Headline

Janji KO Mbilli Gagal, Canelo Kembali Rebut Gelar WBC

Canelo Alvarez rebut gelar WBC dari Mbilli

Christian Mbilli sempat sesumbar akan menjatuhkan Saul Canelo Alvarez karena usia nya sudah tua, kenyataan nya petinju Prancis itu harus menerima kekalahan pertama sekaligus kehilangan gelar WBC nya setelah melewati 12 ronde tak mampu membuat nya menyentuh kanvas sedikitpun.

Sang superstar Meksiko membuktikan ucapan nya bahwa Mbilli tidak akan bisa mengalahkan nya bahkan di usia nya sampai ke 50 tahun, dia sukses merampas gelar yang dulu menjadi milik nya lewat kemenangan angka mutlak.

Canelo keluar dari sudut seperti pendekar tua yang hafal gerak gerik lawan, dia tenang, memanfaatkan kesalahan lawan dan akhir nya kembali membawa pulang gelar juara dunia. 

Canelo mengajari nya lewat akurasi pukulan dari ronde pertama, mendaratkan jab, menyambut juara bertahan dengan pukulan balasan setiap kali maju, Mbilli memang terus menyerang, tetapi tidak mudah menembus pertahanan nya, ketika dia berusaha menyerang bagian tubuh menjelang akhir ronde, Canelo tetap tak bergeming seolah lagi sparring.

Kejadian serupa terjadi pada ronde ke 2 dan ke 3, Mbilli menambah jumlah pukulan nya namun Canelo tetap bisa menghindari sebagian besar serangan tersebut, dia tidak bernafsu membalas, menunggu kesempatan yang cermat untuk melepaskan kombinasi.

Mbilli mulai menemukan peluang pada ronde ke 4, dia mendaratkan beberapa pukulan membuat Canelo lebih banyak bertahan, tekanan itu berlanjut pada ronde ke 5, Mbilli terus maju dengan pukulan lurus yang di balas melalui tangan kanan serta serangan ke tubuh.

Canelo terdorong ke tali ring pada ronde ke 6, Mbilli menghujani serangkaian pukulan, sementara Canelo hanya sesekali membalas dengan serangan balik, wasit memberikan pengurangan poin untuk sang juara karena melakukan pukulan terlalu rendah atau Lowblow, hukuman itu membuat pekerjaan nya semakin berat mengejar ketertinggalan.

Dua ronde terakhir menjadi kesempatan Canelo untuk memastikan kemenangan, pada ronde ke 1, beberapa kali lebih dulu mendaratkan pukulan sebelum Mbilli sempat maju, selain itu Canelo juga lebih baik dalam mengatur arah tembakan yang membat lawan nya banyak serangan gagal mengenai sasaran dan tidak mampu menghasilkan pukulan keras yang bisa mengubah keadaan.

Memasuki ronde ke 12, Mbilli membutuhkan serangan besar untuk membalikkan keadaan, Canelo tidak memberinya kesempatan, dia kembali menggunakan jab untuk menjaga lawan nya tetap berada di luar jangkauan, sampai bel terakhir berbunyi, tetapi tidak ada KO yang sudah dia janjikan.

Canelo pun keluar sebagai pemenang walaupun Mbilli memang membuat nya berusaha keras terutama ketika tekanan mulai meningkat pada pertengahan pertarungan.

Tercapai sudah cita cita Mbilli untuk berhadapan langsung dengan salah satu petinju terbaik saat ini, comeback Canelo berbuah manis setelah kalah melawan Terence Crawford, kemenangan ini bukan yang terakhir, sesuai rencana nya mungkin akan menjalani 3 pertarungan lagi sebelum gantung sarung tinju di kota asal nya Meksiko.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top