Jaime Munguia keluar sebagai pemenang setelah melewati 12 ronde melawan Nikita Zon, gelar nya masih menggantung di pundak nya meskipun dia hampir remuk di pertengahan ronde.
Ronde ke 6 menjadi momen paling menegangkan, Munguia terkena pukulan, membalas serangan lalu kembali lengah sampai Nikita Zon mendaratkan serangan susulan, situasi itu membuat sang juara berada dalam ancaman serius dan nyaris tumbang.
Reaksi usai laga, dia tidak memungkiri bahwa penampilan nya tidak berjalan sempurna, nilai yang di berikan untuk pertarungan nya sendiri sangat rendah seperti seseorang yang kurang persiapan atau menjadi pengganti dadakan.
“Saya beri nilai 6,7 dari 10, ada beberapa hal yang tidak berjalan dengan baik, ada yang gagal saya lakukan, tetapi saya senang bisa memenangkan pertarungan ini dan akan kembali bekerja keras,” kata Munguia.
Munguia tidak mencari alasan atas kejadian tersebut, dia anggap pengalaman itu sebagai pelajaran yang harus di bawa ke dalam latihan berikut nya, dia sadar masih ada banyak yang perlu di selesaikan sebelum kembali naik ring.
Komentar dari analis Sergio setelah pertarungan juga cukup menarik, menyarankan Munguia agar lebih banyak menggerakkan kepala, memperbaiki gerakan kaki, menambah kecepatan dan tidak terus bertukar pukulan dengan cara yang sama.
Dari penilaian kalian, apakah Munguia memang tampil buruk atau Nikita Zon yang ternyata jauh lebih tangguh? Kedua nya mungkin punya andil dalam pertarungan ini, Munguia masih punya sejumlah kelemahan yang harus di benahi, sementara Zon sudah membuktikan bahwa dia bukan lawan yang bisa di lewati begitu saja biarpun baru pertama melakoni duel selama 12 ronde.
Angka rendah itu bukan dari pengamat tapi dari mulut Munguia sendiri, dia bersikap pria sejati yang tak sungkan mengakui bahwa masih banyak kelemahan di dalam dirinya.












