Headline

David Benavidez Dukung Bam Rodriguez Lawan Naoya Inoue

Benavidez dukung Rodriguez lawan Inoue

David Benavidez memasukkan Jesse Rodriguez dan Naoya Inoue ke dalam daftar 5 petinju terbaik dunia pilihan nya dan menjagokan Bam bila nanti nya terwujud.

Dalam wawancara setelah menjalani face-off dengan Michał Cieślak, Benavidez lebih dulu menyebut lima nama yang pantas masuk jajaran petinju terbaik dunia saat ini, daftar tersebut terdiri dari Oleksandr Usyk, Ryan Garcia, Devin Haney, Naoya Inoue, dan Bam Rodriguez.

Masuk nya Inoue dan Bam dalam daftar yang sangat bagus untuk di ikuti karena kedua nya bertemu dalam pertarungan besar lintas divisi, Monster Jepang itu masih menjadi raja di kelas bantam super, sedangkan Bam sudah membabat lawan di kelas bawah, saat ini berada di kelas bantam dan memang sedang hangat di bicarakan akan duel mereka tahun depan.

Ketika di tanya siapa yang akan di jagokan jika duel tersebut terwujud, Benavidez memilih Bam, dia sudah beberapa kali bertemu dengan petinju asal San Antonio itu memiliki kesan positif terhadap dirinya.

“Saya menjagokan Bam, saya sudah bertemu dengan nya beberapa kali, dia orang yang hebat dan saya mendukung nya, ini pertarungan yang luar biasa, duel impian yang ingin kita saksikan,” kata Benavidez pada Fighthype.

Dengan dukungan nya, Benavidez sama sekali tidak meremehkan Inoue, juara tak terbantahkan itu sudah membuktikan kualitas nya melalui pencapaian di beberapa kelas berbeda, sedangkan Jesse Rodriguez terus berusaha memperluas reputasi nya di level tertinggi. 

Benavidez juga menjawab pertanyaan dari host tentang hubungan nya dengan Canelo Alvarez yang selama ini terus di sandingkan dengan nya, walaupun duel mereka tidak pernah terwujud, dia tidak terganggu ketika orang masih menyebut mereka.

“Kalau 10 tahun lagi nama saya masih di kaitkan dengan Canelo, berarti kami berdua adalah dua petinju terbaik di generasi ini,” 

Benavidez tidak merasa karir nya mentok hanya karena pada kesempatan menghadapi Canelo, setelah lama menantikan duel tersebut, dia sudah berhasil membangun pencapaian sendiri dengan naik ke kelas berat ringan dan merebut dua sabuk juara sebelum melanjutkan di penjelajah dan kembali mengoleksi dua sabuk.

Hasrat untuk bertarung Canelo memang ada sejak dulu, tapi kegagalan mewujudkan pertarungan itu tidak menghentikan nya untuk membuktikan kemampuan di kelas lain.

“Dulu banyak orang mengatakan, “kalau saya tidak mendapatkan pertarungan melawan Canelo, dia tidak akan mencapai apa-apa”, saya sudah mengatakan tidak membutuhkan Canelo untuk membuktikan kemampuan, saya naik ke kelas berat ringan dan menjadi juara, kemudian saya naik ke kelas penjelajah dan kembali meraih dua sabuk, ada banyak pertarungan hebat yang bisa di jalani, saya tidak harus menempuh jalan itu untuk membangun karir, saya memang menginginkan pertarungan melawan Canelo karena ingin menunjukkan kepada dunia siapa diri saya sebenar nya, namun kesempatan itu tidak pernah di berikan, saya tetap bisa mencapai kebesaran melalui jalan lain.”

Dengan pencapaian nya sekarang, Benavidez tidak menyangka bisa menjadi juara dunia di tiga divisi, pertarungan nya melawan Canelo memang pernah menjadi salah satu tujuan tetapi bukan satu satunya jalan untuk mencapai kebesara, dia sudah membuktikan bahwa mampu meraih kesuksesan tanpa harus bergantung pada duel yang lama di harapkan banyak penggemar tinju itu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top