Ben Shalom tidak menyambut baik kehadiran Zuffa Boxing di Inggris, bos Boxxer itu menilai perusahaan asal Amerika ini belum memahami tinju dan mempertanyakan langkah mereka sejak mulai masuk ke pasar tersebut.
Dia membicarakan hal itu saat hadir bersama Adam Azim di studio talkSPORT, petinju berusia 24 tahun ini baru saja di umumkan akan menghadapi Gabriel Valenzuela pada 4 Desember dalam pertarungan eliminasi gelar IBF.
Ketika di tanya soal Zuffa Boxing, Ben langsung menyampaikan keberatan nya karena memahami tinju Inggris tidak cukup hanya dengan datang membawa modal besar, ada kondisi juga karakter pasar lokal yang perlu di pahami lebih dulu, hampir sama dengan kritikan Eddie Hearn beberapa hari lalu.
“Sebagai promotor Inggris yang peduli terhadap olahraga ini, ketika melihat orang-orang datang tanpa memahami tinju, apalagi tinju Inggris, kita tentu harus mempertanyakan nya,”
Perjalanan Zuffa sejauh ini belum berjalan baik menurut Ben, bahkan merasa para promotor lokal sudah bisa memperkirakan masalah itu sebelum perusahaan itu mulai masuk ke Inggris.
“Sejauh ini, semua nya berjalan kacau, promotor Inggris atau siapa pun yang berkecimpung dalam tinju Inggris sebenar nya sudah bisa mengatakan hal itu sebelum mereka datang,”.
Keberatan nya tidak hanya soal persaingan bisnis, dia khawatir perusahaan besar dari Amerika akan mengambil kendali atas tinju Inggris tanpa memahami kepentingan olahraga itu di negara nya.
“Saya tidak suka berbicara buruk tentang orang lain, tetapi saya peduli terhadap olahraga ini, saya tidak ingin melihat tinju di kuasai begitu saja oleh perusahaan Amerika,”
Ben membandngkan nya dengan sepak bola Inggris yang juga kerap menghadapi perdebatan mengenai besar nya pengaruh perusahaan pemilik asing.
Meski menyampaikan kritik keras, Ben tidak merinci kebijakan atau keputusan Zuffa yang menjadi sumber keberatan nya, dia menunggu perkembangan dan tanda tanda yang di khawatirkan sudah mulai terlihat.
“Saya rasa waktu akan membuktikan semua nya dan kita sudah mulai melihat apa yang sedang terjadi,”
Saat ini Boxxer tetap fokus menjalankan agenda mereka, sejumlah petinju termasuk Lauren Price dan Callum Simpson masuk dalam rangkaian acara yang tengah mereka siapkan karena tinju Inggris juga perlu terus melahirkan bintang baru yang mampu menarik penonton di luar kalangan penggemar boxing.
Dengan usaha nya untuk membangun generasi petinju berikut nya, Ben tidak ingin masa depan olahraga itu akan di tentukan oleh promotor dari luar negara nya.












