mengalahkan nya, tetapi kemenangan melalui keputusan terbelah dan pengalaman sempat mengalami knockdown membuat pernyataan nya yang meremehkan Casimero terlihar SOMBONG!.

Casimero sudah malang melintang, kenyang dengan perang, yang paling anyar dia menghancurkan Luis Nery mantan lawan Inoue dengan jatuh total 6 kali, karena itu Martin harus membuktikan bahwa memang sebanding dengan kemampuan nya apabila duel bisa terwujud.

Martin tidak hanya mengincar Casimero, dia juga menyebut Naoya Inoue salah satu pertarungan terbesar yang bisa di dapatkan nya, bila mendapat kesempatan menghadapi juara asal Jepang itu, dia akan memberikan perlawanan sekuat mungkin.

Martin masih menikmati hasil kemenangan atas Picasso, dia berencana kembali ke provinsi asal nya di Filipina dan mengikuti parade untuk merayakan pencapaian tersebut sambil membawa sabuk WBC silver yang di raih nya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top