Headline

Bek Nurmaganbet Hancurkan Vazquez KO Brutal Ronde 1

Nurmaganbet KO brutal Vazquez ronde 1

Bek Nurmaganbet (17-0, 15 KO) tampil sangat dominan saat menghadapi Marcos Vázquez Rodríguez (21-4-1, 10 KO) dalam pertarungan kelas menengah super, petinju asal Kazakhstan tersebut mengakhiri duel yang di jadwalkan berlangsung selama 10 ronde itu melalui KO pada menit 2:57 ronde pertama menjadi partai tambahan Canelo Alvarez vs Christian Mbilli.

Nurmaganbet langsung menyerang sejak bel pembukaan dengan pukulan keras dan akurat, Vazquez Rodriguez petinju veteran asal Meksiko tak mampu menemukan ritme pertarungan karena terus mendapat tekanan.

Petinju kidal Kazakhstan itu bahkan menjatuhkan lawan nya dua kali sebelum wasit menghentikan pertandingan, kekuatan pukulan nya terlalu besar bagi Vazquez yang sudah berusia 37 tahun.

Hasil KO ini langsung memunculkan pembicaraan dari DAZN mengenai peluang Nurmaganbet meraih penghargaan Knockout of the Year, penyelesaian yang begitu cepat juga keras membuat nya menjadi salah satu penampil paling mendalam rangkaian partai pendahuluan.

Pengalaman Vazquez Rodriguez tidak banyak membantu ketika Nurmaganbet mulai menemukan sasaran dia sudah kewalahan sebelum ronde pertama berakhir.

Nurmaganbet memberikan kemenangan meyakinkan seperti yang di harapkan dari petinju yang sangat di unggulkan, tapi lawan nya datang setelah menelan kekalahan, tantangan yang lebih berat masih menunggu di depan untuk membuktikan kemampuan nya di level atas.

Dari pertarungan lain di kelas bulu super, Sultan Almohammed (6-0) meraih kemenangan angka mutlak atas Erick Jahir Urvina Villegas setelah menjalani semua sampai akhir, prospek muda Arab Saudi berusia 18 tahun itu juga berhasil menjatuhkan lawannya pada ronde ke enam.

Almohammed mengendalikan jalan nya pertandingan dengan tekanan yang konsisten, dia terus maju melancat serangan cepat ke arah wajah dan tubuh petinju Meksiko tersebut dan memaksanya mengikuti alunan pertarungan yang dia tentukan.

Intensitas serangan nya tetap terjaga sepanjang duel, Urvina Villegas ternyata lebih susah di hentikan di banding beberapa lawan yang pernah di hadapi sang prospek sebelum nya karena memberikan perlawanan meskipun kalah dalam jumlah serangan sehingga Almohammed harus menjalani enam ronde penuh.

Dia menutup pertarungan dengan penampilan kuat. Ia menjatuhkan Urvina Villegas pada ronde terakhir untuk memperjelas keunggulannya sebelum kemenangan angka mutlak di umumkan.

Meski gagal kembali meraih kemenangan melalui penghentian dini seperti saat menghajar Dedy Imprax, enam ronde tersebut memberikan pengalaman berharga bagi Almohammed. Kali ini ia harus menghadapi lawan yang mampu bertahan dan terus memberikan perlawanan, berbeda dengan sejumlah pertandingan awalnya yang berakhir lebih cepat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top