Headline

Giorgio Visioli Menang Tipis Atas Maxi Hughes

Visioli menang tipis ats Hughes

Giorgio Visioli boleh pulang membawa sabuk, tetapi pertarungan nya melawan Maxi Hughes seperti tanda bahwa rekor tak terkalahkan tidak menjamin dengan mudah membekuk lawan, dia harus bertahan dari tekanan yang lebih berpengalaman sebelum akhir nya menang angka mayoritas dalam duel 10 ronde di Sheffield menjadi pendukung Dalton Smith vs Alberto Puello.

Hasil akhir cukup tipis, dua juri memberikan kemenangan 96-94 untuk Visioli, sementara juri ketiga mencatat skor imbang 95-95, keputusan itu memastikan petinju berusia 23 tahun tersebut merebut gelar WBC International Silver kelas ringan yang kosong.

Ini kemenangan ke-12 tanpa kekalahan, dengan 6 di antara nya berakhir KO, Maxi Hughes membuat nya berjuang sampai bel terakhir, petinju berusia 36 tahun itu tidak datang hanya bertahan menghadapi lawan yang lebih muda tapi juga memberi tekanan yang membuat hasil laga tetap sulit bagi di pastikan.

Pertarungan dua petinju kidal ini berjalan cukup hati hati, Visioli membangun keunggulan lewat kombinasi pukulan sedangkan lawan nya lebih mengandalkan ketepatan serangan, sejak ronde pertama, Hughes sudah mampu mendaratkan pukulan telak termasuk satu serangan keras menjelang ronde berakhir.

Visioli terlihat lebih bugar namun dia kesulitan mengubah kelebihan tersebut menjadi dominasi yang meyakinkan, Hughes punya pengalaman untuk meredam serangan lawan nya dan menjaga pertarungan tetap ketat.

Situasi semakin berat bagi Visioli ketika Hughes mulai menemukan banyak sasaran untuk di tembus, ronde ke 8 menjadi momen terbaik sang veteran dengan mendaratkan kombinasi kanan-kiri, di susul pukulan kiri keras ke tubuh sebelum jab membuka luka di atas mata kiri Visioli.

Serangan beruntun itu membuat Visioli tampak tertekan, Hughes memanfaatkan momentum nya untuk terus memberikan tekanan sementara produktivitas Visioli mulai menurun pada ronde berikut nya, dengan jarak skor yang tipis, ronde akhir menjadi penentu bagi kedua petinju.

Tidak ada knockdown sepanjang laga, tetapi pertarungan tetap berjalan menegangkan karena kedua petinju memiliki momen masing masing, Visioli mengandalkan kombinasi yang lebih beragam sedangkan Hughes mampu menemukan sasaran dengan pukulan tunggal yang telak terutama saat laga memasuki tahap akhir.

Tim Hughes pun tidak puas dengan hasil penilaian juri, skor yang rapat memang memberikan duel dengan sejumlah ronde sulit di bedakan, sehingga perbedaan penilaian antara kombinasi Visioli dan serangan bersih Hughes menjadi faktor penting dalam keputusan akhir.

Sebelum laga ini, Visioli berharap bisa mengakhiri pertandingan lebih cepat, yang terjadi justru harus melewati 10 ronde penuh untuk menundukkan Hughes, yang datang setelah kekalahan dari Pierce O’Leary pada Maret lalu dalam pertarungan kelas super ringan 140 pound.

Visioli tetap mendapatkan hasil yang di butuhkan nya, akhir tahun 2025 dia hanya menang angka atas Howard dan sebelum melepas gelar kelas ringan Inggris demi mengambil tantangan ini, kemenangan ini menjadi modal untuk melangkah lebih jauh, tetapi penampilan di Sheffield juga memperlihatkan hal-hal yang perlu di perbaiki. 

Visioli harus mampu mempertahankan intensitas serangan ketika memasuki ronde akhir dan lebih siap menghadapi lawan yang mulai membaca arah permainan nya, Hughes memang gagal membawa pulang kemenangan, tetapi berhasil memberikan ujian nyata bagi prospek muda tersebut.

Berbeda dengan Leo Atang di kelas berat, dia juga sukses mempertahankan rekor tak terkahkan nya melawan Vergara, tapi 2 pukulan nya masih di perdebatkan karena terlihat mengenai kepala belakang.

Di partai pelegkap lainnya, pertemuan petinju putri antara Shannon Ryan melawan Emma Dolan yang berakhir hanya di ronde pertama dengan menjatuhkan nya 2 kali sebelum wasit menghentikan pertarungan.

Dari kelas bulu, Edward Hardy memperpanjang rekor tak terkalahkan nya menjadi 9 kali 3 KO setelah menang PTS atas Diego Alberto Ruiz selama 8 ronde, Joe Hayden juga menyelasikan nya 8 ronde sama persis dengan Hardy melawan Will Harrison.

Chris Mulunda mencatat rekor tak terkalahkan nya dengan 5 kali 0 KO berhadapan dengan Harley Collison berakhir lewat PTS, yang terakhir di kelas penjelajajh, debut Divine Omojor berakhir TKO ronde ke 2 setelah lawan nya Goran Kozul tak mampu meyakinkan wasit sehingga duel di hentikan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top